... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menyingkap Gas Beracun, Senjata Pembunuh Sipil di Idlib

Foto: Bocah korban serangan senjata kimia di Khan Syeikhun, Idlib

KIBLAT.NET, Damaskus – Serangan gas beracun oleh rezim Suriah telah membunuh banyak jiwa di Khan Syeikhun, Idlib pada Selasa (04/04). Para korban tewas keracunan setelah kejang dan mengeluarkan buih di mulut.

Jenis gas beracun itu telah mengundang banyak tanya. Ada yang berpendapat berjeniskan klorin. Tetapi juga ada yang menduga gas beracun itu berjenis sarin. Keduanya memang dikenal sebagai senjata pembunuh massal. Namun petugas medis setempat belum dapat memastikan kandungan gas yang dijatuhkan rezim.

Apa itu gas sarin?

Sarin berbentuk cairan yang tidak berbau dan tidak berwarna. Gas ini terbentuk dari dari empat senyawa yaitu, methylphosphonate dimetil, fosfor triklorida, sodium fluoride dan alkohol.

Sarin adalah senjata kimia buatan manusia yang diklasifikasikan sebagai agen saraf G-series. Itu berarti sarin bekerja dengan menyerang fungsi sistem saraf. Gas ini dikembangkan oleh ilmuwan Jerman selama Perang Dunia II.

Agen saraf G-series terdiri dari gas sarin (GB), tabun (GD), soman (GA) dan cyclosarin (GF). Semua itu merupakan gas beracun yang sangat mudah menguap di udara.

Cara kerja gas sarin membunuh manusia

Bila terhirup, gas sarin akan langsung merusak neurotransmitter asetilkolin (senyawa penghantar rangsangan saraf yang berada di dalam tubuh manusia). Dampaknya terkecil ialah korban akan kehilangan kontrol otot.

Meluasnya gejala yang ditimbulkan tergantuk dosis dan berapa lama korban menghirupnya. Karena termasuk jenis gas yang gampang menguap dengan cepat, menghirupnya saja merupakan ancaman akan pendeknya usia. Senjata ini sangat berbahaya, konon jumlah sebesar ujung jarum pentul sudah cukup untuk membunuh satu orang dewasa.

BACA JUGA  Rudal Militer Suriah Hantam Kamp Pengungsi, 15 tewas

Gas itu juga akan berdampak pada pupil mata karena tidak mampu lagi menerima cahaya. Jika dihirup, nafas akan sesak dan perut terasa mual. Gejala-gejala ini dapat muncul segera, diikuti dengan hilangnya kontrol otot (lemas), kejang, dan berakhir dengan kematian.

Apa itu gas klorin?

Nama gas yang satu ini memang familiar. Klorin dalam bentuk cairan atau bubuk banyak ditemukan dalam produk-produk rumah tangga. Biasa juga dipakai untuk mensterilkan kolam renang. Klorin jenis ini lebih dikenal dengan nama kaporit.

Namun siapa sangka, klorin juga diproduksi sebagai senjata kimia. Klorin yang beracun biasanya bewarna kuning kehijau-hijauan. Senjata kimia ini akan sangat bereaksi pada tubuh manusia.

Penggunaan gas klorin sangat populer selama perang dunia pertama.  Gas ini juga dikembangkan dan digunakan pertama kali oleh Jerman. Gas klorin sebagai senjata kembali muncul saat perang Irak tahun 2007. Diduga kuat  rezim Bashar Al Assad juga menggunakan gas jenis ini selama perang Suriah.

Dampak klorin pada tubuh manusia

Gas klorin bersifat racun karena sangat reaktif dengan air di selaput lendir paru-paru dan mata. Reaksi yang ditimbulkan akan menghasilkan asam klorida dan asam hipoklorit yang memicu iritasi pada mata dan paru-paru serta memicu korosi pada jaringan.

Sehingga, klorin akan menghancurkan kemampuan paru-paru untuk mengambil oksigen. Dalam waktu singkat, korban senjata kimia ini akan mati karena kekurangan oksigen.

BACA JUGA  Rusia Dirikan Pangkalan Militer di Bekas Wilayah Kurdi Suriah

Apakah kolam renang berklorin aman digunakan?

Mengingat volume air yang begitu besar, klorin atau kaporit biasa digunakan untuk mensterilkan kolam renang. Air dengan kadar klorin yang tinggi dapat berefek pada mata. Umumnya, mata akan sengat perih bila terkena.

Oleh sebab itu, sebaiknya menggunakan kacamata renang. Jika berenang dengan mata terbuka di kolam berkaporit, memungkinkan penglihatan akan kabur selama beberapa saat setelahnya.

 

Reporter: Syafi’i Iskandar
Sumber: Skynews

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Serangan Gas Beracun Bantai Rakyat Idlib, Indonesia Didesak Kutuk Tragedi HAM Suriah

Aliansi Merah Putih Peduli Suriah mendesak Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan pernyatan sikap mengutuk tragedi HAM berat di Suriah

Jum'at, 07/04/2017 01:24 0

Indonesia

Margarito Kamis: Apa Salahnya Aksi 313 Tuntut MPR Berhentikan Presiden

"Itu (aksi 313, red) hanya orang yang menyuarakan pernyataan secara terbuka, dan bahkan polisi bilang mereka mau datang ke DPR untuk mengubah UUD dan meminta memberhentikan Presiden, karena memang MPR punya wewenang untuk itu"

Jum'at, 07/04/2017 00:28 0

Indonesia

Ketua KAMMI Anggap Kasus Ahok Bukan Penistaan Agama Biasa

Dalam kasus penistaan agama, Ahok seharusnya ditahan karena telah menimbulkan keresahan masyarakat

Kamis, 06/04/2017 23:22 0

Info Event

Seruan Aksi Damai Kemanusiaan Stop Pembantaian Serangan Kimia di Idlib Suriah

Seruan Aksi Damai Kemanusiaan Stop Pembantaian Serangan Kimia di Idlib Suriah

Kamis, 06/04/2017 22:29 0

Indonesia

Pakar: Polisi Main-main Dalam Gunakan Pasal Makar

Dari sisi kelimuan penetapan pimpinan aksi 313 sebagai tersangka sulit dikatakan sebagai makar

Kamis, 06/04/2017 22:00 0

Indonesia

KAMMI: Pemerintah Jangan Obral Isu Makar

Ancaman tuduhan makar tidak mempengaruhi suara kritis KAMMI

Kamis, 06/04/2017 21:06 0

Indonesia

KAMMI: Tuduhan Makar Strategi Membungkam Suara Kritis

Ketua umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Kartika Nur Rohman menegaskan bahwa tuduhan makar ke beberapa aktivis Islam berlebihan. Ia menegaskan bahwa Aksi 313 hanya untuk menuntut keadilan dalam kasus Ahok.

Kamis, 06/04/2017 19:05 1

Indonesia

Fahri: Makar Tidak Pakai Sorban, Tapi Senjata

Wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah turut memberikan komentar soal tuduhan makar kepada sejumlah aktivis Islam. Ia menegaskan, tindakan makar seharusnya menggunakan kekuatan persenjataan.

Kamis, 06/04/2017 18:30 0

Indonesia

Selasa Depan Istri Al-Khattath Diperiksa Penyidik Polda Metro Jaya

Aziz Yanuar, kuasa hukum Al-Khattath mengatakan, bahwa Kusrini akan mendatangi Mako Brimob pada Selasa depan 11 April 2017.

Kamis, 06/04/2017 17:36 0

Indonesia

DPR Kecam Serangan Gas Beracun di Suriah

Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta mengecam penyerangan warga Idlib menggunakan senjata kimia, sehingga puluhan warga tewas. Menurutnya, tindakan tersebut adalah tindakan yang biadab.

Kamis, 06/04/2017 17:02 0

Close