... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

FUI Sulteng: Menyuarakan Khilafah Tak Bisa Disebut Makar

Foto: Ketua FUI Sulawesi Tengah KH Hartono Yasin (tengah)

KIBLAT.NET, Palu – Forum Ummat Islam (FUI) Sulawesi Tengah menyatakan menyuarakan khilafah, seperti yang dilakukan HTI, tak bisa disebut sebagai makar.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua FUI Sulteng, KH Hartono Yasin menjelang pelaksanaan acara Parade Panji Rasulullah, yang akan digelar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ahad (16/04). Acara itu sempat mendapatkan penolakan dari sebagian kalangan di Palu, dengan alasan kegiatan itu termasuk bagian dari makar.

KH Hartono Yasin menegaskan hal itu aksi yang akan dilakukan HTI bukanlah perbuatan makar. Menurutnya, tudingan tersebut merupakan hal yang mengada-ada dan tanpa disandarkan pada fakta.

“Ingat, HTI itu adalah organisasi legal di negeri ini, sehingga semua kegiatan yang dilakukan juga legal,” kata Hartono di Palu, Jumat (14/04).

“Menyuarakan khilafah, tidak bisa langsung dibilang makar. Kalau tidak paham, ayo kita diskusi,” imbuhnya.

Dia menambahkan konsep khilafah, seperti yang diusung oleh HTI, masih perlu didiskusikan. Menurutnya, masih belum ada kepastian apakah memang mengarah ke makar atau tidak.

“Kalau mau bicara makar, sana ke Papua yang sudah terang benderang mau memisahkan diri dari NKRI,” tegasnya.

KH Hartono secara khusus menyayangkan keterlibatan organisasi Kristen, GMKI, dalam pernyataan penolakan kegiatan HTI. Dia mempertanyakan motif keterlibatan GMKI dalam pernyataan sikap tersebut.

“Tahu apa GMKI soal khilafah? Jangan memperkeruh suasana. Olehnya itu, FUI menegaskan, bersama elemen yang tergabung di dalamnya siap mengawal kegiatan teman-teman HTI,” tegasnya.

BACA JUGA  Momen Hari Bhayangkara, KontraS: 287 Warga Tewas Ditembak Dalam Setahun

Reporter: Moh. Salam
Editor: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Jenderal AS Klaim Kuasai Mosul, Meski Tak Sesuai Fakta

pasukan pemerintah Baghdad yang didukung militer AS masih gagal membersihkan bagian barat Mosul dari unsur-unsur kelompok ISIS. Hal itu berdasarkan laporan yang dibuat militer AS.

Sabtu, 15/04/2017 14:57 0

Wilayah Lain

INSANI, Kumpulkan Akademisi untuk Bangun Patani Lebih Baik

"INSANI adalah organisasi kumpulan dari para akademisi dan intelektual Patani, Thailand selatan untuk pengembangan ilmu dan penelitian di setiap bidang ilmu akademik, dari masing-masing dimiliki oleh anggotanya," tambah Makta.

Sabtu, 15/04/2017 14:41 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Negara Islam di Tanah Jawa 1500-1700 M

Berdasarkan fakta sejarah, negara Islam telah ada dan berdaulat di Tanah Jawa pada tahun 1500-1700 M. Jadi bila ada ide atau wacana yang menginginkan kembalinya negara Islam di tanah Jawa (sebagaimana di masa lampau) bukan sebuah ilusi atau utopia,

Sabtu, 15/04/2017 14:15 0

Artikel

Jihad Pakubuwana IV dan Makar yang Menghancurkannya

Pakubuwana IV tampaknya paham betul bahwa konsep ulil amri dalam Islam adalah sinergi antara ulama dan umaraa (penguasa).

Sabtu, 15/04/2017 13:59 0

Asia

Masjid dengan Nama Presiden Pertama Singapura, Yusof Ishak Resmi Dibuka

Sebuah masjid dengan nama presiden pertama Singapura Yusof Ishak secara resmi dibuka pada hari ini, Jum'at 14 April 2017. Upacara pembukaan ini diresmikan oleh janda mendiang, Noor Aishah serta disaksikan oleh Perdana Menteri Lee Hsien Loong dan Menteri Urusan Muslim Dr. Yaacob Ibrahim.

Jum'at, 14/04/2017 20:34 0

Opini

Densus untuk Siapa?

Isu terorisme kembali muncul di permukaan, Densus 88 pun beraksi. Sejumlah warga Muslim terduga teroris ditangkap di Jawa Timur. Awalnya, tiga orang warga Paciran, Lamongan. Mereka adalah H, ZE, dan HE yang ditangkap di tempat terpisah dan tanpa perlawanan.

Jum'at, 14/04/2017 19:12 2

Analisis

Serangan Udara AS Tewaskan 18 Milisi Kurdi, Kesalahan atau Dimanfaatkan?

Selama bertahun-tahun, serangan drone AS sebagian dimanfaatkan oleh kabilah-kabilah untuk menghantam kabilah lainnya yang bersengketa dengan cara memberi informasi yang salah dan mengklaim target itu sebagai posisi “pemimpin al-Qaidah”. Sehingga di samping berperang melawan “teroris”, AS juga terseret dalam perang antar klan.

Jum'at, 14/04/2017 17:40 0

Suriah

Bashar Assad Sebut Video Korban Serangan Kimia Khan Shaikhoun Palsu

Upaya cuci tangan atas pembantaian rakyat Suriah kembali ditunjukkan Bashar Assad. Dalam serangan senjata kimia di Khan Shaikhoun, ia mengklaim bahwa serangan itu tidak pernah dilakukannya. Bahkan, ia menyebut video-video yang beredar tentang aksi kejam tersebut palsu.

Jum'at, 14/04/2017 17:06 0

Philipina

Militer Filipina: Pemimpin Abu Sayyaf Berniat Menyerahkan Diri

Radullan Sahiron, pemimpin tertinggi Abu Sayyaf di provinsi Filipina selatan, berencana ingin menyerahkan diri. Demikian menurut seorang pejabat keamanan Filipina seperti dikutip World Bulletin, Jum'at (14/04).

Jum'at, 14/04/2017 16:46 0

Suriah

Rezim Assad Edarkan Selebaran Fitnah terhadap Syaikh Al-Muhaisini

Pesawat-pesawat tempur Suriah yang dikirim Bashar Assad menjatuhkan selebaran fitnah dari atas kota Idlib. Selebaran dimaksud untuk memfitnah dai asal Arab Saudi yang bertahun-tahun di Suriah, Syaikh Abdullah bin Muhammad Al-Muhaisini.

Jum'at, 14/04/2017 15:10 0

Close