... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lagi, Rudal Pejuang Suriah Tewaskan Dua Perwira Rusia

Foto: Foto tentara Rusia yang tewas di Suriah [foto: Sky News Arabi]

KIBLAT.NET, Hama – Faksi oposisi Suriah, Batalion Tengah, mengumumkan bertanggung jawab atas tewasnya dua perwira Rusia di pedesaan Hama utara pada Selasa (18/04). Kelompok oposisi bagian dari Free Syrian Army (FSA) itu menggunakan rudal TAO dalam operasi tersebut.

Dalam pernyataannya di akun resmi Facebook, seperti dilansir portal enabbaladi.net, Selasa, keberhasilan ini terkonfirmasi setelah pejuang berhasil memantau pembicaraan pasukan loyais Assad. Mereka saling berkomunikasi mengabarkan dua perwira Rusia tewas.

“Setelah berhasil memantau komunikasi pasukan Assad, kami mengonfirmasi bahwa dua perwira pasukan penjajah Rusia tewas setelah kami menargetkan mereka dengan rudal TAO di daerah Rubah Khitab, Hama utara,” demikian tulis Batalion Tengah di akun facebooknya.

Batalion Tengah aktif di provinsi Hama, termasuk wilayah pedesaan barat dan utara. Meski menjadi bagian FSA, faksi ini tidak menutup diri untuk terlibat operasi militer bersama dengan faksi-faksi lain, khususnya Islamis.

Sementara itu, Departemen Pertahanan Rusia membenarkan klaim pasukan oposisi itu. Melalui pernyataan singkat, Dephan Rusia juga mengabarkan satu tentaranya kritis akibat serangan tersebut.

Akan tetapi, Rusia menyebut korban pasukannya itu akibat ranjau yang dipasang pasukan oposisi.

Menurut sumber warga di Hama utara, para instruktur militer Rusia dan milisi asing berdatangan ke kota mereka bersamaan pertempuran sengit yang digulirkan militer Assad untuk merebut kota Halfaya. Operasi ini diluncurkan setelah rentetan kemunduran yang dialami di provinsi tersebut.

BACA JUGA  Kebencian Warga Pro-Assad Mulai Tumbuh Saat Operasi Militer Rusia Meningkat

Korban Tentara Rusia Terus Meningkat

Dalam konteks ini, kantor berita Reuters melaporkan, berdasarkan pantauan sejak akhir Januari hingga akhir Maret 2017, tercatat 21 tentara dan milisi asal Rusia tewas di Suriah. Paling banyak korban itu jatuh dalam pertempuran di Tadmur (Palmyra) di provinsi Homs.

Tiga dari korban tersebut diketahui bukan tentara. Akan tetapi, mereka mengangkat senjata di barisan militer Suriah memerangi pasukan oposisi.

Dengan demikian, kerugian pasukan tentara Rusia sejak akhir Januari hingga Selasa kemarin bertambah menjadi 23 tentara. Angka ini didapat dari pantauan media sosial dan pemberitaan media Rusia. Moskow sendiri menutup rapat kerugian pasukannya di Suriah.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Enabbaladi, Reuters

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Penyerangan di Kramat Lontar, Begini Kronologi Versi Ketua FPI

Sekira 50 orang mendatangi kampung Kramat Lontar, dan menyerang warga

Rabu, 19/04/2017 12:42 0

Indonesia

Tiga Orang Pembawa Mobil Teror di Pengajian Habib Rizieq Kabur

“Di sana sudah ada mobil yang stand by, kabur. Nah jadi bisa kita bayangkan sepertinya ini sudah pengondisian,” kata Habib Muhsin

Rabu, 19/04/2017 10:39 0

Indonesia

Mahfud MD: Persatuan Tumbuh Berkat Kesadaran Rakyat Indonesia

Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII), Prof Dr Mahfud MD menyatakan bahwa Indonesia bersatu membangun bangsa yang tumbuh berkat kesadaran rakyat sendiri.

Rabu, 19/04/2017 07:45 0

Video News

Muslim Papua Doakan Warga Jakarta Dipimpin Gubernur Muslim

KIBLAT.NET – Pemilihan calon gubernur baru Ibukota hari ini akan digelar. Berikut adalah do’a dan...

Rabu, 19/04/2017 07:32 0

Indonesia

Ekonomi Neoliberal Indonesia, Rugikan Rakyat Kecil

“Ekonomi neoliberal yang dianut Indonesia hanya merugikan rakyat kecil,” katanya saat memberikan pidato dalam dialog bertajuk “Kepemimpinan Bangsa Yang Bermartabat dan Berkeadilan” yang diselenggarakan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), Senin (17/04) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Rabu, 19/04/2017 07:04 0

Indonesia

‘Paradoks Indonesia, Ketika Kekayaan Negara Hanya Dinikmati Segelintir Saja

uku setebal 132 halaman tersebut dibuatnya untuk memberitahu kepada seluruh warga negara Indonesia bahwa kekayaan negara saat ini hanya dinikmati oleh segelintir orang saja.

Rabu, 19/04/2017 06:22 1

Indonesia

Ahok Mengelak Timsesnya Bagi-bagi Sembako

Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tidak tahu-menahu adanya pembagian sembako yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengenakan kemeja kotak-kotak. Ahok mengatakan dalam karier politiknya, dia tidak suka bagi-bagi sembako.

Rabu, 19/04/2017 06:19 0

Indonesia

Keluarga Korban Penembakan Polisi: Mereka Hendak Kondangan

Namun, mereka dihujani tembakan oleh personel polisi karena menerobos razia yang digelar Polres Lubuklinggau di Jalan HM Soeharto, Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Selasa (18/4/2017) sekitar pukul 11.30 WIB.

Rabu, 19/04/2017 05:13 0

Indonesia

DPR: Pelaku Politik Uang dengan Bagi Sembako Harus Ditangkap

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fadli Zon menyatakan bahwa kecurangan-kecurangan dalam pilkada harus segera ditangani. Termasuk membagikan sembako yang dinilainya sebagai hal yang brutal.

Rabu, 19/04/2017 01:40 0

Indonesia

Ustadz Fadlan: Warga Fakfak Dukung Umat Islam DKI Pilih Pemimpin Muslim Taat

Pimpinan Al-Fatih Kaffah Nusantara (AFKN), Ustadz Fadlan Garamatan bersama puluhan warga Fakfak, Papua mendukung umat Islam DKI Jakarta supaya memilih pemimpin Muslim yang taat. Dukungan itu ia sampaikan di Masjid Agung Baitul Makmur.

Rabu, 19/04/2017 01:00 0