... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Masyarakat Muslim Tionghoa Bawa Kasus Penghinaan Rasial Gubernur NTB Ke Polisi

Foto: Kuasa Hukum Masyarakat Muslim Tionghoa, Farhat Abbas saat melaporkn Steven ke Polda Metro Jaya

KIBLAT.NET, Jakarta – Umpatan kebencian Steven Hadisurya Sulistyo kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi berbuntut panjang. Masyarakat Muslim Tionghoa melaporkan kasus dugan penghinaan tersebut ke kepolisian.

Masyarakat Muslim Tionghoa, Mohammad Jusuf Hamka meminta pengacara Farhat Abbas untuk melaporkan kasus Steven. Laporan disampaikan ke Polda Metro Jaya pada Jumat (14/4).

Kepada Kiblat.net, Farhat Abbas mengungkapkan ia mendapat mandat dari Masyarakat Muslim Tionghoa untuk melaporkan kasus itu ke kepolisian. “Saya melaporkan ini karena diminta oleh Masyarakat Muslim Tionghoa,

“Mereka merasa terusik dan melaporkan hal ini, bukan pasal pencemaran nama baiknya tapi pasal diskriminasi pekerjaan yang tercantum pada Pasal 16 UU 40 tentang diskriminasi pekerjaan,” ungkap Farhat saat dihubungi Kiblat.net, Ahad (16/4).

Dia menambahkan permintaan maaf Steven dinilai tidak cukup. Perkataan rasis yang disampaikan pria etnis Tionghoa, menurutnya, nyata menyakiti perasaan Masyarakat Muslim Tionghoa.

Farhat pun mengakui jika Muhammad Zainul Majdi sudah tidak mempermasalahkan hal itu. Namun, kliennya melihat bahwa hal ini pantas diadukan ke kepolisian.

Pelaporan ini tercantum dalam Surat Lapor yang dikeluarkan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu bernomor LP/1873/IV/2017/PMJ/ Dit. Reskrimum Kepolisian Daerah Metro Jaya. Farhat didampingi advokat Elza Syarief dan dua saksi lainnya, Erica Zainul Majdi istri Zainul Majdi dan Lieus Sungkarisma.

Sebelumnya, Steven telah melayangkan surat permohonan maaf kepada Zainul di Bandara Changi. Dalam surat tersebut, Steven mengucapkan rasa terima kasih atas kebesaran hati Zainul yang tidak menempuh proses hukum atas kata-kata yang telah ia lontarkan. Zainul dan Erica pun menganggap kasus tersebut sudah tuntas dan tidak perlu dibawa ke meja hukum.

Namun, Jusuf Hamka beranggapan sebaliknya. Hal itu terbukti dengan laporan yang dilakukan pukul 23.00 WIB. Dalam Surat Lapor disebutkan, sikap Steven dianggap menebar rasa kebencian.

“Dilaporkan oleh terlapor di Bandara Soekarno-Hatta dengan kata-kata “Dasar Pribumi TIKO,” bunyi surat laporan itu.

Tiko, adalah istilah slang yang memiliki arti etnis pribumi. Dalam kasus tersebut, Steven dianggap telah melakukan penghinaan yang mengatasnamakan etnis Tionghoa.

Atas perbuatannya, Steven dikenakan Pasal 16 Undang-Undang RI Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Pasal tersebut mengatur tentang setiap orang yang dengan sengaja menunjukkan kebencian kepada orang lain berdasarkan ras dan etnis.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Bus Pengangkut Pengungsi Diserang, 100 Warga Sipil Suriah Terbunuh

Serangan terjadi di distrik Ramuse, Aleppo

Ahad, 16/04/2017 10:06 0

Suriah

Begini Medsos Rusia Menyemai Konspirasi #SyriaHoax Dalam Serangan Kimia Idlib

KIBLAT.NET – Sebuah teori konspirasi tentang apakah serangan senjata kimia sebenarnya dilakukan oleh Presiden Suriah...

Ahad, 16/04/2017 08:28 0

Suriah

Laporan AS: Assad Berada di Balik Serangan Kimia Idlib

KIBLAT.NET – Rezim Assad telah menggunakan gas sarin untuk membunuh rakyatnya sendiri, menurut laporan intelijen...

Ahad, 16/04/2017 07:52 0

Wilayah Lain

Korut Siap Perang Dengan Amerika Serikat Bila Trump Mau

KIBLAT.NET – Wakil menteri luar negeri Korea Utara Han Song Ryol mengatakan dalam sebuah wawancara...

Ahad, 16/04/2017 07:31 0

Afghanistan

Bom Terbesar AS Membunuh 94 Anggota ISIS

KIBLAT.NET – Seorang juru bicara pemerintah Afghanistan mengonfirmasi malah korban tewas akibat pemboman hari Kamis...

Ahad, 16/04/2017 07:12 0

Irak

Jenderal AS Klaim Kuasai Mosul, Meski Tak Sesuai Fakta

pasukan pemerintah Baghdad yang didukung militer AS masih gagal membersihkan bagian barat Mosul dari unsur-unsur kelompok ISIS. Hal itu berdasarkan laporan yang dibuat militer AS.

Sabtu, 15/04/2017 14:57 0

Wilayah Lain

INSANI, Kumpulkan Akademisi untuk Bangun Patani Lebih Baik

"INSANI adalah organisasi kumpulan dari para akademisi dan intelektual Patani, Thailand selatan untuk pengembangan ilmu dan penelitian di setiap bidang ilmu akademik, dari masing-masing dimiliki oleh anggotanya," tambah Makta.

Sabtu, 15/04/2017 14:41 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Negara Islam di Tanah Jawa 1500-1700 M

Berdasarkan fakta sejarah, negara Islam telah ada dan berdaulat di Tanah Jawa pada tahun 1500-1700 M. Jadi bila ada ide atau wacana yang menginginkan kembalinya negara Islam di tanah Jawa (sebagaimana di masa lampau) bukan sebuah ilusi atau utopia,

Sabtu, 15/04/2017 14:15 0

Artikel

Jihad Pakubuwana IV dan Makar yang Menghancurkannya

Pakubuwana IV tampaknya paham betul bahwa konsep ulil amri dalam Islam adalah sinergi antara ulama dan umaraa (penguasa).

Sabtu, 15/04/2017 13:59 0

Singapura

Masjid dengan Nama Presiden Pertama Singapura, Yusof Ishak Resmi Dibuka

Sebuah masjid dengan nama presiden pertama Singapura Yusof Ishak secara resmi dibuka pada hari ini, Jum'at 14 April 2017. Upacara pembukaan ini diresmikan oleh janda mendiang, Noor Aishah serta disaksikan oleh Perdana Menteri Lee Hsien Loong dan Menteri Urusan Muslim Dr. Yaacob Ibrahim.

Jum'at, 14/04/2017 20:34 0