... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tolak Panggilan Otoritas India, Zakir Naik: Mereka Hanya Akan Menyiksa Muslim

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Menanggapi pemanggilan dan usaha penangkapan oleh Otoritas India dengan bantuan Interpol, Dr Zakir Naik mengatakan agar menemuinya langsung di Malaysia. Menurutnya, upaya penangkapan dengan memanggilnya ke India merupakan tindakan pengecut.

“Investigasi pengecut semacam itu, mereka tidak punya nyali. Jika mereka ingin tatap muka dan mengintrogasi saya, maka datang kesini dan bicara. Datanglah ke tempat yang netral, “katanya saat konferensi pers setelah pertemuan Dr Zakir Naik dengan 150 intelektual Muslim Malaysia pada Ahad (16/04) di Kuala Lumpur.

Zakir Naik telah tiga kali absen dari panggilan Badan Investigasi Nasional India (NIA). Panggilan terakhir jatuh pada Senin (17/04). Otoritas India berdalih bahwa pemanggilan tersebut bertujuan untuk penyelidikan kasus terorisme dan ujaran kebencian.

Selain itu, Otoritas India juga telah mengirimkan permintaan penerbitan Red Notice kepada Interpol. Sehingga, dapat memberdayakan seluruh negara anggota interpol untuk menangkap Zakir Naik di luar perbatasan India.

Zakir mengatakan bahwa dia tidak bersedia untuk hadir sendiri di hadapan Badan Investigasi Nasional India (NIA). Pasalnya, India dikenal kerap kali melakukan penganiayaan terhadap kalangan aktivis Muslim.

“Saya mengatakan kepada mereka bahwa saya siap untuk diwawancarai di Skype, konferensi telepon dan video. Jika saya pergi ke sana, mereka akan menyiksa saya,” sambungnya.

Menurut Zakir Naik, ia memiliki bukti atas kasus penyiksaan terhadap kaum Muslimin yang dilakukan oleh Otoritas India. Oleh karena itu, bagi Zakir Naik tidak ada alasan untuk menjawab panggilan NIA tersebut. Karena justru akan membahayakan dirinya.

BACA JUGA  Politik dan Agama, Haruskah Dipisah?

“Jadi, kenapa aku harus ke sana? Mereka telah melakukan itu pada orang Muslim lainnya dan saya punya bukti,” pungkasnya.

The Times of India melansir, NIA akan bekerja sama dengan Interpol untuk memburu Dr Zakir Naik. Bahkan, NIA disebut-sebut sudah meminta Interpol mengeluarkan Red Notice.

Red Notice merupakan salah satu alat untuk melacak keberadaan orang di luar negara asalnya. Melalui Red Notice ini, negara-negara yang tergabung dalam Interpol berkewajiban menyebarluaskan informasi keberadaan orang yang dicari dan menangkapnya atau minimal memberitahu negara asal pembuat Red Notice.

Jika Red Notice itu dikeluarkan, baik Arab Saudi maupun Malaysia harus menyerahkan dai yang baru saja menyelesaikan safari dakwahnya di Indonesia ke pemerintah India. Sebab, Zakir Naik disebut-sebut sempat bermukim di Arab Saudi dan kini di Malaysia.

Reporter: Syafi’i Iskandar
Sumber: Malaysiakini

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Tolak Panggilan Otoritas India, Zakir Naik: Mereka Hanya Akan Menyiksa Muslim”

  1. abdul aziz

    mereka tidak bisa melemahkan islam kecuali dg fitnah terorisme, mereka tidak mencari kebenaran tapi mempertahankan egonya, bila otot andalannya berarti sudah lemah otaknya

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Pidato Pelepasan Wisuda AFKN oleh Ust. Fadlan Garamatan

KIBLAT.NET, Bekasi – Pondok Pesantren Nuu Waar Yayasan Al Fatih Kaafah Nusantara (AFKN) hari ini...

Senin, 17/04/2017 18:26 0

Video News

Acara Wisuda Santriwan Santriwati AFKN

KIBLAT.NET, Bekasi – Pondok Pesantren Nuu Waar Yayasan Al Fatih Kaafah Nusantara (AFKN) hari ini...

Senin, 17/04/2017 18:21 0

Indonesia

PAHAM Jakarta: Penistaan Agama Kejahatan, Bukan Sekedar Pelanggaran

Kasus penghinaan dan penodaan Agama yang dilakukan oleh Basuki Thagaja Purnama alias Ahok menuai rentetan gejolak panjang dari seantero Indonesia. Hal itu diperparah lagi dengan penundaan agenda pembacaan tuntutan pada hari selasa 11 April 2017 lalu karena Jaksa mengaku belum selesai mengetik berkas tuntutan.

Senin, 17/04/2017 16:35 0

Indonesia

Ulama Betawi Puji Kebesaran Hati Gubernur NTB

"Mudah-mudahan kita bisa ambil hikmahnya, dan tentunya diharapkan bisa menimbulkan ketenangan serta tidak terprovokasi dan melakukan tindakan dengan sebaik-baiknya," ungkapnya pada Kiblat.net, di Jakarta Selatan, Ahad (16/4).

Senin, 17/04/2017 16:12 0

Indonesia

Pas Polisi Sepi Terjadilah Teror Mobil Terbakar

"Pas polisi sepi terjadilah kejadian itu," kata Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Habib Muchsin Alattas

Senin, 17/04/2017 13:29 0

Fikih

Keluar dari Masjid Setelah Azan Berkumandang, Bolehkah?

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidaklah ada yang mendengar seruan azan di masjidku ini kemudian keluar, kecuali untuk suatu keperluan, lalu tidak kembali lagi, selain orang munafik’,” (HR. Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Awsath, IV/501-502)

Senin, 17/04/2017 12:59 0

Indonesia

4 Poin Pernyataan FPI Terkait Teror di Tabligh Akbar Habib Rizieq

Salah satu poinnya mendesak Polri dan TNI untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut, dengan memburu teroris, pelakunya, dan mengejar aktor intelektualnya, serta membongkar semua jaringannya berikut penyandang dananya.

Senin, 17/04/2017 12:28 0

Indonesia

IPW: Densus 88 Harus Buru Pelaku Teror di Tabligh Akbar Habib Rizieq

"Jika tidak (diburu dan ditangkap-red) dikhawatirkan modus 'bom mobil molotov raksasa' ini akan menjadi tren yang diikuti kelompok kelompok lain untuk membuat kekacauan di tengah-tengah massa,"

Senin, 17/04/2017 11:58 0

Indonesia

Umat Islam Diminta Rapatkan Barisan Pascateror di Pengajian Habib Rizieq

"Itu untuk mencegah dari dampak-dampak yang tidak diingankan, seperti pembubaran-pembubaran. Ini kita pencegahan,"

Senin, 17/04/2017 11:52 0

Video Kajian

Kriteria Pemimpin Tidak Hanya Harus Muslim [Ust. Abu Rusydan]

KIBLAT.NET- Sempat ramai perdebatan tentang memilih pemimpin yang muslim. Ada yang bilang boleh memilih pemimpin...

Senin, 17/04/2017 11:26 0