... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kecam AS, Muhammadiyah: Serangan Tomahawk Hanya Memperburuk Suriah

Foto: Serangan rudal Tomahawk oleh kapal tempur AS di Laut Mediterranea pada 7 April 2017

KIBLAT.NET, Jakarta – Gas beracun yang dijatuhkan pesawat tempur rezim Suriah di Khan Sheikhoun, menjadi alasan pemerintah Amerika Serikat untuk meluncurkan rudal Tomahawk ke pangkalan udara Suriah. Namun, operasi itu dipandang berpotensi memperburuk situasi di Suriah.

Pandangan tersebut disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Bahtiar Effendy pada Jumat (07/04). Menurutnya, serangan AS tersebut tidak menyelesaikan konflik Suriah melainkan membuat rakyat Suriah semakin menderita.

“PP Muhammadiyah mengecam tindakan serangan rudal Tomehawk yang diluncurkan AS ke Suriah. Serangan Ini merupakan pelanggaran kedaulatan Suriah dan melanggar hukum internasional,” tegas Bahtiar Effendy.

Serangan AS dianggap telah melanggar kedaulatan Suriah dan pelanggaran Hukum dan norma-norma internasional. Hal ini berpotensi memperburuk situasi di Suriah dan kawasan Timur Tengah secara keseluruhan.

“Selain itu, serangan ini hanya akan memperburuk situasi keamanan di Suriah dan terutama akan membuat rakyat Suriah semakin menderita,” sambungnya.

Dalam pernyatan sikapnya, Bahtiar Effendy yang mewakili Muhammadiyah mendesak kepada negara-negara adikuasa untuk tidak menjadikan Suriah sebagai arena pertempuran. Pasalnya, hal itu akan mengorbankan banyak nyawa.

“Hal demikian hanya akan mengorbankan rakyat Suriah dan mendorong radikalisme dan terorisme,” pungkasnya.

 
Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Jon Muhammad

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Turut Berduka, Erdogan Temui Ayah Bayi Kembar Korban Gas Beracun di Idlib

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu dengan Abdul Hamid Al Yusuf yang telah kehilangan dua anak dan 23 anggota keluarganya akibat gas beracun di Khan Sheikhoun, Idlib.

Ahad, 09/04/2017 05:17 1

Suriah

Bandara Militer Suriah yang Ditargetkan AS Masih Beroperasi

kerusakan di pangkalan udara Shayrat itu masih simpang siur. Akan tetapi lembaga itu menyangsikan jika kerusakan yang dialami parah. Faktanya, pengkalan itu masih bisa digunakan.

Sabtu, 08/04/2017 09:19 1

Info Event

Mahasiswa LDK Damai Nurtanio Gelar Gebyar Islam

Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Damai menggelar lomba Gebyar Islam jelang pelaksanaan Isra' Mi'raj di kampus Universitas Nurtanio Bandung, Jumat, (7/4/17).

Sabtu, 08/04/2017 08:37 0

Palestina

Lagi, Warga Israel Paksa Masuk Komplek Masjid Al-Aqsha

Puluhan warga Israel memaksa masuk ke dalam komplek Masjid Al-Aqsha, Yerusalem.

Sabtu, 08/04/2017 07:37 0

Suriah

Respon Serangan Kimia, Parlemen Eropa Larang Menteri Senior Suriah Ikuti Konferensi

KIBLAT.NET – Parlemen Eropa melarang seorang pejabat Suriah dari menghadiri sebuah acara yang dijadwalkan hari...

Jum'at, 07/04/2017 23:13 0

Suriah

Jaisyul Islam kepada AS: Menyerang Satu Bandara Saja Tidak Cukup

"Memukul satu bandara tidak cukup. Di sana ada 26 bandara yang menargetkan warga sipil,” katanya di akun pribadinya di Twitter, seperti dinukil Al-Jazeera dari AFP, Jumat (07/04).

Jum'at, 07/04/2017 21:26 0

Suriah

Korban Serangan Kimia di Khan Shekhoun Baru Dimakamkan, Ini Alasannya

Korban serangan kimia di Khan Sheikhoun, provinsi Idlib, pada Selasa lalu (04/04) baru dimakamkan hari ini (Jumat, 07/04). Menurut data petugas Pertahanan Sipil jumlah akhir korban senjata terlarang itu 84 tewas dan lima ratus luka-luka serta masih ada korban yang belum dievakuasi akibat tertimbun bangunan.

Jum'at, 07/04/2017 19:30 0

News

Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris di Lamongan

Menurut informasi yang dikumpulkan Kiblat.net di lapangan, penangkapan dilakukan hampir berbarengan sejak pukul 09:30 WIB sampai 10:30 WIB. Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda

Jum'at, 07/04/2017 18:32 0

Suriah

Puluhan Rudal AS Hantam Pangkalan Udara Assad di Homs

Amerika Serikat pada Jum'at (07/04) menembakkan puluhan rudal jelajah ke pangkalan udara Shayrat yang dikontrol rezim Assad di Homs. Menurut Presiden AS Donald Trump, serangan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran dan penggunakan senjata kimia mematikan.

Jum'at, 07/04/2017 16:58 0

Asia

Bawa Sapi, Seorang Muslim India Dibunuh, Tiga pelaku Ditangkap

Pehlu Khan (55 tahun), seorang petani Muslim di India meninggal karena luka-lukanya setelah ratusan warga menyerang truk ternaknya di jalan raya Alwar di negara bagian Rajasthan, Senin (03/04) lalu.

Jum'at, 07/04/2017 15:30 0

Close