... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Begini Penjelasan Hukuman Percobaan yang Dituntutkan kepada Ahok

Foto: Foto Ahok saat jeda persidangan ke-17 (taufiq/kiblat)

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Pusat Advokasi Hak Asasi Manusia (PAHAM), Nurul Amalia menjelaskan terkait tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama.

Disebutkan bahwa tuntutan jaksa berupa hukuman penjara 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun. Hal ini diterangkan oleh Amalia bahwa pidana percobaan disamakan dengan pidana bersyarat, yang artinya, pidana tidak dijatuhkan dengan syarat terdakwa tidak mengulangi perbuatan yang didakwakan tersebut.

“Mengenai tuntutan pidana percobaan (voorwaardelijke), pada praktiknya pidana percobaan disamakan dengan pidana bersyarat, sehingga pidana bersyarat berkaitan dengan masa percobaan selama pidana bersyarat itu dilakukan, yakni suatu pidana tidak dijalani kecuali jika dikemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain, (salas satunya, red) karena si terpidana melakukan suatu tindak pidana lain sebelum masa percobaan yang ditentukan dalam perintah tersebut habis,” jelas Amalia melalui rilis yang diterima Kiblat.net, Sabtu (22/4).

Ia juga menjelaskan pengertian percobaan hukuman ini sebagaimana tertera dalam Pasal 14 huruf a KUHP, yang menyatakan ‘Apabila hakim menjatuhkan pidana paling lama satu tahun atau pidana kurungan, tidak termasuk pidana kurungan pengganti maka dalam putusannya hakim dapat memerintahkan pula bahwa pidana tidak usah dijalani, kecuali jika di kemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain, disebabkan karena si terpidana melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan yang ditentukan dalam perintah tersebut di atas habis, atau karena si terpidana selama masa percobaan tidak memenuhi syarat khusus yang mungkin ditentukan lain dalam perintah itu’.

BACA JUGA  Tito Karnavian: Ormas Tidak Sesuai Pancasila Perlu Diluruskan

“Dengan artian, Ahok dituntut bebas jika selama 2 tahun setelah vonis (berdasar tuntutan jaksa, red) dia tidak mengulangi tindak pidana penodaan agama. Atau dengan lata lalin, jika dalam 2 tahun Ahok melakukan tindak pidana penodaan agama lagi ia langsung ditahan selama 1 tahun” jelasnya.

Intinya, lanjut Amalia, jaksa penuntut umum tidak memberi hukuman kepada Ahok, melainkan memberi kesempatan untuk memperbaiki diri.

“Rasanya tidak tepat untuk jenis kejahatan yang dilakukan oleh Terdakwa yang telah menimbulkan kegaduhan dan ketidaktenangan dalam masyarakat hanya dituntut dengan hukuman pidana percobaan,” ungkapnya.

Hal ini dikarenakan pidana percobaan seperti yang dituntut JPU terhadap terdakwa Ahok sangat tidak relevan dengan perbuatan terdakwa yang telah mmenyebabkan terganggunya ketertiban umum, lebih lanjut mengenai aspek tujuan dari pemidanaan bersyarat ini sebenarnya lebih ditujukan pada resosialisasi terhadap pelaku tindak pidana daripada pembalasan terhadap kejahatannya.

“Sehingga sangat tidak tepat apabila Terdakwa penodaan agama yang pada faktanya telah menyebabkan terganggunya ketertiban umum hanya diberikan hukuman percobaan karena Pada praktiknya sangat mungkin penghukuman bersyarat ini sama sekali tidak dirasakan sebagai hukuman,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Taliban Serbu Pangkalan Militer Mazar i Sharif, Puluhan Tentara Tewas

Jubir kementerian pertahanan Dawlat Waziri membeberkan pada Jum'at (21/04) bahwa serangan ini terjadi di pangkalan militer Mazar i Sharif di Afghanistan selatan.

Sabtu, 22/04/2017 20:35 1

China

Cina-Iran Tanda Tangani Kontrak Desain Ulang Reaktor Nuklir

Sebuah perusahaan China dan Iran dilaporkan telah menyepakati kontrak pertama pembuatan reaktor nuklir.

Sabtu, 22/04/2017 20:17 1

Tarbiyah Jihadiyah

Tingkatan Manusia Dalam Menghadapi Tipu Daya Setan

Memperjuangkan Islam merupakan amalan yang memerlukan keistiqomahan dan kesabaran dalam menapaki setiap anak tangganya. Sementara itu setan selalu mengintai seorang aktifis, menunggu waktu lengahnya. Saat seorang aktifis lalai, seketika itu pula setan dengan sigap mencoba menggelincirkan kakinya.

Sabtu, 22/04/2017 19:45 0

Suriah

Bashar Assad Akui Kehilangan Setengah Kemampuan Pertahanan Udara

Serangan militan telah membuat kami kehilangan setengah kemampuan pertahanan udara. Rusia sangat membantu

Sabtu, 22/04/2017 17:34 0

Amerika

Di Amerika, Setiap Satu Setengah Menit Terjadi Kekerasan Seksual

Laporan ini dirilis oleh Jaringan Nasional AS untuk Memantau Pemerkosaan, Pelecehan dan Inses, seperti dilansir koran USA Today pada Jumat (21/04). Tak hanya perempuan, korbannya juga kaum laki-laki.

Sabtu, 22/04/2017 14:04 0

China

Cina Desak Pelajar Muslim Uighur Di Luar Negeri Pulang atau Keluarga Mereka Dipenjara

Kebijakan represif dan diskriminatif pemerintah komunis Cina terhadap warga Muslim Uighur telah lama menjadi keprihatinan masyarakat internasional.

Sabtu, 22/04/2017 07:32 0

Malaysia

Mufti Perlis Tak Ingin Dr Zakir Naik Dideportasi ke India

Mufti negara bagian Perlis Mohd Asri Zainul Abidin meminta agar pemerintah Malaysia tidak menerima permintaan deportasi Zakir Naik ke India.

Sabtu, 22/04/2017 07:01 0

Asia

India Resmi Keluarkan Surat Perintah Penangkapan terhadap Dr Zakir Naik

Pengadilan khusus Badan Investigasi Nasional India (NIA) resmi mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Dr Zakir Naik.

Sabtu, 22/04/2017 05:04 1

Suriah

Duar… Pasukan Assad Injak Ranjau, Jihadis Suriah Raih Kemajuan di Hama dan Daraa

Sejumlah tentara Assad tewas setelah mereka memasuki ladang ranjau yang dibangun jihadis Suriah di dekat Taibat al-Imam, sebelah utara Hama, Kamis (20/04).

Jum'at, 21/04/2017 23:13 0

Turki

Erdogan Sebut Milisi Syiah “Al-Hashd Al-Shaabi” Teroris, Iraq Bereaksi

Al-Hashd Al-Shaabi adalah organisasi bersenjata payung militer Iraq yang didominasi milisi Syiah yang setia kepada Iran. Menurut laporan lembaga pengawas Hak Asasi Manusia, HRW (Human Right Watch) organisasi Syiah ini telah melakukan sejumlah kejahatan terkait kemanusiaan, seperti menculik dan membunuh, membakar rumah dan toko, serta masjid-masjid milik warga Sunni.

Jum'at, 21/04/2017 22:05 0

Close