... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

“Mati Syahid”, Namun Masuk Neraka

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET – Mati syahid di jalan Allah adalah dambaan setiap mujahid  fi sabilillah juga cita-cita tertinggi setiap muslim  yang jujur dengan keimanannya. Karena tidak semua muslim  di dunia ini bangga dengan keislamannya, justru bangga  dengan hal lain yang merusak keimanannya.

Mati syahid di medan jihad menjadi dambaan karena didalamnya tersimpan keutamaan yang besar. Dalam sebuah hadits Rasulullah yang diriwayatkan Ibnu Majah disebutkan

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنِي بَحِيرُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِيكَرِبَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِلشَّهِيدِ عِنْدَ اللَّهِ سِتُّ خِصَالٍ يَغْفِرُ لَهُ فِي أَوَّلِ دُفْعَةٍ مِنْ دَمِهِ وَيُرَى مَقْعَدَهُ مِنْ الْجَنَّةِ وَيُجَارُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَيَأْمَنُ مِنْ الْفَزَعِ الْأَكْبَرِ وَيُحَلَّى حُلَّةَ الْإِيمَانِ وَيُزَوَّجُ مِنْ الْحُورِ الْعِينِ وَيُشَفَّعُ فِي سَبْعِينَ إِنْسَانًا مِنْ أَقَارِبِهِ

“Orang yg mati syahid mendapatkan enam hal di sisi Allah: Diampuni dosa-dosanya sejak pertama kali darahnya mengalir, diperlihatkan kedudukannya di surga, diselamatkan dari siksa kubur, dibebaskan dari ketakutan yg besar, dihiasi dgn perhiasan iman, dikawinkan dgn bidadari & dapat memberikan syafaat kepada tujuh puluh orang kerabatnya.” [HR. Ibnu Majah No.2789]

Untuk mendapatkan kesyahidan di medan laga, seorang mujahid harus rela meninggalkan semua yang berbau dunia. Meninggalkan semua harta benda,keluarga, kerabat dan sanak saudara untuk melakukan amalan yang keutamaannya tidak bisa disandingkan dengan amalan yang lain.

BACA JUGA  Tak Ingin Ada Perang Saudara, GNPF-MUI Tawarkan Rekonsiliasi

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata, “Wahai Rasulullah, amalan apakah yang (pahalanya) sebanding dengan Jihad fi Sabilillah?” Beliau menjawab, “Kalian tidak akan sanggup mengerjakannya.”

Mereka (para sahabat) mengulangi pertanyaan tersebut dua atau tiga kali, dan jawaban beliau atas setiap pertanyaan itu sama, “Kalian tidak akan sanggup mengerjakannya.” Kemudian setelah yang ketiga beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

مَثَلُ الْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ الصَّائِمِ الْقَائِمِ الْقَانِتِ بِآيَاتِ اللَّهِ لَا يَفْتُرُ مِنْ صِيَامٍ وَلَا صَلَاةٍ حَتَّى يَرْجِعَ الْمُجَاهِدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ تَعَالَى

“Perumpamaan seorang mujahid Fi Sabilillah adalah seperti orang yang berpuasa yang mendirikan shalat lagi lama membaca ayat-ayat Allah. Dan dia tidak berhenti dari puasa dan shalatnya, sehingga seorang mujahid fi sabilillah Ta’ala pulang.” (Muttafaq ‘Alaih)

Maka, sungguh sangat beruntung bagi insan yang diberi kesempatan Allah berjihad. Karena ia diberi kesempatan untuk mereguk pahala besar dari amalan yang paling tinggi. Sungguhlah sangat mulia bagi insan yang mampu berjihad di jalan-Nya. Karena ketika ia mati syahid, maka keutamaan yang luar biasa akan diraihnya.

Namun, ada suatu keadaan dimana jihad tidak mengantarkannya pada derajat syuhada. Secara dhahir memang ia gugur di medan juang di barisan mujahidin. Tetapi, status mati syahid hanya ia dapatkan dari apa yang terlihat semata. Di akhirat, dirinya akan dilemparkan ke neraka yang menyala-nyala.

Baca halaman selanjutnya: Kategori Orang yang Gugur di...

Halaman Selanjutnya 1 2
... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Jadi Tahu : Sosial Media dalam Islam

KIBLAT.NET – Sosial media kini menjadi sebuah gaya hidup masyarakat yang sudah melekat kuat. Tak...

Sabtu, 29/04/2017 18:21 0

Khazanah

Hampir Saja Jenazahnya Tidak Dishalatkan Oleh Nabi

seorang lelaki memerdekakan enam budaknya ketika hendak meninggal. Padahal ia tidak memiliki harta selain mereka. Berita ini pun sampai kepada Nabi SAW. Setelah mendengar berita itu, beliau pun marah dan bersabda, “Aku hampir tidak menshalatinya.”

Sabtu, 29/04/2017 17:15 0

Indonesia

Menag Minta Masyarakat Aktif Awasi Konten Ceramah

Karena bersifat imbauan, Menteri Agama meminta semua pihak turut mengawal seruan tentang ceramah di rumah ibadah yang disampaikan Kementerian Agama. Masyarakat punya tanggung jawab menjaga rumah ibadah dari hal negatif.

Sabtu, 29/04/2017 13:45 2

Suriah

AS dan Inggris Sponsori Proposal Pembentukan Negara di Suriah Selatan

Amerika Serikat dan Inggris dikabarkan mensponsori propsal pembentukan negara sendiri di Suriah Selatan, yang berbatasan dengan Yordania. Negara ini terlepas dari Damaskus dan juga pemerintahan oposisi.

Sabtu, 29/04/2017 12:57 0

Suriah

Militer AS Patroli di Lokasi Pertempuran Milisi Kurdi-Tentara Turki

Militer AS berpatroli, Jumat (28/04), di daerah di provinsi Hasakah yang dikontrol milisi Kurdi. Patroli ini dilakukan setelah terjadi pertempuran antara militer Turki dan milisi Kurdi di perbatasan.

Sabtu, 29/04/2017 10:47 0

Palestina

Puluhan Terluka di Aksi Solidaritas Mogok Makan Tahanan Palestina

Lembaga kemanusiaan Hilal Ahmar Palestina melaporkan bahwa petugasnya telah menangani sedikitnya 55 korban luka-luka di sejumlah lokasi bentrok antara peserta aksi dan pasukan keamanan Israel di Tepi Barat. Rinciannya, sembilan korban terkena peluru tajam, enam terterjang peluru karet dan sisanya akibat gas air mata.

Sabtu, 29/04/2017 09:40 0

Afghanistan

Hari Pertama Operasi Mansouri, Taliban Raih Kemajuan

Serangan musim semi yang dideklarasikan oleh Imarah Islamiyah Afghanistan pada Jumat (28/04) meraih kemajuan di hari pertama.

Sabtu, 29/04/2017 09:34 1

Indonesia

Menag Mengaku Sudah Minta Masukan Ulama Soal Seruan Ceramah

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menerbitkan seruan tentang ceramah di rumah ibadah yang berisi 9 poin.‎ Lukman mengaku sebelum menerbitkan seruan itu sudah meminta masukan secara informal kepada kalangan ulama.

Sabtu, 29/04/2017 08:44 1

Indonesia

Timbulkan Konflik Jadi Alasan Menag Keluarkan Maklumat Ceramah Agama

Langkah ini diambil mengingat mayoritas rumah ibadah di Indonesia dibangun dan dikelola oleh masyarakat, bukan pemerintah.

Sabtu, 29/04/2017 08:15 1

Indonesia

Calon Jemaah Haji Dihimbau untuk Mempersiapkan Diri

Persiapan itu meliputi kesiapan fisik maupun kesiapan mental agar dapat menjalankan haji secara baik.

Sabtu, 29/04/2017 07:55 0