... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kapolri: Tak Ada Massa dari Luar Jakarta saat Pilkada DKI 2017

Foto: Kapolri (Jend) Tito Karnavian di gedung DPR RI, pada Rabu (22/02).

KIBLAT.NET, Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan tidak ada pengerahan massa dari luar Jakarta untuk mengawasi jalannya pemungutan suara Pilkada DKI putaran kedua yang telah berjalan kemarin, Rabu (19/04).

Menurut Tito, sejumlah Kapolda yang berbatasan dengan wilayah Ibu Kota sudah melakukan antisipasi pengerahan massa.

“Tidak ada. Sudah kita cek ke Kapolda Jabar, Kapolda Banten, kapolresnya juga begitu, Kapolres Bogor, Tangerang tidak ada mobilisasi massa dari luar Jakarta,” kata Tito.

Meski demikian, Tito menegaskan, pihaknya tetap mewaspadai adanya potensi pergerakan massa ke Jakarta. Oleh karena itu, ia telah memerintahkan Kapolda yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Jakarta untuk terus memantau.

“Dan Polda ini juga tetap waspada dan saya sudah perintahkan kepada kapolda di Jawa dan sebagian Sumatera untuk melakukan lokalisir masyarakat yang ada kepentingan pilkada di Jakarta,” ucap Tito.

Sehingga, kata Tito, tidak terjadi gangguan keamanan di Ibu Kota sampai proses pencoblosan dan penghitungan suara selesai dilakukan.

“Saya minta gunakan kewenangan diskresi untuk tidak ke Jakarta, karena akan mengakibatkan situasi yang kurang kondusif untuk Jakarta,” terang Tito.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Jokowi dan 9 Kepala Negara Ucapkan Selamat kepada Bashar Al-Assad, Kenapa?

Sepuluh kepala negara di seluruh dunia mengucapkan selamat kepada Presiden Suriah Bashar Al Assad.

Kamis, 20/04/2017 08:25 0

Malaysia

Malaysia Pastikan Dr Zakir Naik Sudah Jadi Penduduk Tetap

Dr Zakir Naik telah memiliki status penduduk tetap (Permanent Resident) di Malaysia yang diberikan kepadanya sejak lima tahun yang lalu.

Kamis, 20/04/2017 07:37 0

Inggris

Dalam 3 Bulan, Koalisi AS Jatuhkan Lebih 10 Ribu Bom di Iraq dan Suriah

Alex Hopkins, seorang peneliti Airwars mengatakan bahwa koalisi telah menjatuhkan 10.918 amunisi bulan lalu di Iraq dan Suriah.

Rabu, 19/04/2017 23:00 0

Suriah

Jet Tempur AS, Rusia dan Suriah Bunuh Puluhan Warga Sipil di Tempat Terpisah

Pada Senin (17/04), serangan udara yang diyakini sebagai pesawat koalisi militer pimpinan AS, menewaskan sedikitnya 30 orang di provinsi Deir Zour, Suriah timur. Korban tewas termasuk perempuan dan anak-anak, selain puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Rabu, 19/04/2017 21:03 0

Arab Saudi

Saudi Tolak Tawaran 40.000 Tentara Mesir untuk Perang Yaman

Penasehat Kementerian Pertahanan Arab Saudi, Ahmed Asiri menolak tawaran Presiden Abdel Fattah al-Sisi untuk mengirim 40.000 pasukan darat Mesir ke Yaman dalam melawan pemberontak Hutsi.

Rabu, 19/04/2017 20:10 0

Artikel

Non-Muslim Dilarang Masuk Kota Mekah, Begini Penjelasan Dr. Zakir Naik

Visa atau persyaratan utama yang diwajibkan bagi setiap orang untuk memasuki Mekah dan Madinah adalah mengucapkan La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah yang artinya 'Tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah',"

Rabu, 19/04/2017 19:00 0

Suriah

Kurdi Sudah Siapkan Dewan Sipil untuk Kelola Pemerintahan di Raqqah

komite persiapan pembentukan dewan tersebut saat ini tengah menggelar pertemuan dengan sejumlah warga dan tokoh suku di kota Raqqah. Hal itu bertujuan meminta pendapat mereka tentang bagaimana mengatur kota tersebut.

Rabu, 19/04/2017 17:18 0

Suriah

Komandan Tinggi Rusia dan Iran Dievakuasi dari Bandara Militer Hama

Proses pemindahan para komandan ini dilakukan dengan penuh waspada. Mayoritas mereka keluar dari Hama pada malam hari. Bahkan, para perwira tersebut dilewatkan terowongan rahasia jika merasa ada ancaman risiko meksipun kecil.

Rabu, 19/04/2017 15:45 0

Suriah

Lagi, Rudal Pejuang Suriah Tewaskan Dua Perwira Rusia

Faksi oposisi Suriah, Batalion Tengah, mengumumkan bertanggung jawab atas tewasnya dua perwira Rusia di pedesaan Hama utara pada Selasa (18/04). Kelompok oposisi bagian dari Free Syrian Army (FSA) itu menggunakan rudal TAO dalam operasi tersebut.

Rabu, 19/04/2017 13:17 0

Yaman

Salah Tembak, Black Hawk Saudi Jatuh di Marib Yaman, 12 Tewas

"Kecelakaan ini akibat peluru rekan sendiri," kata pernyataan markas komando koalisi tanpa memberikan penjelasan lebih rinci.

Rabu, 19/04/2017 08:05 0