... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Setelah AS, Giliran Rusia Sebar Pasukan di Wilayah Kurdi Dekat Turki

Foto: Militer Rusia di kota Ifrin

KIBLAT.NET, Aleppo – Militer Rusia juga memasuki wilayah kontrol milisi Kurdi di Suriah. Militer asing pendukung rezim Bashar Assad itu dilaporkan menyebar di kota Ifrin, pedesaan Aleppo barat laut, pada Senin (01/05).

Portal berita Suriah, enabbaladi.net, melansir dari sumber yang ia sebut terpercaya melaporkan bahwa militer Rusia sudah berada di kota kontrol Kurdi Suriah itu. Militer Rusia dan Kurdi bahkan dilaporkan sudah menggelar patroli bersama.

Harian lokal Kurdi juga memosting di akun Facebook sejumlah foto yang melihatkan kendaraan militer Rusia dan milisi Kurdi berjalan beriringan.

Sumber warga di kota Ifrin mengatakan bahwa truk-truk dan kendaraan militer Rusia telah memasuki kota sejak Senin pagi. Rombongan itu berhenti dan menetap di desa Kafr Jinnah yang terletak antara kota Azaz dan Ifrin.

Sumber itu menambahkan bahwa kehadiran pasukan Rusia ini bertujuan untuk menghentikan ketegangan militer antara Kurdi dan Turki. Militer itu juga untuk memulihkan keamanan di kawasan tersebut.

Seperti diketahui, kota Ifrin beberapa pekan terakhir mengalami gempuran roket dan mortir dari militer Turki. Bom-bom tersebut menargetkan titik-titik perkumpulan milisi dukungan AS itu.

Pergerakan militer Rusia ini setelah gerakan serupa yang dilakukan militer AS di Hasakah utara. Pasukan Trump itu menyebar kendaraan tempur dan lapis baja di wilayah Kurdi yang dekat perbatasan dengan Turki. Hal ini untuk menenangkan situasi setelah sejumlah serangan udara Turki ke kawasan tersebut.

BACA JUGA  AS Klaim Tak Mencuri Minyak Suriah

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: enabbaladi.net

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tahukah Anda? Hanya Ada Empat Warna Paspor di Dunia

Mungkin Anda salah satu dari sejumlah orang yang baru menyadari, bahwa hanya ada empat warna dasar paspor di dunia. Masing-masing negara memiliki alasan tersendiri untuk memilih salah satu dari warna ini untuk sampulnya.

Selasa, 02/05/2017 19:14 0

Indonesia

Dukung Aksi Simpatik 55, Din Syamsuddin: Semoga Jihad Bagi Kita

"Saya mendukung semoga jihad bagi kita"

Selasa, 02/05/2017 18:48 0

Indonesia

Rektor UIN Sebut Upaya Pendirian Khilafah di Indonesia Tidak Berguna

Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta Selatan, Prof. Dede Rosyadah mengatakan, bahwa mendirikan negara berstandar khilafah di Indonesia hanya akan membuang-buang banyak energi. Bahkan, menurutnya upaya itu tidak ada manfaatnya.

Selasa, 02/05/2017 17:30 0

Indonesia

Ketua GNPF-MUI: Para Ulama Lebih Kompak di Aksi Simpatik 55

"Insyaallah GNPF kompak, para ulama kompak. Bahkan lebih kompak dari aksi 411 dan 212 lalu,"

Selasa, 02/05/2017 17:07 0

Indonesia

Dukung Hakim Kasus Ahok Independen, GNPF-MUI akan Gelar Aksi Simpatik 55

"Aksi simpati hanya bertujuan untuk mendukung indepedensi Mahkamah Agung (MA) dan seluruh jajarannya termasuk ketua majelis hakim dalam kasus penodaan agama"

Selasa, 02/05/2017 16:46 0

Indonesia

Ranu Beritakan Kasus Social Kitchen Sejak 2015

Pimpinan Umum Panjimas.com, Widiarto menegaskan wartawannya, Ranu Muda, telah melakukan peliputan mendalam soal Social Kitchen sejak tahun 2015.

Selasa, 02/05/2017 15:53 0

Artikel

Jejak Khilafah Islamiyah di Bumi Nusantara

Setelah menelusuri realita Sejarah Indonesia, ternyata Nusantara memiliki hubungan yang panjang dan luas dengan kekuasaan Khilafah di Timur Tengah

Selasa, 02/05/2017 14:50 1

Indonesia

Staf Ahli Kapolri: Korupsi Jangkiti Polri, Bahkan Dilakukan Polisi di Jalanan

“Bahkan polisi-polisi kecil yang di jalan pun melakukan korupsi dan menerima suap”

Selasa, 02/05/2017 14:22 0

Indonesia

AS Peringatkan Warganya yang Berkunjung ke Eropa

Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan Travel Warning (peringatan perjalanan) ke Eropa pada hari Senin 1 Mei 2017. Warga AS diimbau untuk menyadari ancaman serangan teroris yang berlanjut ke seluruh benua.

Selasa, 02/05/2017 13:44 0

Indonesia

Ranu Muda: Para Saksi Tak Temukan Bukti Saya Lakukan Kekerasan

Saksi IT dan Karyawan Social Kitchen mengungkapkan Ranu Muda tak terlibat kekerasan

Selasa, 02/05/2017 11:56 1

Close