Erdogan Ajak Umat Islam Lebih Sering Kunjungi Al-Quds

KIBLAT.NET, Istanbul – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak kepada umat Islam di dunia untuk mengunjungi Al-Quds di Yerusalem untuk memberi dukungan kepada warga Palestina yang puluhan tahun dijajah oleh Israel.

“Kita, sebagai umat Islam, harus lebih sering mengunjungi Al-Quds (Yerusalem]),” katanya dalam acara pembukaan Forum Internasional tentang Wakaf Al-Quds, Senin (08/05), di Istanbul, Turki.

“Hampir 600.000 orang Amerika, 400.000 orang Rusia dan 300.000 warga Perancis mengunjungi Yerusalem pada tahun 2015,” ujar Erdogan, sembari menunjukkan warga negaranya memiliki kunjungan terbanyak ke Yerusalem dibanding negara-negara mayoritas Muslim lainnya, yaitu 26.000 orang.

“Mengapa ‘ratusan ribu’ umat Islam tidak mengunjunginya juga,” imbuhnya.

Presiden dari Partai AKP ini mengatakan, bahwa kunjungan semacam itu akan menjadi dukungan terbesar bagi saudara-saudara Muslim di sana.

Terkait konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Palestina, Erdogan mengatakan bahwa perdamaian abadi di wilayah tersebut tidak mungkin terjadi kecuali jika ada solusi yang adil untuk masalah Palestina.

“Embargo di Gaza oleh Israel tidak memiliki rasa kemanusiaan,” katanya, yang diikuti dengan menyebut praktek tersebut sebagai rasis dan diskriminatif.

“Satu-satunya solusi adalah pembentukan negara Palestina yang berdaulat dan merdeka sepenuhnya, dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya sepanjang tahun 1967,” tegasnya.

Untuk diingat, Israel menduduki Yerusalem Timur pada tahun 1967 dan secara sepihak mencaplok seluruh kota pada tahun 1980. Israel kemudian mengklaimnya sebagai modal “abadi dan tak terbagi”, sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: World Bulletin

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat