... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dikira Warga Palestina, Pemuda Yahudi Tewas Ditembak Tentara Israel

KIBLAT.NET, Al-Quds – Seorang tentara Israel, Selasa (02/05), membunuh pemukim Yahudi di Al-Quds (Jerussalem) setelah diduga warga Palestina. Korban dikira hendak menyerang tentara dengan pisau.

Seperti dilansir dari Al-Jazeera, kejadian itu bermula saat seorang pemuda mendekati pos penjagaan militer di kota Al-Quds yang dijajah. Para tentara Israel yang berjaga segera mengarahkan moncong senjata ke arah pemuda tersebut. Tanpa basa-basi, sejumlah peluru dilesatkan dan menewaskan pemuda itu.

Polisi Israel segera mengumumkan bahwa pemuda tersebut merupakan warga Palestina yang mencoba menyerang tentara. Namun beberapa saat kemudian, polisi meralat bahwa tersangka adalah warga Yahudi.

Menurut informasi, pemuda itu tinggal di pemukiman Yahudi Pisgat Ze’ev. Tidak diketahui namanya, namun umur pemuda tersebut berkisar 19 tahun.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa pemuda itu berupaya mendekati tentara sehingga membuat takut. Sejumlah anggota pun melepaskan tembakan yang menewaskannya. Terlebih, setelah diketahui dia membawa pisau.

Atas insiden ini, militer Israel menutup jalan yang melintasi pos militer tersebut. Sementara polisi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih dalam.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Muhammadiyah Turunkan Komando 1912 di Aksi Simpatik 55 Besok

Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) akan menurunkan personilnya pada Aksi Simpatik 55 pada Jumat (05/05) besok. Pasukan yang turun diberi nama dengan Komando 1912, yang merupakan eksponen warga Muhammadiyah dan Simpatisan Muhammadiyah yang aktif bergerak menggelorakan Aksi Bela Islam.

Rabu, 03/05/2017 21:49 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Hak Angket Tidak Bernilai Obyektif

Usulan hak angket yang digulirkan sejumlah anggota DPR merupakan tindakan politisasi dan tekanan DPR RI kepada KPK.

Rabu, 03/05/2017 21:45 0

Indonesia

Sambangi DPR, Pemuda Muhammadiyah Desak Hak Angket untuk KPK Dihentikan

"Hak angket ini hanya berkutat pada alasan atau menyasar pada kasus E-KTP. Hak angket kok punya motif yang aneh, tak bernilai mengedukasi kepatuhan UU malah justru melemahkan kewibawaan kewenangan hak angket itu sendiri," ujarnya saat dihubungi Kiblat.net, Rabu.

Rabu, 03/05/2017 21:30 0

Indonesia

Tarif Dasar Listrik Naik, Kado Pahit Mayday dari Jokowi

Said mengatakan, banyak sekali hak rakyat yang dipreteli. Penyampaian aspirasi yang dipersempit, kebijakan upah murah, jaminan kesehatan bermasalah, dan pencabutan subsidi, ibaratnya adalah kado pahit Mayday yang diberikan kepada buruh.

Rabu, 03/05/2017 21:15 0

Indonesia

Usung Ide Khilafah, Polri Nilai Ormas HTI Meresahkan

Ajakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) untuk mewujudkan pemerintahan berdasarkan khilafah telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Demikian dikatakan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Rikwanto.

Rabu, 03/05/2017 11:18 0

Indonesia

Ada Pembubaran Ormas, Polri Akui Tak Ahli Soal Agama

Staf Ahli Sosial Politik Kapolri, Irjen Pol Ike Edwin mengakui, bahwa polisi tidak ahli dalam hal agama. Karenanya, polisi masih membutuhkan orang-orang yang ahli agama untuk menyikapi masalah keagamaan dan keamanan di Indonesia.

Rabu, 03/05/2017 10:37 1

Indonesia

Hari Jum’at Selalu Dipilih GNPF-MUI untuk Gelar Aksi, Ini Alasannya

Selama ini Aksi Bela Islam yang dipelopori Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) diketahui selalu memilih hari Jum'at dan menjadikan masjid sebagai tempat berkumpul. Apa alasannya?

Rabu, 03/05/2017 10:04 0

Video News

Wawancara Eksklusif dengan Sri Bintang Pamungkas [Mantan Tahanan Tuduhan Makar]

KIBLAT.NET – Beberapa waktu yang lalu, Tim KIBLAT TV berkesempatan untuk melakukan sesi wawancara dengan...

Rabu, 03/05/2017 09:45 0

Video Kajian

Tabligh: Membangun Ekonomi Umat

KIBLAT.NET – Tabligh: Membangun Ekonomi Umat. Ekonomi umat Islam kini bisa dibilang sedang terpuruk. Kemiskinan...

Rabu, 03/05/2017 09:32 0

Indonesia

Polda Metro: Kita Belum Dapat Pemberitahuan soal Aksi GNPF-MUI

Polda Metro Jaya mengaku belum mendapat pemberitahuan akan adanya aksi yang digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) pada Jum'at 5 Mei pekan ini.

Rabu, 03/05/2017 07:40 0

Close