... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Buni Yani: Skenarionya Ahok Bebas, Saya Dipenjara

Foto: Buni Yani

KIBLAT.NET, Jakarta – Buni Yani menganggap ada kejanggalan dalam tuntutan Ahok yang dilayangkan Jaksa Penunut Umum (JPU). Menurutnya, Ahok sebenarnya terjerat pasal 156a dan 156. Namun, pasal 156a dihapus. Dengan tuntutan penjara satu tahun dan dua tahun percobaan, ia menilai Ahok sama dengan bebas.

“Pas penuntutan yang 156a hilang sehingga kenanya itu 156 yang ancamannya oleh Jaksa Penuntut Umum itu satu tahun dengan masa percobaan dua tahun. Ya sama aja bohong, ia dalam dua tahun gak ngapa-ngapain, ia gak masuk penjara. Ini sebetulnya bebas,” katanya kepada Kiblat.net di Gedung Muhammadiyah Pusat, Jakarta, pada Selasa (02/05).

“Jadi sekarang skenarionya Ahok bebas, saya masuk penjara. Dibebankan ke saya, seolah-olah saya lah yang menyebabkan kekisruhan ini. Kambing hitamnya saya,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan bahwa sikap penegak hukum yang seperti ini mencederai rasa keadilan. Terutama hati umat Islam.

“Apakah ini masuk akal logika hukum seperti begini? Saudara-saudara kita yang Muslim gitu, yang konservatif pemahaman keislamannya, yang mengerti hukum sedikit itu sangat terlukai rasa keadilannya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Buni Yani menyinggung soal revolusi, yang terjadi karena ketidakadilan sosial.

“Misalnya Revolusi Perancis 1789, terus Rusia abad 20, kemudian abad 21 kemaren di Arab Spring 2011. Mulai di Suriah itu ketidakadilan sosial juga, penyebabnya. Apakah maunya itu yang dihadirkan di sini?” tukasnya.

BACA JUGA  Polisi Tangkap Dua Penghina Ahok di Medsos

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Media dan Sekulerisasi Politik Umat

Pasca gelaran Pilkada DKI beberapa waktu lalu, muncul beragam reaksi dari banyak kalangan. Tak terkecuali media Internasional

Kamis, 04/05/2017 07:35 0

Palestina

Dikira Warga Palestina, Pemuda Yahudi Tewas Ditembak Tentara Israel

Menurut informasi, pemuda itu tinggal di pemukiman Yahudi Pisgat Ze'ev. Tidak diketahui namanya, namun umur pemuda tersebut berkisar 19 tahun.

Rabu, 03/05/2017 22:00 0

Yaman

Militer Yaman Bongkar Ladang Ranjau Milisi Syiah Hutsi

Angkatan Bersenjata Yaman yang didukung oleh Arab Saudi berhasil membongkar ladang ranjau milisi Syiah Hutsi buatan Iran

Rabu, 03/05/2017 21:00 0

Afrika

Haftar Temui Presiden Libya Dukungan PBB di Abu Dhabi

Fayez al-Sarraj, kepala pemerintah yang didukung PBB Libya bertemu dengan jenderal pemberontak Khalifa Haftar di Uni Emirat Arab (UEA).

Rabu, 03/05/2017 20:45 0

Palestina

Brigade Izzudin Al-Qassam Ultimatum Israel 24 Jam

"Kami memperingatkan musuh atas pengabaian tuntutan tahanan yang adil dan sesuai undang-undang. Kami mengatakan dengan jelas, kami mengultimatum komando musuh selama 24 jam untuk menanggapi tuntutan para tahanan," tegas juru bicara Al-Qassam, Abu Ubaidah, dalam rekaman audio.

Rabu, 03/05/2017 17:26 0

Suriah

Ahrar Al-Syam kepada Jaisyul Islam: Hentikan Kezaliman Kalian!

Jaisyul Islam menyerang para pejuang Hai’ah Tahrir Al-Syam Jumat lalu (28/04) yang merembet juga kepada faksi Faylaq Ar-Rahman. Akibatnya, ratusan pejuang terbunuh dan luka-luka dari ketiga pihak tersebut

Rabu, 03/05/2017 15:57 0

Eropa

Ribuan Orang Berdemo di Madrid, Protes Pemerintahan Korup

Spanyol tahun lalu mencetak peringkat terburuk dalam indeks persepsi korupsi Transparency International. Maka pada saat May Day, Senin (01/05), ribuan orang turun di jalan-jalan Madrid, untuk melampiaskan kemarahan mereka pada korupsi yang merajalela.

Rabu, 03/05/2017 13:00 0

Eropa

Denmark Masukkan Syaikh Al-Arifi dan 4 Ulama dalam Daftar Hitam Negara

Denmark menambahkan lima ulama dalam daftar hitam negara pada Selasa (02/05), karena dianggap menimbulkan ancaman terhadap ketertiban umum dan menebar kebencian. Oleh karenanya, kelima ulama itu dilarang masuk ke wilayah Jerman.

Rabu, 03/05/2017 12:30 0

Suriah

Perselisihan Antara Kelompok Oposisi di Ghautah Timur Masuki Hari Kelima

Jaisyul Islam menuding HTS kelompok “melampau batas” dan menyamakannya dengan ISIS. Tudingan ini untuk melegalkan serangan tersebut.

Rabu, 03/05/2017 11:45 0

Video News

Wawancara Eksklusif dengan Sri Bintang Pamungkas [Mantan Tahanan Tuduhan Makar]

KIBLAT.NET – Beberapa waktu yang lalu, Tim KIBLAT TV berkesempatan untuk melakukan sesi wawancara dengan...

Rabu, 03/05/2017 09:45 0

Close