... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ingin Tangkap Zakir Naik, India Minta Bantuan Interpol

Foto: Dr Zakir Naik saat berkhutbah di Bekasi (foto: Kiblat.net)

KIBLAT.NET, New Delhi – Badan Investigasi Nasional India (NIA) mengirim permintaan penerbitan Red Notice kepada Interpol agar dapat menangkap dai Dr Zakir Abdul Karim Naik di luar negeri.

NIA mengiginkan agar Zakir Naik dibatasi geraknya di dalam Arab Saudi. Pasalnya, jika Red Corner Notice diterbitkan akan memberdayakan negara anggota Interpol dan pihak berwenang Arab Saudi untuk menangkap Zakir Naik.

Sebelumnya, NIA telah mengeluarkan surat panggilan yang ketiga kalinya pada Senin, (17/04). Ia dipanggil untuk penyelidikan dugaan menyebar kebencian dan kasus terorisme. Namun Zakir Naik absen dari panggilan tersebut.

Panggilan ini merupakan yang ketiga kalinya setelah Zakir Naik absen pada 14 Maret dan 30 Maret lalu. Dengan alasan tersebut, NIA mengajukan permohonan penangkapan ke pengadilan melalui kementerian dalam negeri dan luar negeri.

Setelah surat perintah penangkapan diperoleh, NIA pun meminta kepada Interpol untuk menerbitkan Red Notice. Sehingga dapat memberdayakan seluruh negara anggota interpol untuk menangkap Naik.

Sementara itu, Zakir Naik diketahui telah lama bermukim di Saudi dan Malaysia. Dai yang baru saja menyelesaikan safari dakwah di Indonesia itu meninggalkan India setelah saluran televisi dan Lembaga Penelitian Islam (IRF) yang dikelolanya diblokir sewenang-wenang oleh Otoritas India.

Di India, surat edaran telah dikeluarkan untuk menangkap Zakir Naik. Surat-surat tersebut telah disebar di seluruh pintu masuk India seperti pelabuhan maupun bandara.

BACA JUGA  107 Orang Tewas Akibat Tersambar Petir di India

“Kami telah memberinya cukup waktu untuk menanggapi. Dia telah dipanggil sebanyak tiga kali. Kami yakin dia tidak akan datang untuk ketiga kalinya (pada 17 April) oleh sebab itu, kami perlu menggunakan tindakan keras untuk membawanya kembali,” kata pejabat NIA.

Penting diketahui, Zakir Naik merupakan seorang ulama yang dikenal di seluruh dunia. Meski memiliki latar belakang sebagai ahli medis, ia memutuskan untuk mendedikasikan dirinya sebagai dai dan penkhotbah.

Setelah mendengar khutbah bahkan adu argumen dengan Zakir Naik, tak sedikit non-Muslim memutuskan untuk bersyahadat. Kepiawiannya dalam menunjukkan kelemahan-kelemahan selain ajaran Islam justru dipahami oleh India sebagai sebuah ancaman negara.

 
Reporter: Syafi’i Iskandar
Sumber: Times Of India


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Pidato Pelepasan Wisuda AFKN oleh Ust. Fadlan Garamatan

KIBLAT.NET, Bekasi – Pondok Pesantren Nuu Waar Yayasan Al Fatih Kaafah Nusantara (AFKN) hari ini...

Senin, 17/04/2017 18:26 0

Video News

Acara Wisuda Santriwan Santriwati AFKN

KIBLAT.NET, Bekasi – Pondok Pesantren Nuu Waar Yayasan Al Fatih Kaafah Nusantara (AFKN) hari ini...

Senin, 17/04/2017 18:21 0

Indonesia

PAHAM Jakarta: Penistaan Agama Kejahatan, Bukan Sekedar Pelanggaran

Kasus penghinaan dan penodaan Agama yang dilakukan oleh Basuki Thagaja Purnama alias Ahok menuai rentetan gejolak panjang dari seantero Indonesia. Hal itu diperparah lagi dengan penundaan agenda pembacaan tuntutan pada hari selasa 11 April 2017 lalu karena Jaksa mengaku belum selesai mengetik berkas tuntutan.

Senin, 17/04/2017 16:35 0

Indonesia

Ulama Betawi Puji Kebesaran Hati Gubernur NTB

"Mudah-mudahan kita bisa ambil hikmahnya, dan tentunya diharapkan bisa menimbulkan ketenangan serta tidak terprovokasi dan melakukan tindakan dengan sebaik-baiknya," ungkapnya pada Kiblat.net, di Jakarta Selatan, Ahad (16/4).

Senin, 17/04/2017 16:12 0

Indonesia

Pas Polisi Sepi Terjadilah Teror Mobil Terbakar

"Pas polisi sepi terjadilah kejadian itu," kata Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Habib Muchsin Alattas

Senin, 17/04/2017 13:29 0

Fikih

Keluar dari Masjid Setelah Azan Berkumandang, Bolehkah?

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidaklah ada yang mendengar seruan azan di masjidku ini kemudian keluar, kecuali untuk suatu keperluan, lalu tidak kembali lagi, selain orang munafik’,” (HR. Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Awsath, IV/501-502)

Senin, 17/04/2017 12:59 0

Indonesia

4 Poin Pernyataan FPI Terkait Teror di Tabligh Akbar Habib Rizieq

Salah satu poinnya mendesak Polri dan TNI untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut, dengan memburu teroris, pelakunya, dan mengejar aktor intelektualnya, serta membongkar semua jaringannya berikut penyandang dananya.

Senin, 17/04/2017 12:28 0

Indonesia

IPW: Densus 88 Harus Buru Pelaku Teror di Tabligh Akbar Habib Rizieq

"Jika tidak (diburu dan ditangkap-red) dikhawatirkan modus 'bom mobil molotov raksasa' ini akan menjadi tren yang diikuti kelompok kelompok lain untuk membuat kekacauan di tengah-tengah massa,"

Senin, 17/04/2017 11:58 0

Indonesia

Umat Islam Diminta Rapatkan Barisan Pascateror di Pengajian Habib Rizieq

"Itu untuk mencegah dari dampak-dampak yang tidak diingankan, seperti pembubaran-pembubaran. Ini kita pencegahan,"

Senin, 17/04/2017 11:52 0

Video Kajian

Kriteria Pemimpin Tidak Hanya Harus Muslim [Ust. Abu Rusydan]

KIBLAT.NET- Sempat ramai perdebatan tentang memilih pemimpin yang muslim. Ada yang bilang boleh memilih pemimpin...

Senin, 17/04/2017 11:26 0

Close