... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hakim dan Jaksa Bersitegang Soal Penundaan, Hadirin: “Sandiwara!”

Foto: Suasana sidang ke-18 penodaan agama dengan terdakwa Ahok, Selasa (11/04).

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum, Ali Mukartono dalam sidang ke-18 kasus penodaan agama dengan terdakwa Ahok, mengatakan di hadapan majelis hakim bahwa tuntutan yang dijadwalkan akan dibacakan pada hari ini, Selasa (11/04) terpaksa ditunda hingga 20 April mendatang dengan alasan tuntutan belum selesai disusun.

“Kami sudah berusaha sedemikian rupa bahwa waktu satu minggu ternyata tidak cukup untuk menyusun surat tuntutan. Dengan permohonan maaf, kami minta waktu untuk pembacaan surat tuntutan tidak bisa hari ini,” ungkap Ali Mukartono.

Menanggapi hal itu, Hakim Ketua, Dwiarso Budi Santiarto menanyakan perihal penundaan ini, apakah karena belum selesai atau soal pengetikannya. “Belum selesai mengetik,” kata Ali.

“Belum selesai mengetik, padahal banyak orang seperti ini. Masak belum selesai ngetiknya,” tanya Hakim heran.

Saat diskusi antara hakim dan jaksa tersebut berlangsung, tiba-tiba ada seorang hadirin yang  berteriak, “Sandiwara!”

Kemudian, jaksa pun beralasan bahwa pengetikan belum selesai karena butuh pemahaman yang komprehensif dalam penyusunan untuk kemudian dibacakan.

“Kami butuh lebih komprehensif,” ujarnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Hakim dan Jaksa Bersitegang Soal Penundaan, Hadirin: “Sandiwara!””

  1. abdul aziz

    sumpah di bawah al-Qur’an pun sandiwara kali, butuh pemahaman yg komprehensip karena ada pesanan ya?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Eropa

Jelang KTT G-20, Merkel Buka Wacana Kesalahan Kolonial di Masa Silam

Saat berpidato memberikan sambutan di sebuah acara tentang pengungsi di Jerman, Kanselir Angela Merkel mendesak negara-negara anggota G-20 untuk melakukan tindakan nyata. Merkel juga menyinggung soal kolonisasi Jerman di Afrika. “Kita telah berdosa di Afrika selama masa kolonial,” ujarnya.

Selasa, 11/04/2017 10:00 0

Suriah

Serangan Pasukan Assad-Rusia di Idlib Berlanjut, Kali Ini dengan Bom Pembakar

Meski muncul serangan AS di Suriah, rezim Assad dan sekutunya Rusia terus menargetkan provinsi Idlib dan Hama. Menurut laporan aktivis pada Senin (10/04), bom yang digunakan dalam serangan tersebut adalah bom pembakar.

Selasa, 11/04/2017 08:55 0

Video Kajian

Tadzkirah : Hukum Memanjangkan Sholat (Vocal by : Ust. Dr. Anung Al Hamat, Lc. M.Pd.I)

KIBLAT.NET – Banyak sekali kita temui fenomena sholat berjamaah yang bacaannya panjang sekali. Mungkin ada...

Selasa, 11/04/2017 07:43 0

Video News

Chemical Attack Responses

KIBLAT.NET – Pada 7 April 2017 di Kedubes Suriah Untuk Indonesia Ratusan massa gelar aksi...

Selasa, 11/04/2017 07:15 0

Malaysia

PBB Ultimatum Myanmar Bebaskan Tahanan Anak Muslim Rohingya

Organisasi perlindungan anak PBB (UNICEF), mendesak pemerintah Myanmar untuk membebaskan tahanan anak etnis minoritas Muslim Rohingya.

Selasa, 11/04/2017 07:04 0

Pakistan

Pakistan Jatuhkan Hukuman Mati terhadap Mata-mata India

Pengadilan militer di Pakistan dikabarkan telah menjatuhkan hukuman mati terhadap mata-mata India.

Selasa, 11/04/2017 06:01 0

Opini

Bashar Assad, Sang Penyelamat Donald Trump

Maka, gas beracun yang ditimpakan Assad kepada penduduk sipil di Khan Sheikhoun, secara efektif justru memberikan nafas kehidupan bagi Trump. Ibarat ia akan tenggelam, Assad menjadi orang yang mengulurkan tangan untuknya.

Senin, 10/04/2017 18:51 0

Yaman

Kelompok Syiah Pro-Assad Lakukan Ribuan Pelanggaran HAM di Yaman

"Mayoritas pelanggaran dilakukan oleh pemberontak bersenjata Hutsi dan milisi loyalis presiden terguling Ali Abdullah Saleh, yaitu 4.841 kasus atau 95 persen dari total pelanggaran. Sementara otoritas keamanan melakukan 124 pelanggaran," kata lembaga itu, sebagaimana dikutip Arab News, Senin (10/04).

Senin, 10/04/2017 18:10 0

Mali

Efek Merger, Serangan JNIM Semakin Intensif Incar Pasukan Perancis

Dari pihak JNIM sebagian besar laporan mereka sesuai dengan pernyataan Perancis. Para jihadis mengatakan bom IEDs telah menghancurkan sebuah kendaraan lapis baja militer Perancis, sementara unit pejuang lainnya berhasil meng-ambush pasukan Perancis sehari kemudian.

Senin, 10/04/2017 17:35 0

Mesir

Presiden Mesir Umumkan Keadaan Darurat

Keadaan darurat diumumkan usai terjadinya serangan di dua Gereja Koptik Mesir

Senin, 10/04/2017 17:20 0