... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tuntutan Ringan terhadap Ahok Dinilai Berpotensi Sebabkan Konflik Sosial

Foto: Umat Islam di Indonesia akan menggelar reuni 212 Jilid II. Momentum Aksi Bela Islam pada 2 Desember 2017. Foto: Ratusan ribu kaum Muslimin berkumpul di lapangan Monumen Nasional saat Aksi 212.

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, Basir Hasibuan menilai bahwa tuntutan yang dijatuhkan pada terdakwa penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama dengan tuntutan berupa satu tahun penjara dengan masa percobaan selama dua tahun sangat mengejutkan masyarakat Indonesia, khususnya Ummat Muslim.

“Semua masyarakat khususnya muslim dan pengamat hukum terkejut akan tuntutan jaksa terhadap Ahok. Selama sejarahnya di NKRI ini, belum pernah ada pelaku penistaan agama yang dihukum ringan,” ungkapnya melalui rilis yang diterima Kiblat.net, Jum’at (21/4).

Ia mengatakan, bahwa tak hanya dirinya, namun juga banyak orang yang berprasangka ada kekuatan besar yang sedang melindungi Ahok. “Dari kasus dia tidak ditahan padahal sudah terdakwa, tidak dinonaktifkan sebagai gubernur DKI, sampai tuntutan yang hanya satu tahun,” ungkapnya.

Lantas, ia menyebut bahwa kejadian ini membuat Pemuda Muhammadiyah berang. Kondisi ini, lanjutnya jika tak disikapi dengan arif maka akan menimbulkan gejolak sosial di masyarakat.

“Sama saja secara tidak langsung, penegak hukum di negeri ini membiarkan munculnya penista-penista baru dikemudian hari,” ungkapnya.

Lantas, dengan adanya penista penista agama lainnya, berkaca pada perlakuan penegak hukum yang seperti ini maka akan mengakibatkan munculnya tindakan main hakim sendiri di negeri ini.

“Masyarakat tidak yakin lagi dengan aparat penegak hukum, kepercayaannya runtuh. Bisa saja muncul pemikiran kalau ada yang menista agama islam mari kita gunakan hukum islam karena hukum kita sudah ditumpangi kepentingan penguasa,” terangnya.

BACA JUGA  Kemenag Sebut PMA Majelis Taklim untuk Permudah Salurkan Bantuan

Ia juga mengatakan, dengan tuntutan jaksa yang ringan seperti itu, bisa juga muncul anggapan di masyarakat bahwa jaksa secara tidak langsung menyuruh siapa saja boleh menghina agama lain dan nanti akan dikasih hukuman percobaan.

“Konflik antar agama tidak bisa terelakkan akibat keputusan ini jika pemimpin negeri ini tidak cepat bersikap. Akan sangat besar akibat yang ditimbulkan ketika hukum dalam kasus penistaaan agama dipermainkan,” ungkapnya.

“Kader Pemuda Muhammadiyah pada dasarnya siap untuk jihad dalam membela agamanya. Oleh karena itu kami meminta kepada pemimpin negeri ini dan pimpinan instansi penegak hukum untuk bertindak cepat dengan segala kearifan,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Tuntutan Ringan terhadap Ahok Dinilai Berpotensi Sebabkan Konflik Sosial”

  1. abdul aziz

    ahok dituntut hukuman ringan itu masih mendingan karena dia non muslim, semoga dapat hidayah dan masuk, yg disayangkan adalah muslim yg ketika dibacakan almaidah 51 dan dijatuhi hukuman kafir tapi dia malah menentang maka perumpamaannya sep0erti binatang ternak bahkan lebih sesat lagi…ini menjadi tanggung jawab pak Jokowi selaku imam negeri ini untuk mencerdaskan anak bangsa shg paham ” Ketuhanan yg maha esa”

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Taliban Serbu Pangkalan Militer Mazar i Sharif, Puluhan Tentara Tewas

Jubir kementerian pertahanan Dawlat Waziri membeberkan pada Jum'at (21/04) bahwa serangan ini terjadi di pangkalan militer Mazar i Sharif di Afghanistan selatan.

Sabtu, 22/04/2017 20:35 1

China

Cina-Iran Tanda Tangani Kontrak Desain Ulang Reaktor Nuklir

Sebuah perusahaan China dan Iran dilaporkan telah menyepakati kontrak pertama pembuatan reaktor nuklir.

Sabtu, 22/04/2017 20:17 1

Tarbiyah Jihadiyah

Tingkatan Manusia Dalam Menghadapi Tipu Daya Setan

Memperjuangkan Islam merupakan amalan yang memerlukan keistiqomahan dan kesabaran dalam menapaki setiap anak tangganya. Sementara itu setan selalu mengintai seorang aktifis, menunggu waktu lengahnya. Saat seorang aktifis lalai, seketika itu pula setan dengan sigap mencoba menggelincirkan kakinya.

Sabtu, 22/04/2017 19:45 0

Suriah

Bashar Assad Akui Kehilangan Setengah Kemampuan Pertahanan Udara

Serangan militan telah membuat kami kehilangan setengah kemampuan pertahanan udara. Rusia sangat membantu

Sabtu, 22/04/2017 17:34 0

Amerika

Di Amerika, Setiap Satu Setengah Menit Terjadi Kekerasan Seksual

Laporan ini dirilis oleh Jaringan Nasional AS untuk Memantau Pemerkosaan, Pelecehan dan Inses, seperti dilansir koran USA Today pada Jumat (21/04). Tak hanya perempuan, korbannya juga kaum laki-laki.

Sabtu, 22/04/2017 14:04 0

China

Cina Desak Pelajar Muslim Uighur Di Luar Negeri Pulang atau Keluarga Mereka Dipenjara

Kebijakan represif dan diskriminatif pemerintah komunis Cina terhadap warga Muslim Uighur telah lama menjadi keprihatinan masyarakat internasional.

Sabtu, 22/04/2017 07:32 0

Malaysia

Mufti Perlis Tak Ingin Dr Zakir Naik Dideportasi ke India

Mufti negara bagian Perlis Mohd Asri Zainul Abidin meminta agar pemerintah Malaysia tidak menerima permintaan deportasi Zakir Naik ke India.

Sabtu, 22/04/2017 07:01 0

Asia

India Resmi Keluarkan Surat Perintah Penangkapan terhadap Dr Zakir Naik

Pengadilan khusus Badan Investigasi Nasional India (NIA) resmi mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Dr Zakir Naik.

Sabtu, 22/04/2017 05:04 1

Suriah

Duar… Pasukan Assad Injak Ranjau, Jihadis Suriah Raih Kemajuan di Hama dan Daraa

Sejumlah tentara Assad tewas setelah mereka memasuki ladang ranjau yang dibangun jihadis Suriah di dekat Taibat al-Imam, sebelah utara Hama, Kamis (20/04).

Jum'at, 21/04/2017 23:13 0

Turki

Erdogan Sebut Milisi Syiah “Al-Hashd Al-Shaabi” Teroris, Iraq Bereaksi

Al-Hashd Al-Shaabi adalah organisasi bersenjata payung militer Iraq yang didominasi milisi Syiah yang setia kepada Iran. Menurut laporan lembaga pengawas Hak Asasi Manusia, HRW (Human Right Watch) organisasi Syiah ini telah melakukan sejumlah kejahatan terkait kemanusiaan, seperti menculik dan membunuh, membakar rumah dan toko, serta masjid-masjid milik warga Sunni.

Jum'at, 21/04/2017 22:05 0

Close