... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Keluar dari Masjid Setelah Azan Berkumandang, Bolehkah?

Foto: ilustrasi

KIBLAT.NET – Termasuk etika berada di masjid adalah tidak keluar setelah azan dikumandangkan, kecuali jika ada uzur, karena keluar meninggalkan masjid artinya berpaling dari tujuan azan dikumandangkan, yaitu diharuskan untuk datang dan hadir di masjid untuk melaksanakan shalat. Selain itu, agar keluar masjid tidak menjurus pada hal-hal yang bisa mengganggu atau terlambat untuk shalat berjamaah. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Apabila (seruan) shalat dikumandangkan, setan berlalu dengan mengeluarkan kentut, agar tidak mendengar seruan azan.” (HR. Al-Bukhari; 583 dan Muslim; 389)

Ibnu Baththal menuturkan, “Larangan keluar masjid setelah azan dikumandangkan, hampir sama dengan makna hadits di atas, yaitu agar tidak menyerupai setan yang lari saat mendengarkan azan. Wallâhu a’lam.” (Syarh Shahîh Al-Bukhari, Ibnu Baththal, II/235, Fathul Bâry, II/87).

Diriwayatkan dari Abu Sya’tsa, ia menuturkan, “Suatu ketika kami duduk di masjid bersama Abu Hurairah, kemudian muazin mengumandangkan azan dan ada seseorang yang lantas pergi meninggalkan masjid. Abu Hurairah menatap orang tersebut hingga ia keluar dari masjid, kemudian berkata, ‘Sungguh, orang itu telah mendurhakai Abu Qasim shallallahu ‘alaihi wasallam’,” (HR. Muslim dan lainnya. Baca A’lâmul Muwaqqi’în, III/160)

Riwayat ini secara hukum marfu’(sanadnya sampai hingga Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam), bisa dijadikan hujah, putusan taat atau maksiat untuk segala hal hanya berlaku berdasarkan nash pembuat syariat. Seorang shahabat tidak bisa memastikan seperti itu, kecuali memang ia memiliki ilmunya, karena riwayat dari Abu Hurairah amenyebutkan, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidaklah ada yang mendengar seruan azan di masjidku ini kemudian keluar, kecuali untuk suatu keperluan, lalu tidak kembali lagi, selain orang munafik’,” (HR. Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Awsath, IV/501-502)

BACA JUGA  Boleh Meninggalkan Shalat Jumat Asal...

Setelah menyebut hadits Abu Hurairah adi atas, At-Tirmidzi menyatakan, “Inilah praktik ahlul ilmi dari kalangan shahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan setelahnya. Setelah azan dikumandangkan, jangan ada yang keluar meninggalkan masjid kecuali jika ada uzur, misalnya untuk wudhu atau keperluan mendesak.” (Jâmi’ At-Tirmidzi, I/608)

Bagi yang keluar masjid untuk uzur syar’i, seperti untuk wudhu misalnya, ada dalil yang membolehkah hal itu, seperti disebutkan dalam hadits Abu Hurairah, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam keluar masjid setelah iqamat shalat dikumandangkan dan setelah shaf-shaf lurus, setelah beliau berada di tempat shalat, kami menantikan beliau bertakbir, namun beliau berlalu dan bilang, ‘Tetaplah berada di tempat kalian,’ Kami menunggu selang berapa lama, setelah itu beliau datang dengan rambut bercucuran air; beliau habis mandi’.” (HR. Al-Bukhari; 613) dan Muslim; 605)

Keluar masjid setelah azan dikumandangkan juga boleh bagi yang menjadi imam di masjid lain, untuk menyampaikan pelajaran atau ceramah, karena ini adalah uzur syar’i, termasuk dalam keperluan-keperluan yang dikecualikan secara nash.

Diriwayatkan dari Utsman bin Affan a, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Barang siapa yang kedatangan azan di masjid kemudian keluar untuk suatu keperluan tanpa berkeinginan untuk kembali, dia orang munafik’.” (HR. Ibnu Majah, I/123 disahihkan Albani dalam Shahîh At-Targhîb, I/179)

Diriwayatkan dari Sa’id bin Musayyib, Nabi nbersabda, “Tidaklah ada seorang pun keluar dari masjid setelah azan, melainkan orang munafik, selain orang yang keluar karena suatu keperluan, dan ia berkeinginan untuk kembali.” (HR. Abu Dawud dalam Al-Marâsîl,hal: 82, disahihkan Al-Albani dalam Shahîh At-Targhîb; I/179)

BACA JUGA  Hukum Mandi di Hari Jumat, Wajib atau Sunnah?

Artinya, perbuatan seperti itu adalah perbuatan orang munafik, karena orang mukmin sejati tidaklah seperti itu. Dengan demikian, nifaq di sini adalah nifaq amali (berhubungan dengan amalan tidak menyebabkan kafir), bukan nifaq i’tiqadi (berkaitan dengan aqidah yang bisa menyebabkan kafir). Wallâhu a’lam bis shawab!

 

Fakhruddin

Dinukil dari Buku “Ensiklopedi Shalat” Karya Abu Abdirrahman Adil Bin Saad, Penerbit Aqwam, Solo

 

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

4 Poin Pernyataan FPI Terkait Teror di Tabligh Akbar Habib Rizieq

Salah satu poinnya mendesak Polri dan TNI untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut, dengan memburu teroris, pelakunya, dan mengejar aktor intelektualnya, serta membongkar semua jaringannya berikut penyandang dananya.

Senin, 17/04/2017 12:28 0

Indonesia

IPW: Densus 88 Harus Buru Pelaku Teror di Tabligh Akbar Habib Rizieq

"Jika tidak (diburu dan ditangkap-red) dikhawatirkan modus 'bom mobil molotov raksasa' ini akan menjadi tren yang diikuti kelompok kelompok lain untuk membuat kekacauan di tengah-tengah massa,"

Senin, 17/04/2017 11:58 0

Indonesia

Umat Islam Diminta Rapatkan Barisan Pascateror di Pengajian Habib Rizieq

"Itu untuk mencegah dari dampak-dampak yang tidak diingankan, seperti pembubaran-pembubaran. Ini kita pencegahan,"

Senin, 17/04/2017 11:52 0

Video Kajian

Kriteria Pemimpin Tidak Hanya Harus Muslim [Ust. Abu Rusydan]

KIBLAT.NET- Sempat ramai perdebatan tentang memilih pemimpin yang muslim. Ada yang bilang boleh memilih pemimpin...

Senin, 17/04/2017 11:26 0

Indonesia

Mobil Terbakar di Tabligh Akbar Habib Rizieq, Muncul Tagar #MuslimTidakTakutTeror

"Bilang Sama Pelaku Teror #MuslimTidakTakutTeror dan Intimidasi,"

Senin, 17/04/2017 10:55 0

Indonesia

Polisi Didesak Serius Tangani Kasus Teror di Tabligh Akbar Habib Rizieq

"Kita menuntut supaya kepolisian bekerja propesional, segera mengungkap kasus teror yang terjadi ini," kata ketua FPI

Senin, 17/04/2017 09:25 0

Rohah

Ternyata Iblis Pun Punya Istri Lho!

Jawaban unik Imam Sya'bi ketika ditanya nama istri iblis

Senin, 17/04/2017 09:00 0

Indonesia

Begini Kronologis Teror Mobil Terbakar di Tabligh Akbar Habib Rizieq

Terdengar ledakan saat mobil terbakar

Senin, 17/04/2017 08:53 0

Indonesia

Mobil Terbakar di Tabligh Akbar Habib Rizieq, FPI: Itu Teror

"Yang jelas meyakini itu bagian dari gerakan teror untuk merenor umat Islam. Karena gerakan dakwah sekarang ini cukup efektif untuk mengembalikan umat Islam dari kemaksiatan dan kemungkaran menuju ketaatan kepada Allah Ta'ala,"

Senin, 17/04/2017 08:28 0

Suriah

Sebelum Bus Pengungsi Meledak, Mobil “Bantuan” Assad Dilaporkan Mendekat

Ratusan orang tewas atau terluka oleh bom mobil yang meledakkan bus pengangkut warga Suriah di Al-Rasyidin, Aleppo pada Sabtu (15/04). Para penumpang adalah warga yang menjadi bagian dari kesepakatan pertukaran tawanan rezim Assad dengan kelompok Haiah Tahrir Syam.

Ahad, 16/04/2017 23:07 0