... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ahok Baca Nota Pembelaan, Begini Isinya

Foto: Sidang Ahok ke-21, Selasa 25/4/2017

KIBLAT.NET, Jakarta – Sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Basuki Tjahaja Purnama, Selasa (25/04), mengagendakan pembacaan pledoi. Ahok mengatakan bahwa dirinya tidaklah menistakan agama, hal ini tertuang pada nota pembelaannya yang berjudul ‘Tetap Melayani Walau Difitnah’.

Di hadapan majelis hakim, Ahok menyatakan bahwa dirinya tidak menistakan agama, ia turut mengutip tuntutan jaksa yang menyatakan bahwa dirinya terbukti tidak melakukan penistaan agama.

“Berdasar pada tuntutan JPU yang menyatakan saya tidak terbukti bersalah pada kasus penistaan agama ini, maka saya yakin saya bukan penista agama. Saya juga tidak menghina suatu golongan apapun. Banyak yang bilang saya adalah korban fitnah, bahkan jaksa pun bilang ini adalah fitnah dari Buni Yani,” kata Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Ahok beralasan bahwa ia menjadi korban fitnah berdasar pada orang-orang yang menyaksikan langsung pidatonya di Kepulauan Seribu, yang tidak mempermasalahkan pidato tersebut.

“Tidak ada satupun orang di sana yang merasa terhina dan tersinggung dalam pidato saya, bahkan ketika ada forum tanya jawab, tidak ada yang mempermasalahkannya, bahkan ketika ada dialog dan wawancara dengan orang di Kepulauan Seribu,” ungkapnya.

Ia pun menyatakan bahwa kasus ini menjadi besar karena sejak 9 hari berlalu. Ada Buni Yani yang memposting potongan video pidato tersebut di media sosial. Ia mengaku ada potongan dan penambahan dalam video tersebut yang kemudian ia menilai ada oknum-oknum yang melaporkan dirinya ke kepolisian.

BACA JUGA  Musisi Hijrah Minta Jam Pelajaran Agama Anak Sekolah Ditambah

“Ada tambahan kalimat yang sangat provokatif, lalu kemudian ada orang-orang yang merasa terhina dengan pidato tersebut, padahal mereka tidak mendengar langsung, bahkan melihat secara utuh video pidato saya,” ujarnya diiringi sedikit tawa.

Ahok didakwa dengan pasal 156 dan pasal 156 a atas dugaan penistaan agama. Dakwaan itu ditujukan kepadanya terkait pernyataannya di Kepulauan Seribu yang menyebut Al Maidah 51.

Dalam persidangan sebelumnya, tim jaksa penuntut umum menuntut Ahok dengan hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun. Ketua JPU, Ali Mukartono menilai Ahok terbukti bersalah dan terjerat pidana Pasal alternatif 156 tentang Penodaan Agama.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Kesehatan Pemimpin Aksi Mogok Makan Tahanan Palestina Kian Memburuk

Pada Senin (24/04), Barghoti dan kawan-kawan sudah memasuki hari kedelapan tidak makan. Dia juga masih menolak ditangani medis.

Selasa, 25/04/2017 10:00 0

Amerika

AS Ngotot Tuding Taliban Disenjatai Rusia

Menurut kantor berita Associated Press, seorang pejabat militer senior AS yang berbicara tanpa menyebut nama itu mengatakan bahwa Rusia telah memberikan senapan mesin dan senjata ringan lainnya kepada Taliban di Kabul.

Selasa, 25/04/2017 09:40 0

Suriah

Buntut Serangan Kimia Khan Sheykhun, AS Sanksi 271 Pegawai SSRC Rezim Assad

"Karyawan ditunjuk karena mereka memiliki keahlian di bidang kimia dan bidang terkait, atau telah bekerja mendukung program senjata kimia setidaknya sejak 2012," katanya pada Senin (24/04).

Selasa, 25/04/2017 09:10 0

Yaman

Pemberontak Syiah Hutsi Hadang Bantuan ke Provinsi Taiz

Menteri Administrasi Lokal Yaman Abdul-Raqib Saif Fateh menyatakan, milisi Syiah Hutsi dan pasukan mantan presiden Ali Abdullah Saleh telah melarang masuknya 200 truk bantuan ke provinsi Taiz dan kini terkepung di Yaman tengah.

Selasa, 25/04/2017 08:48 0

Prancis

Macron dan Le Pen Maju ke Putaran Dua Pemilu Perancis

Hasil penghitungan akhir Kementerian Dalam Negeri Perancis, Senin (24/04), menunjukkan Emmanuel Macron dan Marine Le Pen mendapat suara terbanyak dari 11 kandidat presiden Perancis. Keduanya dijadwalkan akan bersaing kembali pada 7 Mei mendatang dalam putaran kedua.

Senin, 24/04/2017 19:48 0

Afghanistan

Taliban Serbu Markas Militer Menewaskan 50 Lebih Tentara Afghanistan

Imarah Islam Taliban dilaporkan kembali melancarkan serangan ganda paling mematikan dalam setahun terakhir ini terhadap pasukan militer Afghan.

Senin, 24/04/2017 18:00 0

Afrika

Ranjau Darat Al-Syabaab Tewaskan 10 Tentara di Utara Somalia

Pejabat Somalia mengatakan sedikitnya 10 tentara tewas dan lebih dari delapan lainnya luka-luka akibat serangan ranjau darat yang menghantam sebuah kendaraan militer pada hari Ahad, (23/04) kemarin.

Senin, 24/04/2017 17:40 0

Suara Pembaca

Menunda dan Kerugian Nyata

Namun, kendati kita telah mengetahui bahwa kebiasaan menghambur-hamburkan waktu dengan salah satunya; menunda-nunda pekerjaan adalah suatu hal yang mengandung lebih banyak konsekuensi negatif dibandingkan dengan positifnya.

Senin, 24/04/2017 14:53 0

Yaman

Kamp Militer Yaman Kembali Jadi Target Ledakan, 10 Tentara Tewas

Menurut sumber militer Yaman, pada Ahad (23/04) bahwa ada ledakan yang terjadi di sebuah kamp militer di kota Aden, Yaman selatan.

Senin, 24/04/2017 11:43 0

Mesir

Hubungan Saudi dan Mesir Kembali Membaik, Al-Sisi Kunjungi Raja Salman

"Kedua belah pihak sepakat tentang perlunya pengembangan hubungan antara kedua negara di berbagai bidang, peluang investasi dan kerja sama sebagai negara saudara," demikian kata pernyataan kantor presiden Mesir, seperti dilansir Reuters Arabic.

Senin, 24/04/2017 10:47 0

Close