... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Polisi Tahan Rekening GNPF MUI, Dana Umat Tak Tersalurkan

Foto: Kuasa hukum GNPF MUI, Lutfi Hakim.

KIBLAT.NET, Jakarta – Penasihat hukum Gerakan Hasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI), Lutfi Hakim mengatakan, pihak kepolisian telah mengambil buku tabungan rekening milik GNPF-MUI, sejak beberapa hari lalu.

Karenanya, sampai hari ini, ia mengaku pihak GNPF MUI belum bisa menyalurkan dana umat sesuai dengan yang telah diamanahkan.

“Beberapa hari lalu, kepolisian mengambil buku tabungan milik GNPF-MUI, karenanya kami mohon maaf kepada semuanya, belum bisa menyalurkan amanah yang dititipkan pada kami” ungkap Lutfi Hakim, di Masjid Al Ittihad, Tebet Dalam, Jakarta Selatan, Ahad (16/04).

Ia pun mengatakan, kepolisian mengambil buku tabungan yang dikelola GNPF MUI karena dituding terkait organisasi ISIS.

“Kita sudah menghubungi orang kepolisian, dan sudah sampai di pihak paling tinggi yang bisa kami huhungi, dan mereka sudah memperbolehkan untuk mengambil buku tabungan itu, namun nyatanya sampai hari ini belum juga diperbolehkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, bahwa ada ratusan donatur yang harus dikecewakan dengan adanya penyitaan buku tabungan dan karenanya tidak bisa mencairkan dana umat yang ditampung GNPF MUI.

“Kami merasa terpaksa menyampaikan hal ini, dan nantinya akan kami diskusikan lagi jalan keluarnya, karena dari pihak bank juga tidak memberikan solusi pengambilan dana umat ini, karena mereka mungkin takut juga berhubungan dengan kepolisian,” pungkasnya.

 

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Fajar Shadiq

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Bara dalam Kampanye Hitam

Kini sebuah pertanyaan besar kini menggelayuti strategi kampanye yang dilakukan oleh tim Ahok dan Djarot. Keberagaman manakah yang mereka maksud, jika justru isi kampanyenya adalah memojokkan umat Islam dan berpotensi memecah belah masyarakat?

Ahad, 16/04/2017 16:51 0

Suriah

Bus Pengangkut Pengungsi Diserang, 100 Warga Sipil Suriah Terbunuh

Serangan terjadi di distrik Ramuse, Aleppo

Ahad, 16/04/2017 10:06 0

Suriah

Begini Medsos Rusia Menyemai Konspirasi #SyriaHoax Dalam Serangan Kimia Idlib

KIBLAT.NET – Sebuah teori konspirasi tentang apakah serangan senjata kimia sebenarnya dilakukan oleh Presiden Suriah...

Ahad, 16/04/2017 08:28 0

Suriah

Laporan AS: Assad Berada di Balik Serangan Kimia Idlib

KIBLAT.NET – Rezim Assad telah menggunakan gas sarin untuk membunuh rakyatnya sendiri, menurut laporan intelijen...

Ahad, 16/04/2017 07:52 0

Wilayah Lain

Korut Siap Perang Dengan Amerika Serikat Bila Trump Mau

KIBLAT.NET – Wakil menteri luar negeri Korea Utara Han Song Ryol mengatakan dalam sebuah wawancara...

Ahad, 16/04/2017 07:31 0

Afghanistan

Bom Terbesar AS Membunuh 94 Anggota ISIS

KIBLAT.NET – Seorang juru bicara pemerintah Afghanistan mengonfirmasi malah korban tewas akibat pemboman hari Kamis...

Ahad, 16/04/2017 07:12 0

Irak

Jenderal AS Klaim Kuasai Mosul, Meski Tak Sesuai Fakta

pasukan pemerintah Baghdad yang didukung militer AS masih gagal membersihkan bagian barat Mosul dari unsur-unsur kelompok ISIS. Hal itu berdasarkan laporan yang dibuat militer AS.

Sabtu, 15/04/2017 14:57 0

Wilayah Lain

INSANI, Kumpulkan Akademisi untuk Bangun Patani Lebih Baik

"INSANI adalah organisasi kumpulan dari para akademisi dan intelektual Patani, Thailand selatan untuk pengembangan ilmu dan penelitian di setiap bidang ilmu akademik, dari masing-masing dimiliki oleh anggotanya," tambah Makta.

Sabtu, 15/04/2017 14:41 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Negara Islam di Tanah Jawa 1500-1700 M

Berdasarkan fakta sejarah, negara Islam telah ada dan berdaulat di Tanah Jawa pada tahun 1500-1700 M. Jadi bila ada ide atau wacana yang menginginkan kembalinya negara Islam di tanah Jawa (sebagaimana di masa lampau) bukan sebuah ilusi atau utopia,

Sabtu, 15/04/2017 14:15 0

Artikel

Jihad Pakubuwana IV dan Makar yang Menghancurkannya

Pakubuwana IV tampaknya paham betul bahwa konsep ulil amri dalam Islam adalah sinergi antara ulama dan umaraa (penguasa).

Sabtu, 15/04/2017 13:59 0