... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kelompok Hindu “Pelindung Sapi” Serang Satu Keluarga Muslim di Kashmir

Foto: Sapi di jalanan India.

KIBLAT.NET, Kashmir – Kelompok sayap kanan Hindu menyerang lima anggota keluarga, termasuk seorang gadis kecil di Jammu dan Kashmir pada Jum’at (22/04) malam. Insiden penyerangan tepatnya terjadi di distrik Reasi, wilayah Talwara, sekitar 80 kilometer (50 mil) dari kota Jammu.

Kepala polisi daerah, Shesh Paul Vaid, menyebut bahwa para penyerang adalah gerombolan preman. Namun, korban mengatakan mereka adalah kelompok “pelindung sapi”. “Para penyerang menggunakan tongkat besi untuk memukuli dan juga mengambil semua ternak,” imbuh korban.

Pejabat polisi lainnya mengkonfirmasi bahwa kelompok bertindak main hakim sendiri dengan melakukan serangan. Sumber polisi, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan enam penyerang telah diidentifikasi.

Seorang gadis berusia 10 tahun dilaporkan mengalami sejumlah patah tulang. Dia dirawat di rumah sakit. Naseem Begam, salah satu korban selamat, memberikan memberi gambaran serangan yang mereka terima.

“Mereka memukul kami dengan kejam, entah bagaimana, kami berhasil melarikan diri dari sana. Salah satu anak kami, anak berusia 10 tahun, masih hilang. Tahu apakah dia hidup atau mati,” katanya kepada saluran berita India NDTV.

“Mereka bahkan memukuli orang-orang tua kami dengan sangat buruk. Mereka ingin membunuh kami dan melemparkan mayat kita ke sungai,” imbuhnya.

Satu keluarga ini adalah penduduk nomaden. Mereka mengakui memiliki 16 ekor sapi, selain kambing dan domba. Polisi berjanji akan melakukan tindakan tegas terhadap para penyerang. Meskipun sejauh ini belum ada laporan penangkapan.

Baru-baru ini, beberapa laporan menyebutkan kelompok “pelindung sapi” telah menyebar menyebarkan teror di kalangan komunitas Muslim minoritas di India utara. Beberapa Muslim telah dibunuh dan diserang dalam insiden serupa karena tuduhan makan daging sapi atau mengangkut sapi. Diketahui, sapi bagi penganut Hindu dianggap sebagai hewan suci.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: World Bulletin

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

AFKN Gelar Lomba “Anak Hebat”, Ratusan Anak Bersemangat Mengikuti

Empat ratus anak dari berbagai kampung di Kabupaten Fakfak mengikuti lomba 'Anak Hebat' yang diselenggarakan oleh Al-Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN). Lomba ini dimulai usai shalat Shubuh di Masjid Agung Baitul Makmur.

Ahad, 23/04/2017 11:40 0

Indonesia

IPW Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Anggotanya

Presidium Indonesian Police Watch (IPW), Neta S Pane meminta Kapolri untuk mengevaluasi kinerja anggotanya terkait kaburnya 24 tahanan dalam sepekan di Jawa Timur. Selain itu, tindakan tegas juga harus diberikan kepada kepala tahanan dan kapolsek atau kapolres setempat selaku penaggung jawab langsung.

Ahad, 23/04/2017 09:38 0

Indonesia

Tangis Pecah saat Murid-murid Ponpes AFKN Bertemu Orang Tua Mereka

Air mata Muhammad Isro Rahmaddin Kuaras tumpah tak terbendung. Ia menjabat tangan ibunya, dan meletakkan persis di wajahnya. Demikian juga sang ibu, sesekali menggunakan kain kerudungnya untuk mengusap air mata.

Ahad, 23/04/2017 08:43 0

Indonesia

24 Tahanan di Jatim Kabur, IPW: Aparat Abaikan Tanggung Jawabnya

Kaburnya 24 tahanan dari 2 polsek selama sepekan terakhir di wilayah hukum Polda Jawa Timur menjadi perhatian serius dari Indonesian Police Watch (IPW).

Ahad, 23/04/2017 08:05 0

Indonesia

Begini Penjelasan Hukuman Percobaan yang Dituntutkan kepada Ahok

Disebutkan bahwa tuntutan jaksa berupa hukuman penjara 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun. Hal ini diterangkan oleh Amalia bahwa pidana percobaan disamakan dengan pidana bersyarat, yang artinya, pidana tidak dijatuhkan dengan syarat terdakwa tidak mengulangi perbuatan yang didakwakan tersebut.

Sabtu, 22/04/2017 21:14 0

Indonesia

Tuntutan Ringan terhadap Ahok Dinilai Berpotensi Sebabkan Konflik Sosial

Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, Basir Hasibuan menilai bahwa tuntutan yang dijatuhkan pada terdakwa penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama dengan tuntutan berupa satu tahun penjara dengan masa percobaan selama dua tahun sangat mengejutkan masyarakat Indonesia, khususnya Ummat Muslim.

Sabtu, 22/04/2017 20:45 1

Indonesia

Tuntuan Percobaan Terhadap Ahok Sama Seperti Bukan Hukuman

"Sehingga sangat tidak tepat apabila terdakwa penodaan agama yang pada faktanya telah menyebabkan terganggunya ketertiban umum hanya diberikan hukuman percobaan karena pada praktiknya sangat mungkin penghukuman bersyarat ini sama sekali tidak dirasakan sebagai hukuman," pungkasnya.

Sabtu, 22/04/2017 19:46 0

Tarbiyah Jihadiyah

Tingkatan Manusia Dalam Menghadapi Tipu Daya Setan

Memperjuangkan Islam merupakan amalan yang memerlukan keistiqomahan dan kesabaran dalam menapaki setiap anak tangganya. Sementara itu setan selalu mengintai seorang aktifis, menunggu waktu lengahnya. Saat seorang aktifis lalai, seketika itu pula setan dengan sigap mencoba menggelincirkan kakinya.

Sabtu, 22/04/2017 19:45 0

Indonesia

Da’i Cilik AFKN Asal Papua Ini Bercita-cita Jadi Ulama

"Karena kita hidup di dunia ini cuman sementara yang hidup kekal abadi itu di akhirat. Maka dari sekarang kita semua teman-teman saya sekalian kita semua berlomba-lombalah dalam kebaikan," tukasnya.

Jum'at, 21/04/2017 18:15 0

Indonesia

Gelar Subuh Berjamaah, AFKN Kerahkan Imam Cilik

Uniknya, untuk imam salat subuh tersebut, AFKN mengerahkan da'i-da'i cilik, yang kisaran usia belasan tahun. Para da'i tersebut memang santri dari Pesantren AFKN yang berada di Bekasi.

Jum'at, 21/04/2017 15:40 0

Close