... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tak Hanya Pernafasan, Bom Kimia di Khan Sheikhoun Juga Serang Saraf

Foto: Korban tewas akibat serangan gas beracun rezim Assad di Khan Sheikhoun, Idlib

KIBLAT.NET, Jenewa – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengaku khawatir atas serangan gas kimia yang dilancarkan pasukan rezim Assad di kota Khan Sheikhoun, provinsi Idlib, Suriah.

Dalam perkara ini, WHO menjelaskan bahwa paparan serangan gas kimia di Khan Sheikhoun ini menyebabkan para korban mengalami gangguan pernapasan akut yang berujung dengan kematian.

“Kemungkinan paparan serangan kimia ini akan memberikan efek eksternal dengan cepat seperti gangguan pernapasan akut yang merupakan penyebab kematian seseorang,” kata WHO dalam pernyatannya pada Rabu (05/04).

“Beberapa kasus yang muncul juga menunjukkan tanda-tanda tambahan karena adanya kandungan Organufosfat, yang akan menyerang sel-sel saraf,” tambah pernyataan tersebut.

Mengenai serangan di Idlib ini sendiri, WHO mengungkapkan bahwa korban tewas mencapai 70 warga dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. Para dokter di Idlib melaporkan bahwa puluhan pasien mengalami kesulitan bernapas dan sesak napas. Mereka dirujuk ke rumah sakit di pusat daerah untuk perhatian medis yang mendesak.

“Bbanyak dari mereka wanita dan anak-anak,” jelas WHO.

Sementara itu menteri kesehatan oposisi Suriah Firas Jundi menyatakan bahwa lebih dari 100 warga sipil yang tewas akibat serangan ini dan 500 orang lainnya terluka.

Bahkan karena banyaknya korban yang berjatuhan, kamar darurat dan unit perawatan di Idlib kewalahan dan kekurangan obat-obatan.

Sebelumnya, jet-jet tempur Suriah telah melakukan serangan di wilayah Khan Sheykhun Idlib dengan menggunakan gas kimia berbahaya.

BACA JUGA  Laporan: Sistem Rudal S-400 Rusia Gagal Deteksi Jet Tempur Rusia

Dalam keterangan beberapa pihak pun menyebutkan bahwa pasukan rezim Assad telah menggunakan gas sarin yang dilarang oleh pihak internasional. Efek dari gas sarin sendiri dapat membunuh seseorang walau hanya sebesar ujung jarum.

Reporter: Dio Alifullah
Sumber: Reuters

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pemuda Muhammdiyah: Ahok Jadikan Al-Maidah 51 Bahan Ledekan

Barang bukti video Ahok ingin membuat wifi bernama “Surat Al Maidah 51” dengan password “kafir” memperkuat bukti penodaan agama yang dilakukannya. Pedri juga mengatakan, Ahok mengatakan hal itu untuk lelucon.

Kamis, 06/04/2017 11:12 0

Indonesia

Hacker Lulusan SMP Ini Bobol Situs Tiket Online Hingga Polri

Hacker SH meretas sedikitnya 4.600 setelah belajar secara otodidak

Kamis, 06/04/2017 10:14 0

Indonesia

Muhammadiyah Sudah Tentukan Awal Ramadhan 2017, Ini Tanggalnya

Awal Ramadhan 1438 H, organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia itu menetapkan jatuh pada Sabtu 27 Mei 2017. Nasir menjelaskan bahwa hilal ketika Matahari terbenam hari itu sudah terlihat.

Kamis, 06/04/2017 09:37 0

Indonesia

Pengacara Ahok Tuduh Semua Pelapor Bertujuan Politik

"Saksi pelapor itu sebagian dari FPI, atau orang yang punya afiliasi dari FPI. Semua itu bagi kita satu jaringan. Walaupun dia ada di Palu, dia ada di Padangsidempuan tapi berkaitan satu sama lain, ini politik semua. Karena kepentingan pilkada di DKI. Jadi bagai kita ini semua jelas. Ini akan kita ajukan di pledoi," kata Humphrey di Gedung Kementrian Pertanian, Jakarta pada Selasa (04/04).

Kamis, 06/04/2017 09:26 0

Indonesia

Video Wawancara Ahok dengan Al-Jazeera Diputar, Ini Tanggapan Pengacara GNPF-MUI

"Di TV Al-Jazeera tersebut, Ahok mengatakan tidak menyesal dan bahkan Ahok dengan tegas mengatakan akan mengulangi perkataannya tersebut apabila ke Kepulauan Seribu lagi. Itu merupakan bentuk arogansinya," tegasnya kepada Kiblat.net di Gedung Kementrian Pertanian Jakarta Selatan seusai sidang.

Kamis, 06/04/2017 09:17 0

Indonesia

DDII Desak Polisi Buktikan Tuduhan Makar

Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), Mohammad Siddik mempertanyakan perihal penangkapan demi penangkapan para aktivis Islam akhir-akhir ini. Menurutnya, penangkapan dengan alasan makar tersebut harus disertai dengan adanya bukti fisik, bukan hanya sekedar desas-desus orang saja.

Kamis, 06/04/2017 09:00 0

Video Kajian

Tabligh : Agar Kau Tak Galau [ Ust. Farid Okbah ]

KIBLAT.NET – Dalam data WHO, didapat angka bunuh diri yang luar biasa di seluruh dunia....

Kamis, 06/04/2017 08:16 0

Indonesia

Buni Yani Segera Disidangkan

Mabes Polri menyatakan kasus hukum yang menjerat Buni Yani akan segera disidangkan. Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang memeriksa perkara itu menyatakan berkasnya telah lengkap dan layak disidangkan alias P-21.

Kamis, 06/04/2017 08:04 0

Indonesia

Muncul Isu Makar, Sekjen PKS: Mengingatkan Masa Kelam Orba

“Inikan jadi kembali mengingatkan kita pada masa-masa kelam di orde baru, itu saya kira harus dihindari ya,”

Kamis, 06/04/2017 07:53 0

Tazkiyah

Dua Pangkal Penyimpangan

KIBLAT.NET – Syahdan, ada tiga orang sahabat dengan penuh semangat ibadah mencoba mengunjungi rumah-rumah para...

Kamis, 06/04/2017 05:50 0

Close