... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Al-Qaidah Diserang Drone, Taliban Pakistan Lancarkan Aksi Balasan

Foto: Drone AS terbang di wilayah Pakistan.

KIBLAT.NET, Waziristan – Gerakan Taliban Pakistan (TTP) menyatakan telah mengerahkan 120 pejuangnya untuk melakukan serangan ke sebuah basis militer Pakistan di daerah Shawal, Waziristan Utara. Operasi itu dilancarkan untuk membalas serangan drone AS pada tanggal 29 April lalu di Detta Khel yang diklaim pihak militer telah menewaskan seorang pemimpin al-Qaidah.

Shawal termasuk salah satu daerah di Waziristan Utara yang dinyatakan oleh pihak militer Pakistan telah bersih dari para jihadis selama operasi militer tahun 2014 yang lalu. Meski demikian, fakta bahwa TTP mampu mengorganisir 120 pejuang dan melancarkan serangan terkoordinasi mengindikasikan area tersebut tidak sepenuhnya bebas dari kehadiran pejuang-pejuang jihadis.

Sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Selasa (02/05) melalui akun Telegram a/n. Mohammad Khurasani sebagai juru bicara Taliban Pakistan menyatakan sedikitnya 10 tentara Pakistan tewas akibat aksi serangan jihadis.

Serangan itu sendiri tidak diliput atau sekedar diberitakan oleh media-media mainstream di Pakistan sehingga belum bisa dikonfirmasi secara independen, karena militer Pakistan dengan ketat mengontrol akses media ke kawasan itu.

Menurut TTP, pejuang-pejuang mereka dari unit “Elang” berhasil menyerbu sebuah kamp dan beberapa pos militer di daerah Shawal. Daerah ini pula dikenal sebagai daerah operasi berbagai kelompok jihadis, termasuk al-Qaidah.

Juru bicara TTP mengatakan serangan tersebut sebagai aksi balasan atas serangan drone AS yang menewaskan beberapa orang sahabat Akhtar Muhammad Khalel hafidzahullah. Khalel sendiri adalah pemilik sebuah kompleks bangunan yang dijadikan target serangan drone.  Pejabat-pejabat intelijen Pakistan mengatakan serangan drone memang menargetkan sebuah kompleks milik Akhtar Muhammad, dan meyakini bahwa Akhtar Muhammad termasuk salah satu di antara korban yang tewas. Namun sebaliknya, pernyataan TTP menunjukkan bahwa Akhtar Muhammad masih hidup.

BACA JUGA  Saudara Pemimpin Taliban Terbunuh dalam Serangan Bom di Masjid

Para pejabat Pakistan dilaporkan juga mengklaim bahwa seorang pemimpin al-Qaidah asal Iraq bernama Abdul Raheem ikut tewas akibat serangan drone. Namun demikian, terkait berita gugurnya Abdul Raheem belum ada konfirmasi langsung baik dari al-Qaidah maupun TTP yang biasanya membuat pernyataan secara publik terkait gugurnya pemimpin-pemimpin mereka di masa lalu.

Reporter: Yasin Muslim
Sumber: Long War Journal

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Jelang Shalat Jum’at Dimulai, Begini Kondisi Terkini Masjid Istiqlal

Aksi Simpatik 55 yang diinisiasi oleh GNPF MUI bersama beberapa ormas Islam lainnya ternyata mendapat respon positif dari masyarakat. Baik dari sekitar Jakarta, maupun dari luar daerah.

Jum'at, 05/05/2017 11:10 0

Indonesia

Sebelum Aksi, Ngopi Arabika Dulu, Yuk!

Salah satu peserta aksi, Ahmad asal Bekasi yang menikmati sajian kopi Arabika ini mengaku sangat senang mendapatkannya. Selain membuat mata tetap segar, kopi gilingan yang asli dipercaya memiliki manfaat banyak bagi tubuh.

Jum'at, 05/05/2017 10:42 1

Indonesia

Ikut Aksi Simpatik 55, Konvoi API Jabar “Lolos” Masuk Jakarta

Iwan pun menerangkan bahwa saat koordinasi pemberangkatan, ada banyak intel dari kepolisian yang mengawasi, namun tidak melakukan apa-apa.

Jum'at, 05/05/2017 10:12 0

Indonesia

Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain Batal Jadi Khatib Jumat di Masjid Istiqlal

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Tengku Zulkarnain mengaku sedianya terjadwal menjadi khotib Jum'at di Masjid Istiqlal hari ini (05/05/2017). Namun, ia menyampaikan, dirinya tidak jadi mengisi jadwal tersebut karena digantikan oleh penceramah lain.

Jum'at, 05/05/2017 09:21 0

Indonesia

Dari Medan, Sugiyono Rogoh Kocek Jutaan Rupiah untuk Ikut Aksi Simpatik 55 

"Motivasinya saya kira sama dengan ribuan orang lainnya yang akan datang dalam aksi simpatik ini, untuk meminta para penegak hukum agar berlaku adil, dan mendorong majelis hakim untuk memutuskan perkara Ahok secara independen," ungkapnya pada Kiblat.net, Kamis (04/05).

Jum'at, 05/05/2017 09:10 0

Indonesia

Dengan Tangan Terluka, Pria Ini Datang untuk Aksi Simpatik 55

Salah satunya, Agus Suryadi warga Jakarta. Meskipun tangannya mengalami luka akibat kecelakaan, dia tetap ikut dalam aksi menuntut independensi hakim dalam memutus perkara Ahok.

Jum'at, 05/05/2017 08:27 0

Indonesia

Sejak Subuh, Massa Aksi 55 Mulai Berdatangan dari Daerah ke Masjid Istiqlal

Salah satu rombongan dari Aliansi Umat Islam Kalianyar yang tergabung dalam Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mengaku sudah sampai Jakarta sejak pukul 04.00 WIB dinihari.

Jum'at, 05/05/2017 08:24 0

Video News

Wawancara Tentang Tanggapan HTI Soal Pembubaran Pengajian dengan Jubir HTI (H. Ismail Yusanto, SH.)

KIBLAT.NET- Sempat heboh berita pembubaran kajian HTI oleh beberapa aparat. Bagaimana tanggapan HTI soal tragedi...

Jum'at, 05/05/2017 08:22 0

Munaqosyah

Potret Khilafah Ala Minhajin Nubuwwah

Semakin jauhnya umat Islam dari era khilafah membuat potret khilafah di mata umat menjadi semakin kabur. Semangat untuk mengusung ide khilafah adalah sesuatu yang bagus. Namun, semangat tersebut harus dibarengi dengan upaya untuk memperjelas potret khilafah. Di antara jenis potret khilafah yang disebutkan hadits adalah khilafah ala minhajin nubuwwah.

Jum'at, 05/05/2017 08:05 1

Manhaj

Faktor-Faktor Penghalang Tegaknya Khilafah Islamiyah

Sejak runtuhnya Khilafah Islamiyah pada tahun 1342 H (1924 M), Umat Islam ibarat anak ayam yang kehilangan induknya. Tercerai berai, semuanya bergerak sesuai dengan minat, dan hasratnya masing-masing tanpa ada kepemimpinan yang mengarahkan. Syariat Islam banyak terabaikan, petunjuk hukum yang Allah turunkan tak mampu lagi diamalkan secara kaffah. Akibatnya, kehidupan umat Islam pun terus dikuasai oleh kezaliman dan ketidakadilan.

Jum'at, 05/05/2017 07:00 0

Close