... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Dipinang Laki-laki Saleh, Tapi Tak Cinta, Ditolak atau Diterima?

Foto: Gambar ilustrasi

KIBLAT.NET – Ada barometer yang populer dalam Islam untuk menerima atau menolak pinangan seorang laki-laki. Yaitu kesalehan. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Jika datang melamar kepadamu orang yang engkau ridha agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dengannya, jika kamu tidak menerimanya, niscaya akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang luas.” (HR. Tirmidzi, hasan).

Pesan hadits tersebut sangat kuat, karena ada bahaya besar sebagai akibatnya bila dilanggar. Tetapi bagaimana bila Anda yang dilamar tidak memiliki rasa cinta kepada peminang?

Dalam masalah itu, Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, direktur situs Tanya-Jawab Islam, berfatwa, “Jika Anda tidak menyukai untuk menikah dengan seseorang, Anda tidak berdosa, meskipun dia termasuk laki-laki yang saleh.”

Ia menjelaskan bahwa tumpuan pernikahan itu adalah memilih suami yang saleh disertai kecenderungan rasa cinta kepadanya. Namun tidak dibolehkan membencinya karena agamanya, karena itu mengakibatkan dosa.

Seorang mukmin itu wajib dicintai karena Allah, dan dari sisi berpegang teguhnya kepada agamanya. Namun dengan mencintai agamanya tidak harus menikah dengannya selama tidak ada rasa cinta kepadanya.

Pada masa Rasulullah, kisah Mughits dan Barirah adalah realitas sejarah dalam masalah ini. Mughits adalah seorang yang saleh. Ia berjenggot dan berstatus sebagai sahabat Nabi shallallahu’alaihi wa sallam.

Dalam Shahih Al-Bukhari disebutkan bahwa Barirah memilih untuk menolak cinta Mughits, sekalipun diberi harta yang banyak. Bahkan, ketika Rasulullah sendiri menjadi perantara agar Barirah mau menerima Mughits, ia tetap menolak.

BACA JUGA  Tak Terbukti Bersalah, Wartawan Ranu Muda dan Aktivis LUIS Divonis Bebas

Padahal, selain saleh, Mughits sangat mencintai Barirah. Ia selalu mengikuti Barirah ke mana pergi sambil menangis karena mengharapkan cinta Barirah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hal ini pernah bersabda kepada pamannya, Abbas, “Wahai Abbas, tidakkah engkau heran betapa besar rasa cinta Mughits kepada Barirah namun betapa besar pula kebencian Barirah kepada Mughits.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Barirah, “Andai engkau mau kembali kepada Mughits?!”

“Wahai Rasulullah, apakah engkau memerintahkanku?” tanya Barirah.

“Aku hanya ingin menjadi perantara,” jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam.

“Aku sudah tidak lagi membutuhkannya,” kata Barirah (menegaskan isi hatinya). (HR. Bukhari)

Redaktur: Salem

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Trump Akan Kirim 5000 Pasukan Tambahan Untuk Afghanistan

KIBLAT.NET – Pemerintahan Trump sedang merencana untuk mengirim 5000 tentara AS ke Afghanistan. Amerika telah...

Ahad, 30/04/2017 09:45 0

Opini

Penegakan Hukum Terhadap Penodaan Agama

KIBLAT.NET – Negara memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepentingan rasa keagamaan sebagai kepentingan hukum yang...

Ahad, 30/04/2017 09:04 0

Indonesia

Beginilah Persiapan ACT Dibalik 1000 Ton Beras untuk Somalia

Kapal kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengirimkan 40 kontainer atau setara dengan 1000 ton beras untuk menyalamatkan korban kelaparan di Somalia

Ahad, 30/04/2017 08:04 0

Indonesia

ACT Kirimkan 1000 Ton Beras untuk Korban Kepalaran Somalia

Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan mengirimkan bantuan 1000 ton Beras untuk Afrika.

Ahad, 30/04/2017 07:23 0

Afghanistan

Operasi Mansouri Dideklarasikan, 300 Marinir AS Diterjunkan di Helmand

Kedatangan 300 marinir ini terjadi sehari setelah Imarah Islamiyah Afghanistan mendeklarasikan perang musim semi yang disebut Operasi Mansouri.

Ahad, 30/04/2017 06:38 0

Malaysia

Persoalkan Status Kependudukan Zakir Naik, NGO Hindu Malaysia Lapor PBB

Mereka meminta agar PBB mau melobi otoritas Malaysia untuk mencabut status Permanent Residence (PR) yang diberikan kepada Dr Zakir Naik.

Ahad, 30/04/2017 06:04 0

Asia

Korea Selatan Tolak Permintaan Trump Membayar Sistem Pertahanan Rudal

Korea Selatan mengabaikan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang meminta bayaran sejumlah US$ 1 milyar.

Ahad, 30/04/2017 05:30 0

Tarbiyah Jihadiyah

“Mati Syahid”, Namun Masuk Neraka

Mati syahid di jalan Allah adalah dambaan setiap mujahid fi sabilillah juga cita-cita tertinggi setiap muslim yang jujur dengan keimanannya. Karena tidak semua muslim di dunia ini bangga dengan keislamannya, justru bangga dengan hal lain yang merusak keimanannya.

Sabtu, 29/04/2017 19:59 0

Video Kajian

Jadi Tahu : Sosial Media dalam Islam

KIBLAT.NET – Sosial media kini menjadi sebuah gaya hidup masyarakat yang sudah melekat kuat. Tak...

Sabtu, 29/04/2017 18:21 0

Khazanah

Hampir Saja Jenazahnya Tidak Dishalatkan Oleh Nabi

seorang lelaki memerdekakan enam budaknya ketika hendak meninggal. Padahal ia tidak memiliki harta selain mereka. Berita ini pun sampai kepada Nabi SAW. Setelah mendengar berita itu, beliau pun marah dan bersabda, “Aku hampir tidak menshalatinya.”

Sabtu, 29/04/2017 17:15 0