... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rusia Pilih Bungkam terkait Jumlah Tentara Tewas di Suriah

Foto: Tentara Rusia tewas di Suriah.

KIBLAT.NET, Damaskus – Kantor berita Reuters yang berbasis di London, Inggris pada Selasa (18/04) lalu mengungkap sekitar dua lusin tentara Rusia tewas di Suriah. Mereka bertempur bersama pasukan Assad untuk merebut kembali kota bersejarah Palmyra di timur laut Damaskus dari ISIS.

Reuters mengatakan bahwa menurut bukti yang dikumpulkan, jumlah korban tewas mencapai 21 tentara Rusia, pada periode 29 Januari sampai 31 Maret. Empat kali lebih tinggi dari jumlah yang dilaporkan secara resmi oleh Moskow, di mana yang terbunuh hanya lima tentara.

Bulan lalu, berdasarkan laporan dari teman dan keluarga dari orang-orang yang tewas, pos media sosial, dan pejabat pemakaman, Reuters mengatakan 18 warga Rusia telah terbunuh dari 29 Januari sampai 31 Maret.

Sejak saat itu, Reuters terus melaporkan angka kematian tentara Rusia di Suriah. Lebih jauh, berdasarkan wawancara dengan orang-orang dekat dari tentara yang tewas, mengindikasikan bahwa mereka adalah tentara bayaran selain tentara reguler.

“Tentara bayaran ini memiliki status sipil, secara resmi. Namun tak jarang adalah veteran dengan pengalaman medan perang,” kata Reuters.

Hingga saat ini, Moskow secara resmi tidak mengakui kehadiran tentara bayaran di Suriah dan tidak mengungkapkan korban di antara mereka. Korban tewas resmi sejak intervensi pada bulan September 2015 di Suriah adalah 30 orang. Namun lantaran korban adalah sebuah rahasia negara di bawah hukum militer Rusia, jumlahnya diperkirakan bisa lebih tinggi.

BACA JUGA  Laporan Resmi: Penasihat Militer Rusia Tewas Ditembak Sniper Suriah

Pejuang oposisi Suriah berulang kali mengumumkan tewasnya tentara Rusia selama bertempur dengan pasukan Assad dan sekutunya, yang mencakup tidak hanya orang Rusia tapi juga orang Iran, Afghanistan, Pakistan dan Lebanon.

Belum lama ini, pejuang oposisi mengumumkan telah menewaskan dua tentara Rusia dalam pertempuran di Rahbat Khattab dekat Hama, setelah sebuah pertemuan antara pasukan Assad dan sejumlah tentara Rusia menjadi target serangan.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: Orient-News

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Penembakan Satu Keluarga oleh Polisi, Netizen: Sadis!!!

emberitaan soal penembakan mobil berisi satu keluarga yang dilakukan oleh polisi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan menjadi viral di media sosial. Dalam insiden tersebut, 7 dari 8 orang mengalami luka tembak, dengan satu orang, yaitu Surini (54) meninggal dunia.

Kamis, 20/04/2017 12:54 0

Indonesia

Kapolri: Pilkada DKI Berjalan Aman dan Lancar

Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta petugas keamanan tetap profesional dalam menjalankan tugas pengamanan Pilkada DKI Jakarta. Hingga pukul satu siang, situasi dilaporkan aman lancar.

Kamis, 20/04/2017 10:26 0

Video Kajian

Kontroversi Marahnya Rasul [Ust. Dr. Anung Al Hamat, Lc. M.Pd.I ]

KIBLAT.NET – Sebagai manusia biasa, Rasul tentu bisa marah dan murka juga. Banyak riwayat yang...

Kamis, 20/04/2017 09:52 0

Indonesia

Tuntutan Pidana Dibacakan, Ahok Diminta Segera Diberhentikan

Dengan pembacaan tuntutan pidana kepada Ahok pagi ini, Nasrullah menilai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak akan bisa mengelak lagi. Kemendagri sempat berdalih bahwa pemberhentian sementara terhadap Ahok harus menunggu surat tuntutan JPU.

Kamis, 20/04/2017 09:45 0

Indonesia

Kapolri: Tak Ada Massa dari Luar Jakarta saat Pilkada DKI 2017

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan tidak ada pengerahan massa dari luar Jakarta untuk mengawasi jalannya pemungutan suara Pilkada DKI putaran kedua yang telah berjalan kemarin, Rabu (19/04).

Kamis, 20/04/2017 09:18 0

Indonesia

GNPF-MUI​ Minta Penghina Gubernur NTB Diproses Hukum

Menurut Zaitun Rasmin, dalam kasus ini Tuan Guru Bajang tidak terkait dengan kesalahan apapun. Oleh sebab itu, adanya penghinaan rasis yang dikeluarkan oleh Steven diharapkan dapat diproses hukum.

Kamis, 20/04/2017 06:58 0

Manhaj

Dakwah Tauhid dan Upaya Penegakan Syariat Islam

menanamkan tauhid hanyalah salah satu fase awal dalam berdakwah. Ia memang harus diprioritaskan. Namun, bukan berarti harus memisahkan diri dari upaya-upaya lain dalam menyelesaikan problematika umat.

Kamis, 20/04/2017 06:30 0

Indonesia

Membangkitkan Kembali Peradaban Islam dengan Menebar Masjid di Tanah Papua

"Agar kelak nanti akan menjadi pusat Islam untuk Fakfak Nuu Waar dan kelak nanti menjaga Indonesia Timur dengan Islam dan dakwah agama Islam,"

Kamis, 20/04/2017 06:05 0

Artikel

Non-Muslim Dilarang Masuk Kota Mekah, Begini Penjelasan Dr. Zakir Naik

Visa atau persyaratan utama yang diwajibkan bagi setiap orang untuk memasuki Mekah dan Madinah adalah mengucapkan La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah yang artinya 'Tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah',"

Rabu, 19/04/2017 19:00 0

Indonesia

Korban Penembakan Polisi: Mereka Mendekat Lalu Kembali Menembak

Sebenarnya, kata Noviyanti, mobil sudah berhenti dan menepi setelah mengetahui ada seorang di dalam mobil yang tertembak. "Tetapi ada dua polisi lagi yang mendekati pakai motor dan kembali menembak," ujarnya saat ditemui wartawan di Rumah Sakit Sobirin pada Rabu (19/04).

Rabu, 19/04/2017 15:10 0