... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Belum Siap, Sidang Tuntutan Katibah Gonggong Rebus Ditunda

Foto: Katibah Gonggong Rebus diadili di PN Jaktim pada Selasa, (12/04).

KIBLAT.NET, Jakarta – Gigih, Eka, Hadi, Trio, Tarmizi, dan Leonardo yang merupakan anggota Katibah Gonggong Rebus (KGR) yang ditangkap di Batam, Kepulauan Riau pada Agustus 2016 dengan tuduhan tak main-main, yaitu berencana menyerang Singapura dengan menggunakan roket. Polisi menyebut, rencana serangan roket atas perintah Bahrun Naim melalui sebuah grup di telegram.

Rencananya, pada Kamis (20/04) akan digelar sidang lanjutan dengan agenda tuntutan. Namun ternyata, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan belum siap membacakan tuntutan.Hal itu dikatakan kuasa hukum dari para terdakwa, Arif saat ditemui Kiblat.net di Pengadilan Negeri kelas 1 A Jakarta Timur.

“Tadi di ruang Hakim, Jaksa mengaku belum siap membacakan tuntutannya, karena materi memang belum selesai disusun,” ungkapnya.

Lebih lanjut, sebenarnya para terdakwa sudah siap ditahanan bawah PN dan kuasa hukum siap mendampingi. Namun dengan alasan mempersingkat waktu, sidang tak jadi digelar dan ditunda di ruangan hakim.

Mereka berenam didakwa Pasal 15 jo Pasal 7 Jo. Pasal 13 dari Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002, sebagaimana yang telah ditetapkan menjadi Undang-Undang berdasarkan Undang-Undang nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Syafi’i Iskandar

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

300 Marinir AS Akan Dikirim Ke Helmand Hadapi Taliban

AS dilaporkan tengah berupaya memperlambat kekalahan militer Afghan akibat tekanan pejuang-pejuang Taliban di propinsi Helmand di bagian selatan Afghanistan.

Jum'at, 21/04/2017 05:36 0

Amerika

Bocah Muslimah AS Ini Jilbabnya Ditarik dan Diteriaki “Teroris”

Kejahatan kebencian terhadap warga Muslim kembali terjadi di Amerika Serikat. Aksi kriminal kali ini menimpa seorang anak perempuan di negara bagian Georgia. Jilbabnya ditarik dan diteriaki "teroris" oleh seorang pria kulit putih.

Kamis, 20/04/2017 18:52 0

Afghanistan

Pertempuran Berkecamuk di Daerah Jatuhnya “Mother of All Bombs” AS

"Kami masih terlibat pertempuran dengan musuh di lokasi,” kata juru bicara misi militer NATo di Afghanistan, Bill Salven, Rabu.

Kamis, 20/04/2017 16:16 0

Suriah

Uji Laboratorium OPCW Tegaskan Penggunaan Senjata Kimia di Khan Sheikhoun

"Kami mengambil sampel dari 10 korban dan menganalisanya di empat laboratorium," ujar kepala OPCW, Ahmed Uzumcu, seperti dilansir BBC Arabic, Rabu (19/04).

Kamis, 20/04/2017 15:15 0

Irak

Iran Kirim Jenderal Senior Jadi Dubes di Baghdad

Asisten panglima militer Iran untuk operasi luar negeri Qasim Sulaimani, Iraj Masjidi, mengambil alih posisi duta besar Iran untuk Irak pada Selasa (18/04). Ini menunjukkan peran kunci yang dimainkan militer Iran Garda Revolusi di negara tersebut.

Kamis, 20/04/2017 14:10 0

Suriah

Rusia Pilih Bungkam terkait Jumlah Tentara Tewas di Suriah

Pejuang oposisi Suriah berulang kali mengumumkan tewasnya tentara Rusia selama bertempur dengan pasukan Assad dan sekutunya, yang mencakup tidak hanya orang Rusia tapi juga orang Iran, Afghanistan, Pakistan dan Lebanon.

Kamis, 20/04/2017 13:49 0

Amerika

Guru di AS Minta Murid Bacakan Teks Penghinaan terhadap Islam

Teks tulisan yang diminta untuk dibacakan memfitnak Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam sebagai penipu, penjahat, pengkhianat, dan nabi palsu yang buta huruf serta memaksakan agamanya melalui cara kekerasan. Selain itu, Al-Qur'an juga disebut memiliki sejumlah kesalahan.

Kamis, 20/04/2017 11:50 2

Suriah

Kesepakatan Oposisi dan Rezim Suriah Berlanjut, Warga 4 Kota Dipindahkan

Kesepakatan antar kedua belah pihak memungkinkan warga dan milisi Syiah dari Fou'a dan Kefraya ditukar dengan warga dari Zabadani, Madaya, Jabal Syarqi yang tengah mengalami pengepungan. Selain itu, kesepakatan juga mengharuskan pelepasan 1.000 orang dari kamp pengungsi Yarmouk dan 1.500 tahanan dari penjara Rezim Suriah.

Kamis, 20/04/2017 11:12 0

Video Kajian

Kontroversi Marahnya Rasul [Ust. Dr. Anung Al Hamat, Lc. M.Pd.I ]

KIBLAT.NET – Sebagai manusia biasa, Rasul tentu bisa marah dan murka juga. Banyak riwayat yang...

Kamis, 20/04/2017 09:52 0

Suriah

Jokowi dan 9 Kepala Negara Ucapkan Selamat kepada Bashar Al-Assad, Kenapa?

Sepuluh kepala negara di seluruh dunia mengucapkan selamat kepada Presiden Suriah Bashar Al Assad.

Kamis, 20/04/2017 08:25 1