... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lagi, Rusia Umumkan Sukses Uji Senjata Baru di Suriah

Foto: Senjata Rusia UR 77/ilustrasi

KIBLAT.NET, Moskow – Militer Rusia mengumumkan mengukuhkan peralatan dan seragam militer baru sebagai perlengakapan tempur pasukannya setelah dianggap sukses dalam uji coba di Suriah. Sekutu rezim Bashar Assad itu memanfaatkan pertempuran di Suriah sebagai medan uji senjata dan peralatan militer baru.

“Telah diputuskan melengkapi pasukan penjinak bom dan peledak dengan peralatan dan seragam pelindung yang telah diuji coba di Suriah dan efektif,” kata Komandan Pasukan Teknik Militer Rusia, Yuri Stafitsky, Senin (01/04).

Dia menunjukkan, peralatan-peralatan tersebut sukses dicoba di Palmyra, Aleppo dan daerah-daerah lainnyah. Peralatan tersebut sangat mumpuni mendeteksi bom dan melindungi diri dari kemungkinan ledakan.

“Kami memutuskan memakainya untuk operasi setelah berhasil diuji coba,” imbuhnya.

Stafitsky menjelaskan, di antara peralatan yang sudah diuji coba berupa robot penjinak bom. Alat ini sangat membantu mencari dan menjinakkan bom dengan cepat di daerah-daerah yang berhasil direbut.

Beberapa waktu sebelumnya, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengungkapkan bahwa negaranya telah menguji sebanyak 163 jenis senjata di Suriah.

“Senjata-senjata itu telah membuktikan nilai mereka dalam konflik,” katanya kepada parlemen Rusia awal tahun ini, sembari menambahkan hanya 10 senjata yang gagal memenuhi harapan.

Di antara senjata baru yang diuji Rusia dalam pertempuran untuk pertama kalinya di Suriah adalah rudal jelajah jarak jauh yang diluncurkan kapal-kapal angkatan laut dan pembom strategis.

BACA JUGA  Rusia Dirikan Pangkalan Militer di Bekas Wilayah Kurdi Suriah

Shoigu mengatakan pilot Rusia telah menerbangkan 1.760 misi tempur di Suriah sejak peluncuran kampanye udara pada bulan September 2015. Ia mengatakan telah menewaskan lebih dari 3.100 diduga militan, tanpa menyebutkan korban sipil yang tewas akibat senjata-senjata Rusia.

Dia menambahkan bahwa hampir 90 persen dari semua pilot militer Rusia telah memperoleh pengalaman tempur di langit Suriah.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: enabbaladi.net

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tahukah Anda? Hanya Ada Empat Warna Paspor di Dunia

Mungkin Anda salah satu dari sejumlah orang yang baru menyadari, bahwa hanya ada empat warna dasar paspor di dunia. Masing-masing negara memiliki alasan tersendiri untuk memilih salah satu dari warna ini untuk sampulnya.

Selasa, 02/05/2017 19:14 0

Indonesia

Dukung Aksi Simpatik 55, Din Syamsuddin: Semoga Jihad Bagi Kita

"Saya mendukung semoga jihad bagi kita"

Selasa, 02/05/2017 18:48 0

Indonesia

Rektor UIN Sebut Upaya Pendirian Khilafah di Indonesia Tidak Berguna

Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta Selatan, Prof. Dede Rosyadah mengatakan, bahwa mendirikan negara berstandar khilafah di Indonesia hanya akan membuang-buang banyak energi. Bahkan, menurutnya upaya itu tidak ada manfaatnya.

Selasa, 02/05/2017 17:30 0

Indonesia

Ketua GNPF-MUI: Para Ulama Lebih Kompak di Aksi Simpatik 55

"Insyaallah GNPF kompak, para ulama kompak. Bahkan lebih kompak dari aksi 411 dan 212 lalu,"

Selasa, 02/05/2017 17:07 0

Indonesia

Dukung Hakim Kasus Ahok Independen, GNPF-MUI akan Gelar Aksi Simpatik 55

"Aksi simpati hanya bertujuan untuk mendukung indepedensi Mahkamah Agung (MA) dan seluruh jajarannya termasuk ketua majelis hakim dalam kasus penodaan agama"

Selasa, 02/05/2017 16:46 0

Indonesia

Ranu Beritakan Kasus Social Kitchen Sejak 2015

Pimpinan Umum Panjimas.com, Widiarto menegaskan wartawannya, Ranu Muda, telah melakukan peliputan mendalam soal Social Kitchen sejak tahun 2015.

Selasa, 02/05/2017 15:53 0

Artikel

Jejak Khilafah Islamiyah di Bumi Nusantara

Setelah menelusuri realita Sejarah Indonesia, ternyata Nusantara memiliki hubungan yang panjang dan luas dengan kekuasaan Khilafah di Timur Tengah

Selasa, 02/05/2017 14:50 1

Indonesia

Staf Ahli Kapolri: Korupsi Jangkiti Polri, Bahkan Dilakukan Polisi di Jalanan

“Bahkan polisi-polisi kecil yang di jalan pun melakukan korupsi dan menerima suap”

Selasa, 02/05/2017 14:22 0

Indonesia

AS Peringatkan Warganya yang Berkunjung ke Eropa

Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan Travel Warning (peringatan perjalanan) ke Eropa pada hari Senin 1 Mei 2017. Warga AS diimbau untuk menyadari ancaman serangan teroris yang berlanjut ke seluruh benua.

Selasa, 02/05/2017 13:44 0

Indonesia

Ranu Muda: Para Saksi Tak Temukan Bukti Saya Lakukan Kekerasan

Saksi IT dan Karyawan Social Kitchen mengungkapkan Ranu Muda tak terlibat kekerasan

Selasa, 02/05/2017 11:56 1

Close