... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Gus Solah: Bukan Lambang Salib, Masjid Ini Bentuknya Letter T

Foto: impinan Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Dr. (H.C.) Ir. H. Salahuddin Wahid (Gus Sholah)

KIBLAT.NET, Jakarta – Pimpinan Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Dr. (H.C.) Ir. H. Salahuddin Wahid atau biasa dipanggil Gus Solah mengataka, bahwa Masjid Raya Jakarta KH Hasyim Asy’ari bukanlah berbentuk Salib sebagaimana terlihat dari atas. Menurut penilannya,masjid tersebut berbentuk letter T.

“Nggak ada, dimana lambang salibnya, nggak ada di pintunya, kalau diterima kiriman dari pihak lain, maka di cek dulu, kalau dilihat dari atas, maka ini bentuknya adalah letter T,” ungkapnya singkat usai turut meresmikan Masjid Raya, di Daan Mogot, Jakarta Barat, Sabtu (15/4).

Sebelumnya, beredar di media sosial bahwa bentuk masjid ini dari atas memang terlihat seperti lambang salib. Mengutip dari harianpublik.com, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) M. Din Syamsuddin meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengklarifikasi isu yang beredar tersebut.

“Perlu klarifikasi berita dengan gambar yang beredar luas, khususnya di kalangan umat Islam, bahwa denah Masjid Daan Mogot itu dari atas berbentuk lambang agama lain (non Islam),” Ujar Din sebagaimana dikutip dari Harianpublik.com, Jumat (14/4).

“Begitu pula garis pada pintu-pintu masjid yang menonjolkan lambang-lambang tersebut,” sambung mantan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.

Jika pembangunan itu benar menyiratkan lambang agama lain, maka Din meminta agar pembangunan masjid yang akan diberi nama Hasyim Asyari itu diperbaiki terlebih dahulu sebelum diresmikan.

BACA JUGA  Kabar Siswi di Solo Dikeluarkan karena Ucapan Ultah Hoaks

“Sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari, yakni akan dianggap sebagai masjid dhirar atau masjid yg membahayakan karenanya harus dijauhi,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Jenderal AS Klaim Kuasai Mosul, Meski Tak Sesuai Fakta

pasukan pemerintah Baghdad yang didukung militer AS masih gagal membersihkan bagian barat Mosul dari unsur-unsur kelompok ISIS. Hal itu berdasarkan laporan yang dibuat militer AS.

Sabtu, 15/04/2017 14:57 0

Wilayah Lain

INSANI, Kumpulkan Akademisi untuk Bangun Patani Lebih Baik

"INSANI adalah organisasi kumpulan dari para akademisi dan intelektual Patani, Thailand selatan untuk pengembangan ilmu dan penelitian di setiap bidang ilmu akademik, dari masing-masing dimiliki oleh anggotanya," tambah Makta.

Sabtu, 15/04/2017 14:41 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Negara Islam di Tanah Jawa 1500-1700 M

Berdasarkan fakta sejarah, negara Islam telah ada dan berdaulat di Tanah Jawa pada tahun 1500-1700 M. Jadi bila ada ide atau wacana yang menginginkan kembalinya negara Islam di tanah Jawa (sebagaimana di masa lampau) bukan sebuah ilusi atau utopia,

Sabtu, 15/04/2017 14:15 0

Artikel

Jihad Pakubuwana IV dan Makar yang Menghancurkannya

Pakubuwana IV tampaknya paham betul bahwa konsep ulil amri dalam Islam adalah sinergi antara ulama dan umaraa (penguasa).

Sabtu, 15/04/2017 13:59 0

Asia

Masjid dengan Nama Presiden Pertama Singapura, Yusof Ishak Resmi Dibuka

Sebuah masjid dengan nama presiden pertama Singapura Yusof Ishak secara resmi dibuka pada hari ini, Jum'at 14 April 2017. Upacara pembukaan ini diresmikan oleh janda mendiang, Noor Aishah serta disaksikan oleh Perdana Menteri Lee Hsien Loong dan Menteri Urusan Muslim Dr. Yaacob Ibrahim.

Jum'at, 14/04/2017 20:34 0

Opini

Densus untuk Siapa?

Isu terorisme kembali muncul di permukaan, Densus 88 pun beraksi. Sejumlah warga Muslim terduga teroris ditangkap di Jawa Timur. Awalnya, tiga orang warga Paciran, Lamongan. Mereka adalah H, ZE, dan HE yang ditangkap di tempat terpisah dan tanpa perlawanan.

Jum'at, 14/04/2017 19:12 2

Analisis

Serangan Udara AS Tewaskan 18 Milisi Kurdi, Kesalahan atau Dimanfaatkan?

Selama bertahun-tahun, serangan drone AS sebagian dimanfaatkan oleh kabilah-kabilah untuk menghantam kabilah lainnya yang bersengketa dengan cara memberi informasi yang salah dan mengklaim target itu sebagai posisi “pemimpin al-Qaidah”. Sehingga di samping berperang melawan “teroris”, AS juga terseret dalam perang antar klan.

Jum'at, 14/04/2017 17:40 0

Suriah

Bashar Assad Sebut Video Korban Serangan Kimia Khan Shaikhoun Palsu

Upaya cuci tangan atas pembantaian rakyat Suriah kembali ditunjukkan Bashar Assad. Dalam serangan senjata kimia di Khan Shaikhoun, ia mengklaim bahwa serangan itu tidak pernah dilakukannya. Bahkan, ia menyebut video-video yang beredar tentang aksi kejam tersebut palsu.

Jum'at, 14/04/2017 17:06 0

Philipina

Militer Filipina: Pemimpin Abu Sayyaf Berniat Menyerahkan Diri

Radullan Sahiron, pemimpin tertinggi Abu Sayyaf di provinsi Filipina selatan, berencana ingin menyerahkan diri. Demikian menurut seorang pejabat keamanan Filipina seperti dikutip World Bulletin, Jum'at (14/04).

Jum'at, 14/04/2017 16:46 0

Suriah

Rezim Assad Edarkan Selebaran Fitnah terhadap Syaikh Al-Muhaisini

Pesawat-pesawat tempur Suriah yang dikirim Bashar Assad menjatuhkan selebaran fitnah dari atas kota Idlib. Selebaran dimaksud untuk memfitnah dai asal Arab Saudi yang bertahun-tahun di Suriah, Syaikh Abdullah bin Muhammad Al-Muhaisini.

Jum'at, 14/04/2017 15:10 0

Close