... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Amankan Pemilu, Menkopolhukam: Aparat Keamanan Tidak Segan Menindak

Foto: Pemimpin GNPF MUI bersama Menkopolkam Wiranto menggelar konferensi pers di Jakarta pada Kamis, (09/02).

KIBLAT.NET, Jakarta – Sebanyak 62 ribu personil gabungan yang terlibat pengamanan Pilkada DKI Jakarta menggelar apel akbar di halaman Ecovention Ancol Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (18/4/2017). Apel pergeseran pengamanan PAM di TPS tersebut di mulai hari ini hingga selesainya pemungutan suara.

Aparat gabungan yang diturunkan dalam jumlah besar tersebut merupakan kali pertama sejarah Pilkada DKI Jakarta bahkan melebihi pengamanan saat Pilpres. Jumlah personil tersebut diantaranya, Polri sebanyak 20 ribu personel, TNI 15 ribu personel, Linmas 26 ribu dan belum termasuk jumlah cadangan.

Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan, secara keseluruhan situasi jelang pemungutan suara jauh lebih kondusif dibandingkan pada saat pilkada putaran pertama.

“Kondisi relatif aman dan kondusif juga terlihat dari tidak adanya pengumpulan massa secara signifikan. Kita semua berharap akan aman untuk besok dan seterusnya,” kata Kapolri di depan 22 ribu personil.

Sementara itu, Menko Polhukam Wiranto mengatakan giat pembekalan dan persiapan Pilkada DKI putaran dua dilakukan untuk menyamakan persepsi untuk menjaga keberlangsungan Pilkada DKI.

“Presiden menyampaikan pesan, biarkan masyarakat DKI menjalankan pilihannya dengan bebas, tanpa intimidasi atau ancaman darimanapun,” ujar.

Dikatakan, pilkada merupakan ajang pesta demokrasi agar masyarakat dapat memberikan hak suaranya sebebas-bebasnya sehingga mendapatkan Gubernur DKI yang berkualitas dan berintegritas.

“Untuk menjaga kelancaran pemungutan suara aparat keamanan tidak akan segan menindak bila ditemukannya gangguan,” pungkasnya.

BACA JUGA  Istri Al Khaththath: Sejak Rabu Malam Ustadz Muntah-muntah, Shalat Pun Tiduran

Kegiatan tersebut, selain dihadiri Kapolri dan Menkopolhukam juga hadir Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, KASAD Jenderal Wuryanto dan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan serta Pangdam Jaya Mayjen Jaswandi dan para Kapolres.

 

Reporter: Bunyanun Marsus
Sumber: Poskota

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Timur Tengah

Israel Isolasi Tahanan Palestina Pemimpin Aksi Mogok Makan

Otoritas penjara Israel memindahkan tahanan warga Palestina yang memimpin aksi mogok makan pada Senin (17/04) ke penjara isolasi. Langkah ini sebagai upaya penjajah untuk meredam aksi yang bertepatan dengan Hari Tahanan Palestina itu.

Selasa, 18/04/2017 14:00 0

Afghanistan

Karzai: Serangan AS di Nangarhar, Kejahatan Kemanusiaan

Serangan udara AS yang menjatuhkan bom terbesar (MOAB) di propinsi Nangarhar Afghanistan terus memicu kontroversi.

Selasa, 18/04/2017 13:43 0

Pakistan

Hadang Unjuk Rasa, Pasukan India Lukai Puluhan Mahasiswa Kashmir

Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Jammu dan Kashmir menggelar unjuk rasa menentang represifitas angkatan bersenjata India

Selasa, 18/04/2017 09:48 0

News

2 Mobil Berisi Jeriken Bensin di Lokasi Pengajian Habib Rizieq Gunakan Pelat Palsu

Dua mobil yang tak diketahui pemiliknya juga ditemukan di lokasi dengan pelat nomor palsu

Selasa, 18/04/2017 09:05 0

Malaysia

Tolak Panggilan Otoritas India, Zakir Naik: Mereka Hanya Akan Menyiksa Muslim

Dr Zakir Naik mengatakan agar menemuinya langsung di Malaysia. Menurutnya, upaya penangkapan dengan memanggilnya ke India merupakan tindakan pengecut.

Selasa, 18/04/2017 06:50 2

Asia

Ingin Tangkap Zakir Naik, India Minta Bantuan Interpol

Badan Investigasi Nasional India (NIA) mengirim permintaan penerbitan Red Notice kepada Interpol agar dapat menangkap dai Dr Zakir Abdul Karim Naik di luar negeri.

Selasa, 18/04/2017 06:20 0

Yaman

Yaman Klaim Drone AS Kembali Tewaskan Petinggi AQAP

Pesawat tanpa awak milik Amerika Serikat kembali menewaskan sejumlah orang yang diduga petinggi AQAP di Abyan,Yaman

Selasa, 18/04/2017 05:03 0

Palestina

Protes Ketidakadilan, 1.000 Lebih Tahanan Palestina Mogok Makan di Penjara Israel

Sekitar 1.500 tahanan Palestina melancarkan aksi mogok makan massal pada Senin (16/04) untuk menuntut hak-hak dasar dan menjelaskan kondisi kemanusiaan mereka yang sulit di dalam penjara-penjara Israel.

Senin, 17/04/2017 22:00 0

Amerika

Jatuhkan “Induk Bom” Afghanistan, 16 Tahun Invasi AS Dipertanyakan

Serangan udara AS menggunakan “Induk Segala Bom” (MOAB) di propinsi Nangarhar bagian timur Afghanistan dilakukan tanpa persetujuan dari Presiden Donald Trump. Meski demikian, para petinggi Pentagon terus bersikukuh bahwa mereka percaya mereka tidak perlu persetujuan apapun untuk melancarkan aksi tersebut.

Senin, 17/04/2017 21:07 0

Palestina

Sejak Negara Israel Dideklarasikan, Sejuta Lebih Warga Palestina Ditahan

Pemerintah Israel telah menahan sekitar satu juta warga Palestina sejak berdirinya negara Israel pada tahun 1948 yang diikuti dengan pendudukan dari Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza pada tahun 1967.

Senin, 17/04/2017 20:15 0