... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Selasa Depan Istri Al-Khattath Diperiksa Penyidik Polda Metro Jaya

Foto: Aziz Yanuar, SH.

KIBLAT.NET, Jakarta – Istri Sekretaris Jenderal Forum Ummat Islam (FUI) Muhammad Al-Khattath, Kusrini Ambarwati akan memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya sebagai kelanjutan pemeriksaan suaminya terkait tuduhan makar atau melakukan pemufakatan jahat menggulingkan pemerintahan yang sah.

Aziz Yanuar, kuasa hukum Al-Khattath mengatakan, bahwa Kusrini akan mendatangi Mako Brimob pada Selasa depan 11 April 2017.

“Kami mencoba se-kooperatif mungkin, dengan adanya pemanggilan terhadap istri Al-Khattath, InsyaAllah kami hadir dan terus mengupayakan penangguhan penahanan terhadap Al-Khattath,” ungkap Azis saat dihubungi Kiblat.net, Kamis (06/04).

Upaya kooperatif yang dilakukan, kata Aziz, pihak Al-Khattath selama pemeriksaan bersedia menyerahkan barang pribadinya untuk diperiksa, termasuk isi dari pesan singkat di grup WhatsApp-nya.

“Ada 34 pertanyaan dan pemeriksaan terhadap isi hp maupun laptop ustadz, dan dari kesemuanya itu tidak ada bukti yang menjurus pada tuduhan perbuatan makar itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Aziz mengungkapkan bahwa dengan adanya tindakan yang kooperatif tersebut, diharapkan surat penangguhan penahanan cepat dikabulkan.

“Biasanya butuh satu minggu atau dua minggu untuk mendapat tanggapan dari kepolisian terkait surat penangguhan itu, ya kami harap lebih cepat, dan semoga dikabulkan. Karena sudah ada banyak jaminan terhadap penangguhan ini,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Komisioner Komnas HAM, Hafidz Abbas juga mengaku siap menjadi jaminan dalam penangguhan penahanan Al-Khattath. Ia pun menilau bahwa tuduhan makar tersebut sangat dipaksakan.

BACA JUGA  Heboh Bawa Bendera Tauhid dan Jago Bahasa Prancis, Enzo Taruna Akmil Ternyata Yatim

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Manhaj

Politik dan Agama, Haruskah Dipisah?

“Memisahkan agama dari panggung politik merupakan penghancuran terhadap sebagian besar ajaran agama dan hal yang demikian tidak mungkin dilakukan oleh kaum muslimin kecuali setelah mereka tidak beragama Islam lagi (murtad).”

Kamis, 06/04/2017 16:00 1

Eropa

Negara Ini Yakin Rusia dan Iran Terlibat Serangan Gas Beracun di Idlib

"Mereka yang terlibat atas kejahatan yang tidak manusiawi ini harus bertanggung jawab. Termasuk rezim Assad dan pemerintahannya," ungkapnya.

Kamis, 06/04/2017 15:15 0

Artikel

Pencabutan Status Kewarganegaraan bagi Teroris, Adilkah?

Sejumlah ahli hukum mengatakan bahwa pencabutan status kewarganegaraan bagi teroris warga AS justru akan semakin mempertegas tren pasca 11/9 terkait perlakuan yang berbeda (baca: tidak adil) terhadap para terduga dan terdakwa teroris dengan para pelanggar hukum lainnya.

Kamis, 06/04/2017 14:47 0

Artikel

Ekstremisme, Masalah yang Muncul dan Tumbuh di Eropa Sendiri

Selang beberapa jam menyusul insiden serangan 22 Maret di pusat kota London, para politisi di sejumlah negara Barat langsung berkomentar dan menyerukan diterapkannya kebijakan untuk melarang imigran dari Timur Tengah. Reaksi semacam ini jelas provokatif, oportunis, dan sangat menggelikan.

Kamis, 06/04/2017 14:14 0

Analisis

Siyono Dihabisi, Perang atau Hukum?

Di negeri ini pun sudah mulai nampak gejalanya, dalam kasus Siyono misalnya. Sudah satu tahun sejak jasadnya terbujur kaku karena perbuatan aparat yang “mempertahankan diri”,

Kamis, 06/04/2017 12:35 0

Suriah

Tak Hanya Pernafasan, Bom Kimia di Khan Sheikhoun Juga Serang Saraf

WHO menjelaskan bahwa paparan serangan gas kimia di Khan Sheikhoun ini menyebabkan para korban mengalami gangguan pernapasan akut yang berujung dengan kematian.

Kamis, 06/04/2017 11:45 0

Suriah

Rusia Benarkan Jet Suriah di Balik Serangan di Khan Sheikhoun, Idlib

“Pesawat militer Suriah menyerang kawasan gudang senjata di pinggiran timur kota Khan Sheikhoun di provinsi Idlib,” kata pernyataan Dephan Rusia melalui akun resmi Facebook, seperti dinukil CNN Arabic, Rabu.

Kamis, 06/04/2017 10:40 0

Video Kajian

Tabligh : Agar Kau Tak Galau [ Ust. Farid Okbah ]

KIBLAT.NET – Dalam data WHO, didapat angka bunuh diri yang luar biasa di seluruh dunia....

Kamis, 06/04/2017 08:16 0

Tazkiyah

Dua Pangkal Penyimpangan

KIBLAT.NET – Syahdan, ada tiga orang sahabat dengan penuh semangat ibadah mencoba mengunjungi rumah-rumah para...

Kamis, 06/04/2017 05:50 0

Suriah

Ini Identitas Pilot Pembantai Warga Khan Shaikhoun di Idlib

Sumber-sumber media mengungkapkan identitas pilot pelaku pembantaian Khan Shaikhoun, pedesaan selatan Idlib pada Selasa (04/04). Serangan senjata kimia itu menewaskan sekitar 100 orang dan 300 lainnya mengalami sesak napas.

Rabu, 05/04/2017 20:40 0

Close