Desakan Ekstradisi Gulen Berlanjut, Erdogan Bakal Sambangi AS

KIBLAT.NET, Ankara – Pemerintah Turki terus mendesak Washington untuk melakukan penangkapan sementara dan mengekstradisi Fethullah Gulen. Gulen diduga menjadi dalang upaya kudeta militer di Turki pada 14 Juli 2016 lalu.

Menteri Kehakiman Turki akan bertemu dengan Jaksa Agung AS Jeff Sessions, Senin (08/05), untuk membahas permintaan Ankara tersebut. Menurut sumber kementerian yang berbicara dengan syarat anonim, Bekir Bozdag akan berbagi bukti baru dengan mitranya di AS menjelang kunjungan Presiden Recep Tayyip Erdogan ke negara tersebut antara 15 dan 17 Mei.

Bozdag berangkat ke AS pada hari ini, Ahad (07/05), dan kembali ke Turki pada hari Selasa. Kepala Staf Umum Turki Hulusi Akar, kepala intelijen Hakan Fidan dan Juru Bicara Presiden Ibrahim Kalin akan berangkat pada hari Jum’at ke AS menjelang kunjungan langsung Erdogan dengan Presiden AS Donald Trump.

Kedua pemimpin tersebut diperkirakan akan membahas ekstradisi Gulen, serta perkembangan di Suriah dan Iraq, ditambah perang melawan terorisme.

Pemerintah Turki terus mengupayakan ekstradisi Gulen menyusul upaya kudeta yang mengakibatkan 249 korban tewas dan ribuan luka-luka. Permintaan resmi pertama Turki untuk penangkapan sementara Gulen dikeluarkan ke AS pada 13 September.

Ankara berpendapat bahwa usaha penggulingan tersebut diorganisir oleh pengikut Gulen, yang telah tinggal di pengasingan yang dipaksakan di negara bagian Pennsylvania sejak 1999, dengan kelompok terornya, FETO.

BACA JUGA  Harun Yahya Divonis Penjara 1.075 Tahun

Gulen juga dituduh memimpin sebuah kampanye jangka panjang untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi institusi Turki, terutama militer, polisi dan pengadilan, yang membentuk apa yang biasa dikenal sebagai negara paralel.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: World Bulletin

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat