... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Aksi Mogok Makan Tahanan Palestina Masuki Hari Ketujuh

Foto: Aksi solidaritas yang dilakukan warga Palestina di luar penjara

KIBLAT.NET, Al Quds – Komite Media untuk Aksi “Mogok Kebebasan dan Martabat” mengatakan bahwa sebanyak 40 tahanan Palestina di penjara Megido mengumumkan bergabung aksi yang sudah diikuti 1500 lebih tahanan Palestina itu. Aksi ini telah mamasuki hari ketujuh berturut-turut.

Aksi Kebebasan dan Martabat digulirkan tahanan Palestina di penjara Israel untuk menuntut perlakuan layak. Mereka melakukan aksi ini dengan mogok makan massal.

Awalnya hanya enam tahanan di penjara Megido yang ikut aksi ini. Pihak penjara segera memindahkan mereka ke sel isolasi. Tak disangka pemindahan itu justeru membuat sebanyak 34 tahanan lainnya mengikuti jejak rekannya tersebut sehari kemudian.

“Sekelompok tahanan baru bergabung ke aksi Mogok Kebebasan dan Martabat,” kata ketua Dewan Tahanan Penjara Megido, Isa Qaraqe.

Dia menambahkan bahwa puluhan tahanan itu menegaskan melanjutkan aksi ini sampai tuntutan mereka dipenuhi. Sampai saat ini, pihak penjara menolak bernegosiasi dengan para tahanan membahas tuntutan yang diminta.

Bahkan, lanjutnya, penjajah melakukan tindakan represif dan sewenang-wenang. Tahanan yang ikut aksi segera dipindahkan ke sel isolasi. Pengacara tidak boleh menjenguk. Penggeledahan sel tanpa rasa kemanusiaan terus digencarkan.

“Pemerintah Israel bertanggung jawab penuh akibat yang akan terjadi dari aksi ini,” pungkasnya.

Aksi mogok makan para tahanan Palestina ini dimulai bertepatan dengan hari Tahanan Palestina pada Ahad (16/04). Sebanyak 1500 tahanan mengumumkan mengikuti aksi tersebut. Ini merupakan aksi mogok makan terbesar sejak 2012, di mana diikuti sebanyak 2500 tahanan.

BACA JUGA  Palestina Rugi Rp35,3 Triliun Per Tahun Akibat Penjajahan Israel

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Hayat

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Menunda dan Kerugian Nyata

"Waktu tanpa amal seperti sebuah kehidupan tanpa makna".

Senin, 24/04/2017 08:34 0

Indonesia

Komentari Ahok, Bocah Papua: Dia Sebut Al-Quran Tipu-tipu

Siapa sangka kasus penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta, Ahok menjadi perhatian warga Papua.

Senin, 24/04/2017 06:05 0

Indonesia

Sulit Hilangkan Kebiasaan Buruk? Coba Cara Ini!

Setiap dari kita mungkin memiliki kebiasaan buruk masing-masing. Baik dalam hal kesehatan, perilaku, bahkan dalam ibadah atau amaliyah. Disadari atau tidak, tentunya kebiasaan buruk tersebut menimbulkan dampak yang buruk pula. Baik terhadap diri sendiri ataupun orang-orang di sekitar.

Ahad, 23/04/2017 14:17 0

Indonesia

AFKN Gelar Lomba “Anak Hebat”, Ratusan Anak Bersemangat Mengikuti

Empat ratus anak dari berbagai kampung di Kabupaten Fakfak mengikuti lomba 'Anak Hebat' yang diselenggarakan oleh Al-Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN). Lomba ini dimulai usai shalat Shubuh di Masjid Agung Baitul Makmur.

Ahad, 23/04/2017 11:40 0

Indonesia

IPW Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Anggotanya

Presidium Indonesian Police Watch (IPW), Neta S Pane meminta Kapolri untuk mengevaluasi kinerja anggotanya terkait kaburnya 24 tahanan dalam sepekan di Jawa Timur. Selain itu, tindakan tegas juga harus diberikan kepada kepala tahanan dan kapolsek atau kapolres setempat selaku penaggung jawab langsung.

Ahad, 23/04/2017 09:38 0

Indonesia

Tangis Pecah saat Murid-murid Ponpes AFKN Bertemu Orang Tua Mereka

Air mata Muhammad Isro Rahmaddin Kuaras tumpah tak terbendung. Ia menjabat tangan ibunya, dan meletakkan persis di wajahnya. Demikian juga sang ibu, sesekali menggunakan kain kerudungnya untuk mengusap air mata.

Ahad, 23/04/2017 08:43 0

Indonesia

24 Tahanan di Jatim Kabur, IPW: Aparat Abaikan Tanggung Jawabnya

Kaburnya 24 tahanan dari 2 polsek selama sepekan terakhir di wilayah hukum Polda Jawa Timur menjadi perhatian serius dari Indonesian Police Watch (IPW).

Ahad, 23/04/2017 08:05 0

Indonesia

Begini Penjelasan Hukuman Percobaan yang Dituntutkan kepada Ahok

Disebutkan bahwa tuntutan jaksa berupa hukuman penjara 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun. Hal ini diterangkan oleh Amalia bahwa pidana percobaan disamakan dengan pidana bersyarat, yang artinya, pidana tidak dijatuhkan dengan syarat terdakwa tidak mengulangi perbuatan yang didakwakan tersebut.

Sabtu, 22/04/2017 21:14 0

Indonesia

Tuntutan Ringan terhadap Ahok Dinilai Berpotensi Sebabkan Konflik Sosial

Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, Basir Hasibuan menilai bahwa tuntutan yang dijatuhkan pada terdakwa penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama dengan tuntutan berupa satu tahun penjara dengan masa percobaan selama dua tahun sangat mengejutkan masyarakat Indonesia, khususnya Ummat Muslim.

Sabtu, 22/04/2017 20:45 1

Indonesia

Tuntuan Percobaan Terhadap Ahok Sama Seperti Bukan Hukuman

"Sehingga sangat tidak tepat apabila terdakwa penodaan agama yang pada faktanya telah menyebabkan terganggunya ketertiban umum hanya diberikan hukuman percobaan karena pada praktiknya sangat mungkin penghukuman bersyarat ini sama sekali tidak dirasakan sebagai hukuman," pungkasnya.

Sabtu, 22/04/2017 19:46 0

Close