... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

TPM: Jaksa Ambil Wewenang Hakim Memvonis Ahok

Foto: Farid Ghozali, kuasa hukum dari Tim Pengacara Muslim.

KIBLAT.NET, Jakarta – Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama nampaknya menimbulkan reaksi keras dari pengacara dan pengamat hukum. Tak terkecuali dari advokat yang konsen membela isu umat Islam, yaitu Tim Pengacara Muslim.

Farid Ghozaly, salah satu advokat yang tergabung dalam Tim Pengacara Muslim menilai, bahwa tuntutan yang dijatuhkan JPU dalam sidang Ahok yang sempat tertunda karena Pilkada DKI putaran kedua ini, lebih mirip vonis hakim daripada tuntutan jaksa.

“Selama ini, jaksa nggak pernah menuntut seperti itu, tuntutan seperti ink malah lebih cenderung mirip vonis, dan itu wewenang hakim. Jaksa ambil wewenang hakim kalau gitu,” ungkapnya saat dihubungi Kiblat.net, Sabtu (22/4).

Advokat yang juga menangani kasus Sekjen FUI, Al-Khattath ini mengatakan, bahwa tuntutan ini juga tidak mencerminkan rasa keadilan bagi pelapor dan masyarakat muslimin yang mengawal kasus ini.

“Karena ini hukuman ringan sekali. Artinya setahun penjara pun tidak akan dijalani jika selama 2 tahun tidak melanggar ketentuan pidana, atau melanggar pidana yang sama selama masa percobaan itu,” terangnya.

Sebelumnya, sebagaimana dikutip dari Republika.co.id, Jaksa penuntut umum (JPU) membacakan tuntutan terhadap ahok sehari usai Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, Kamis (20/4).

JPU menilai, Ahok tidak terbukti melakukan penodaan agama seperti dalam dakwaan Pasal 156a KUHP. Ahok hanya dituntut dakwaan alternatif Pasal 156 KUHP karena melakukan tindak pidana di muka umum, menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap satu golongan dengan tuntutan pidana satu tahun penjara, dengan masa percobaan dua tahun.

BACA JUGA  Syaikh Gaza Seru Pemimpin Dunia Putuskan Hubungan dengan Israel

Menurut JPU, berdasarkan dari fakta hukum selama persidangan berlangsung, disimpulkan tidak adanya niat terdakwa tersebut melakukan penodaan agama seperti dalam dakwaan.

 

Reporter: Muhammad Jundi
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

Kamp Militer Yaman Kembali Jadi Target Ledakan, 10 Tentara Tewas

Menurut sumber militer Yaman, pada Ahad (23/04) bahwa ada ledakan yang terjadi di sebuah kamp militer di kota Aden, Yaman selatan.

Senin, 24/04/2017 11:43 0

Mesir

Hubungan Saudi dan Mesir Kembali Membaik, Al-Sisi Kunjungi Raja Salman

"Kedua belah pihak sepakat tentang perlunya pengembangan hubungan antara kedua negara di berbagai bidang, peluang investasi dan kerja sama sebagai negara saudara," demikian kata pernyataan kantor presiden Mesir, seperti dilansir Reuters Arabic.

Senin, 24/04/2017 10:47 0

Video News

Papua dan Peradaban Islam Indonesia

KIBLAT.NET – Papua. Bagaimana saat orang tidak mengenal agama. Di tempat inilah kita melahirkan ulama....

Senin, 24/04/2017 10:22 0

Palestina

Aksi Mogok Makan Tahanan Palestina Masuki Hari Ketujuh

Aksi Kebebasan dan Martabat digulirkan tahanan Palestina di penjara Israel untuk menuntut perlakuan layak. Mereka melakukan aksi ini dengan mogok makan massal.

Senin, 24/04/2017 10:00 0

Turki

Turki Berencana Rekonstruksi Puluhan Masjid di Suriah

Menurut kepala yayasan Diyanet Turki, Mustafa Tutkun, yayasannya berencana untuk bekerja sama dengan Perdana Menteri Ankara guna membangun dan memperbaiki 66 masjid di Suriah.

Senin, 24/04/2017 09:26 0

Yaman

Drone AS Tewaskan 5 Anggota AQAP dan 3 Sipil di Yaman Selatan

Sedikitnya tujuh orang, tiga di antara sipil, tewas akibat serangan udara pesawat tanpa awak AS menargetkan para pejuang Al-Qaidah Yaman (AQAP) di Yaman tenggara, Ahad (23/04).

Senin, 24/04/2017 09:00 0

Opini

Menunda dan Kerugian Nyata

"Waktu tanpa amal seperti sebuah kehidupan tanpa makna".

Senin, 24/04/2017 08:34 0

Arab Saudi

Putra Raja Salman Diangkat Jadi Dubes Saudi untuk AS

Arab Saudi menunjuk putra Raja Salman yang menjadi pilot angkatan udara sebagai duta besar untuk Amerika Serikat, yang saat ini di bawah kepemimpinan Presiden Donal Trump.

Ahad, 23/04/2017 13:42 0

Syam

Istri PM Israel Dijerat Kasus Korupsi, Uang Negara untuk Belanja Pribadi

Polisi Israel mendakwa istri Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, terkait kasus korupsi. Demikian dilaporkan Channel 10 Israel pada Jum'at (21/04).

Ahad, 23/04/2017 13:06 0

Asia

Kelompok Hindu “Pelindung Sapi” Serang Satu Keluarga Muslim di Kashmir

Kelompok sayap kanan Hindu menyerang lima anggota keluarga, termasuk seorang gadis kecil di Jammu dan Kashmir pada Jum'at (22/04) malam. Insiden penyerangan tepatnya terjadi di distrik Reasi, wilayah Talwara, sekitar 80 kilometer (50 mil) dari kota Jammu.

Ahad, 23/04/2017 12:37 0

Close