... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

HRW: AS Bertanggung Jawab Tewasnya Puluhan Sipil di Masjid Umar bin Khattab Aleppo

Foto: Kondisi kompleks Masjid Umar bin Khattab yang diserang oleh angkatan udara AS, Kamis lalu.

KIBLAT.NET, Aleppo – Laporan terbaru lembaga organisasi HAM internasional, Human Rights Watch (HRW), menunjukkan bahwa AS bertanggung jawab atas tewasnya puluhan warga sipil di kota Jineh, pedesaan Aleppo, bulan lalu.

Menurut laporan yang dilansir portal enabbaladi.net pada Selasa (18/04) itu, Amerika Serikat disebut gagal mengambil langkah pencegahan yang tepat untuk menghindari daerah-daerah sipil, saat menyerang sebuah masjid di kota Jineh, yang dipenuhi warga.

Berdasarkan investigasi HRW, para korban merupakan warga sipil yang tengah melaksanakan salat. Sementara daftar seluruh korban menunjukkan tidak ada satupun yang menguatkan klaim AS tentang adanya anggota Hai’ah Tahrir Al-Syam di lokasi sasaran. [baca juga: Korban Selamat dari Serangan di Masjid Umar bin Khattab Bantah Tuduhan AS]

Laporan HRW ini didasarkan pada kesaksian petugas lembaga Pertahanan Sipil Suriah yang saat itu mengevakuasi korban. Selain itu, HRW juga mengambil informasi dari lembaga pengawas HAM Suriah.

Dari analisa foto dan video yang diambil HRW dari lokasi, menegaskan bahwa lokasi adalah masjid. Foto dan video itu telah dikonfirmasi ke lapangan. [baca juga: Masjid yang Diserang AS di Aleppo Markas Jemaah Tabligh Bukan Al Qaeda]

Hasil laporan melihatkan serangan rudal AS itu menyebabkan dua lubang besar. Serangan pertama tepat mengenai masjid sehingga membuat jamaah berhamburan keluar menyelamatkan diri, sementara serangan kedua menimbulkan puluhan korban tewas.

BACA JUGA  Patroli Gabungan AS-Turki di Suriah Dimulai

Jet tempur Amerika Serikat pertengahan Maret lalu meluncurkan dua rudal Hellfire ke kompleks Masjid Umar bin Khattab di kota Jinah, pedesaan Aleppo. Total korban tercatat 70 orang tewas. Saat itu, diperkirakan 300 lebih jemaah menghadiri salat Isya berjamaah yang disambung dengan kajian keislaman.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: enabbaladi.net

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ustadz Ini Diteror Usai Laporkan Dugaan Kampanye Gelap

"Pada hari Sabtu siang, pada hari tenang kampanye didapati ada kampanye terselubung berkedok pengajian. Begitu diselidiki, ternyata dilakukan di rumah orang Nasrani,"

Selasa, 18/04/2017 17:46 0

Indonesia

Polisi Sebut Pembakaran Mobil di Tabligh Akbar Habib Rizieq Bukan Teror

"Nggak termasuk terror. Tanya saksi ahli sana, apa yang dimaksud terror," ungkapnya kepada Kiblat.net, di Jakarta, Senin (17/4).

Selasa, 18/04/2017 17:27 2

Indonesia

Polda Metro Akan Pulangkan Massa “Tamasya Al Maidah” dari Luar Daerah

Polda Metro Jaya bersama KPU DKI dan Bawaslu DKI telah menerbitkan maklumat terkait larangan mobilisasi massa ke TPS-TPS, seperti 'Tamasya Al Maidah' pada pencoblosan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, Rabu 19 April mendatang. Polisi bakal menindak tegas pihak-pihak yang mengganggu keamanan dan ketertiban Jakarta.

Selasa, 18/04/2017 17:11 0

Opini

Mencari Titik Temu antara Aktivis dalam Panggung Demokrasi

Demokrasi adalah jalan darurat. Ia bukan jalan normal. Ia tidak lahir dari rahim tauhid, tapi dari rahim paganisme. Ia menokak peran Allah dalam menjaga kedaulatan negara. Demokrasi hanya mau menerima peran manusia.

Selasa, 18/04/2017 16:38 0

Info Event

Ikuti! Pelatihan Kultum Ramadhan Bersama Madina

Kesempatan menjadi penceramah di bulan Ramadhan harus disyukuri. Persiapkan diri Anda dengan mengikuti pelatihan ini

Selasa, 18/04/2017 15:41 0

Indonesia

Amankan Pemilu, Menkopolhukam: Aparat Keamanan Tidak Segan Menindak

“Untuk menjaga kelancaran pemungutan suara aparat keamanan tidak akan segan menindak bila ditemukannya gangguan,” pungkasnya.

Selasa, 18/04/2017 14:34 0

Indonesia

Gabung Tamasya Al-Maidah, Amien Rais: Kita Nggak Bawa Celurit Kenapa Dicurigai?

Tamasya Al-Maidah dilakukan dalam rangka mengawal dan memantau jalannya Pilkada putaran kedua di Jakarta

Selasa, 18/04/2017 14:20 0

Indonesia

Gerakan Tamasya Al-Maidah Tegaskan Tak Akan Lakukan Intimidasi di Pilkada

"Insyaallah saya jamin tidak akan ada intimidasi di tempat"

Selasa, 18/04/2017 13:29 0

Indonesia

Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua Dijaga 64.523 Petugas

Penjagaan meliputi KPU, Bawaslu dan 13.032 TPS

Selasa, 18/04/2017 11:20 0

Indonesia

Dewan Dakwah Touna Serahkan Bantuan Renovasi Masjid di Pedalaman Tojo Una-Una

Dewan Dakwah Touna salah satu organisasi Islam di wilayah Tojo Una-Una yang giat mengadakan program dakwah dan kemanusiaan.

Selasa, 18/04/2017 08:04 0

Close