... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tuntuan Percobaan Terhadap Ahok Sama Seperti Bukan Hukuman

Foto: Jaksa Penuntut Umum selama persidangan Kasus Penistaan Agama dengan Tersangka Ahok

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Pusat Advokasi Hak Asasi Manusia (PAHAM) Jakarta, Nurul Amalia, S.H menilai tuntutan yang telah dibacakan JPU terhadap terdakwa penista agama, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok telah mencederai rasa keadilan masyarakat. Ahok hanya dituntut satu penjara dengan masa percobaan dua tahun.

“Dalam proses hukum terhadap perkara penodaan agama, biasanya terdakwa selalu dapat dipastikan tuntutan hukuman minimalnya 3 tahun, dalam perkara ini sangat disayangkan JPU hanya menggunakan Pasal 156 KUHP bukan Pasal 156 a KUHP sebagaimana dakwaannya, yaitu menistakan agama,” ungkapnya melalui rilis yang diterima Kiblat.net, Sabtu (22/4).

Lebih lanjut, Amalia mempermasalahkan penggunaan pasal yang dikenakan sebagai tuntutan adalah pasal 156 KUHP dimana hanya berkaitan dengan hal-hal yang dinilai meresahkan masyarakat, sedangkan dalam dakwaan disebut pasal 156 a KUHP tentang penistaan terhadap agama.

“Rasanya tidak tepat untuk jenis kejahatan yang dilakukan oleh terdakwa yang telah menimbulkan kegaduhan dan ketidaktenangan dalam masyarakat hanya dituntut dengan hukuman pidana percobaan,” ungkapnya.

Hal ini dikarenakan pidana percobaan seperti yang dituntut JPU terhadap terdakwa Ahok sangat tidak relevan dengan perbuatan terdakwa yang telah mmenyebabkan terganggunya ketertiban umum. Lebih lanjut mengenai aspek tujuan dari pemidanaan bersyarat ini sebenarnya lebih ditujukan pada resosialisasi terhadap pelaku tindak pidana daripada pembalasan terhadap kejahatannya.

“Sehingga sangat tidak tepat apabila terdakwa penodaan agama yang pada faktanya telah menyebabkan terganggunya ketertiban umum hanya diberikan hukuman percobaan karena pada praktiknya sangat mungkin penghukuman bersyarat ini sama sekali tidak dirasakan sebagai hukuman,” pungkasnya.

BACA JUGA  Tito Karnavian: Ormas Tidak Sesuai Pancasila Perlu Diluruskan

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Tarbiyah Jihadiyah

Tingkatan Manusia Dalam Menghadapi Tipu Daya Setan

Memperjuangkan Islam merupakan amalan yang memerlukan keistiqomahan dan kesabaran dalam menapaki setiap anak tangganya. Sementara itu setan selalu mengintai seorang aktifis, menunggu waktu lengahnya. Saat seorang aktifis lalai, seketika itu pula setan dengan sigap mencoba menggelincirkan kakinya.

Sabtu, 22/04/2017 19:45 0

Suriah

Bashar Assad Akui Kehilangan Setengah Kemampuan Pertahanan Udara

Serangan militan telah membuat kami kehilangan setengah kemampuan pertahanan udara. Rusia sangat membantu

Sabtu, 22/04/2017 17:34 0

Amerika

Di Amerika, Setiap Satu Setengah Menit Terjadi Kekerasan Seksual

Laporan ini dirilis oleh Jaringan Nasional AS untuk Memantau Pemerkosaan, Pelecehan dan Inses, seperti dilansir koran USA Today pada Jumat (21/04). Tak hanya perempuan, korbannya juga kaum laki-laki.

Sabtu, 22/04/2017 14:04 0

China

Cina Desak Pelajar Muslim Uighur Di Luar Negeri Pulang atau Keluarga Mereka Dipenjara

Kebijakan represif dan diskriminatif pemerintah komunis Cina terhadap warga Muslim Uighur telah lama menjadi keprihatinan masyarakat internasional.

Sabtu, 22/04/2017 07:32 0

Malaysia

Mufti Perlis Tak Ingin Dr Zakir Naik Dideportasi ke India

Mufti negara bagian Perlis Mohd Asri Zainul Abidin meminta agar pemerintah Malaysia tidak menerima permintaan deportasi Zakir Naik ke India.

Sabtu, 22/04/2017 07:01 0

Asia

India Resmi Keluarkan Surat Perintah Penangkapan terhadap Dr Zakir Naik

Pengadilan khusus Badan Investigasi Nasional India (NIA) resmi mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Dr Zakir Naik.

Sabtu, 22/04/2017 05:04 1

Suriah

Duar… Pasukan Assad Injak Ranjau, Jihadis Suriah Raih Kemajuan di Hama dan Daraa

Sejumlah tentara Assad tewas setelah mereka memasuki ladang ranjau yang dibangun jihadis Suriah di dekat Taibat al-Imam, sebelah utara Hama, Kamis (20/04).

Jum'at, 21/04/2017 23:13 0

Turki

Erdogan Sebut Milisi Syiah “Al-Hashd Al-Shaabi” Teroris, Iraq Bereaksi

Al-Hashd Al-Shaabi adalah organisasi bersenjata payung militer Iraq yang didominasi milisi Syiah yang setia kepada Iran. Menurut laporan lembaga pengawas Hak Asasi Manusia, HRW (Human Right Watch) organisasi Syiah ini telah melakukan sejumlah kejahatan terkait kemanusiaan, seperti menculik dan membunuh, membakar rumah dan toko, serta masjid-masjid milik warga Sunni.

Jum'at, 21/04/2017 22:05 0

Mesir

Mesir Bersiap Lakukan Militerisasi Sekolah Menengah Atas

Terdapat 15 sekolah menengah kejuruan di Mesir yang telah diubah menjadi akademi militer. Salah satu yang paling awal diubah di Dakahlia, sebuah provinsi di utara Kairo. Para siswa dari sekolah menengah kejuruan Al Bagour membuat parade bergaya militer saat kedatangan wakil menteri pendidikan pada tahun 2015. Hal itu dirayakan secara luas oleh para pejabat untuk menjadi contoh di negara-negara lain.

Jum'at, 21/04/2017 21:09 0

Amerika

AS: Rezim Suriah Masih Simpan Senjata Kimia

"Tanpa diragukan lagi, rezim Suriah masih menyimpan sebagian senjata kimianya," katanya di sela-sela kunjungan ke Israel, Jumat. Mattis memperingatkan Assad akan menggunakannya kembali.

Jum'at, 21/04/2017 20:30 0

Close