... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AQAP Belajar dari Taliban dalam Mengatur Pemerintahan

Foto: Al-Qaidah di Yaman (AQAP).

KIBLAT.NET, Mukalla – ISIS kerap menuduh Al-Qaidah tidak benar-benar menerapkan hukum syariah di wilayah yang berada di bawah kendalinya. Menanggapi hal ini, cabang Al-Qaidah di Yaman, AQAP melalui amirnya Qasim Al-Raymi memberikan keterangan terkait manajemen kelompoknya pada saat melakukan pembebasan sebuah wilayah. Ia mengatakan bahwa AQAP tidak menjanjikan pemerintahan kepada orang-orang ataupun tidak berniat menjalankan pemerintahan secara pribadi.

“Tujuan utama kami adalah diatur berdasarkan syariat Islam, baik AQAP sebagai otoritas tertinggi atau orang lain yang mendapatkan peran itu untuk diri mereka sendiri. Tentunya ini bukan milik kita, tapi kekuasaan Allah,” kata Raymi.

“Jika Dia menghendaki kemuliaan untuk kita, karunianya akan diberikan kepada kita. Dan jika Dia menghendaki yang lain, kita akan dianugerahi dengan kehormatan dan kebenaran dalam usaha untuk menjalankan syariah di bumi ini,” imbuhnya.

Raymi lalu menjelaskan konsep pemikiran AQAP. “Selama penaklukan, wajib bagi mujahidin untuk tidak menguasai dan menangani urusan tanpa berkonsultasi dengan ahlinya. Pemerintahan sebagian besar didasarkan pada yang kuat dan setia, dan AQAP memberikan prioritas kepada orang-orang yang berpengaruh. Pertama dan terutama adalah orang-orang yang berwenang dari kalangan ulama, komandan dan orang yang memiliki keahlian di bidangnya,” lanjutnya.

Pendekatan yang dipakai dalam hal ini adalah bottom-up, berkebalikan dengan ISIS yang menerapkan pendekatan top-down. AQAP mengakui untuk menerapkan hal itu tidak mudah. Anjuran Al-Qaidah membutuhkan kesabaran, namun para jihadis terus berusaha menerapkan hukum syariah mereka. Dalam hal ini, AQAP telah berusaha melakukannya.

BACA JUGA  UEA Rekrut Milisi Separatis, Hubungan dengan Pemerintah Yaman Kian Tegang

Raymi pun menyinggung kesulitan ini. Ia mengatakan bahwa mungkin suatu saat nanti pihaknya akan memberikan penjelasan lebih lanjut terkait pengalaman AQAP di provinsi Hadramout. AQAP telah menguasai provinsi Hadramout dengan pengalaman “positif dan negatif” yang didapat.

“Kami melakukan kesalahan dalam beberapa hal dan juga keberhasilan dalam beberapa hal. Mungkin pengalaman dapat menemukan seseorang yang bisa menasihati dan memperbaiki cara kita,” katanya, sembari menambahkan bahwa AQAP akan terus bekerja sama dengan para ulama untuk membimbing jihad dan mencegah pertengkaran, serta berbagai masalah lainnya.

Raymi mengatakan tengah mencontoh sistem Taliban di Afghanistan. “Perlawanan dan jalan kebenaran Taliban adalah karena keberadaan para ulama di jajaran mujahidin. Inilah yang membuat jihad mereka tetap stabil dan menjauhkannya dari penyimpangan. Inilah yang berkontribusi dan membantu dalam mendapatkan (kepercayaan) bangsa Afghanistan dan negara Muslim dalam jihad,” paparnya.

Al Qaeda diketahui telah menggunakan narasi serupa dalam medan tempur jihad lainnya, seperti Suriah. dr. Ayman az-Zawahiri telah mengatakan bahwa jika sebuah pemerintahan Islam muncul di Suriah, maka dia akan menjadi prajurit pertamanya. Al-Qaidah juga telah mengambil pendekatan yang lebih lambat dan lebih sabar untuk membangun negara daripada ISIS. Al-Qaidah berusaha untuk membangun dukungan masyarakat yang lebih luas dan lebih dalam di Yaman dan tempat-tempat lainnya.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: Long War Journal

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

JPU: Ahok Ditahan di Cipinang

Ketua Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus Ahok, Ali Mukartono mengatakan bahwa saat ini Ahok sedang berada di Rutan Cipinang untuk menyelesaikan proses administrasi

Selasa, 09/05/2017 17:15 0

Indonesia

Yusril: Dibanding Kasus Serupa, Vonis Ahok Cukup Ringan

"Kalau kita bandingkan dengan kasus-kasus penodaan agama yang lain yang sudah divonis, vonis terhadap Ahok cukup ringan. Beberapa kasus penodaan agama di Jakarta, Bali dan Pangkal Pinang, dijatuhi hukuman 4 tahun, lebih lama dua tahun dibanding Ahok," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (09/05).

Selasa, 09/05/2017 17:14 0

Indonesia

Vonis Hakim Lebih Tinggi dari Tuntutan, Ini Kata JPU

Vonis Majelis Hakim sidang kasus penistaan agama dengan tersangka Ahok melebihi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). JPU menuntut Ahok dengan pasal 156 yang hanya hukuman percobaan, ternyata Majelis Hakim menjatuhkan vonis dengan landasan pasal 156a yang memaksa Ahok mendekam di jeruji besi selama dua tahun.

Selasa, 09/05/2017 17:00 1

Indonesia

Vonis Ahok Dibacakan, Umat Islam Bertakbir dan Ahoker Nangis

Sejak sidang pertama kasus Ahok di Auditorium Gedung Kementrian Pertanian Jakarta Selatan, tempat duduk sudah terbagi dua kubu. Sebelah kanan selalu diisi oleh kubu Ahok, sementara sebelah kiri kubu kontra Ahok.

Selasa, 09/05/2017 16:50 1

Indonesia

Majelis Hakim: Ahok Bukan Korban Anti-Kebhinekaan, Tapi Sumber Kegaduhan

"Padahal tedakwa sendirilah, atas ucapnya menimbulkan kegaduhan," sambungnya

Selasa, 09/05/2017 16:38 0

Indonesia

HTI: Kami Sudah Berdakwah dengan Tertib, Santun, Damai dan Sesuai Prosedur

Ismail Yusanto, Jubir Hizbut Tahrir Indonesia, menyatakan bahwa selama 20 tahun di Indonesia, baru kali ini merasa dakwahnya dihambat. Hal itu terjadi menyusul pernyataan pemerintah yang akan melarang geraka ormas Islam tersebut.

Selasa, 09/05/2017 14:46 0

Indonesia

Akan Dibubarkan Pemerintah, Ini Tanggapan HTI

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Senin (08/05), menggelar konferensi pers untuk menanggapi pernyataan Menkopolhukam Wiranto yang akan membubarkan ormas tersebut. HTI melakukan pembelaan dengan menegaskan bahwa pihaknya hadir di Indonesia berbadan hukum resmi.

Selasa, 09/05/2017 14:16 0

Indonesia

Vonis Hakim Jawab Seruan #AhokHarusDipenjara dari Netizen

#AhokHarusDipenjara jadi trending topik

Selasa, 09/05/2017 13:21 0

Indonesia

Vonis 2 Tahun Penjara untuk Ahok Disambut Tangis Syukur

"Ada rasa bahagia dan bersyukur sudah di berlakukan hukum 2 tahun, meskipun seharusnya seorang penista itu dihukum lima tahun"

Selasa, 09/05/2017 12:05 0

Indonesia

Hakim Jatuhkan Vonis 2 Tahun Penjara untuk Ahok

"Mengadili, menyatakan terdakwa Ir. Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana penodaan agama,"

Selasa, 09/05/2017 11:08 0

Close