... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Negara Ini Yakin Rusia dan Iran Terlibat Serangan Gas Beracun di Idlib

Foto: Hassan Rouhani, Bashar Assad, Vladimir Putin.

KIBLAT.NET, Berlin – Pemerintah Jerman menyatakan bahwa Rusia dan Iran juga terlibat dalam serangan gas beracun di Khan Shaikhoun, Idlib.

“Pemerintah Jerman percaya bahwa sekutu rezim Assad, Rusia dan Iran ikut bertanggung jawab atas serangan kimia di Idlib,” kata juru biara pemerintah Jerman Ulrike Demmer pada Rabu (05/04).

Selain menyatakan hal itu, Demmer juga menekankan agar pihak-pihak terkait harus bertanggung jawab atas pembantaian ini.

“Mereka yang terlibat atas kejahatan yang tidak manusiawi ini harus bertanggung jawab. Termasuk rezim Assad dan pemerintahannya,” ungkapnya.

“Meskipun penyelidikan atas insiden ini belum ada titik terang, serangan rezim Assad di masa lalu juga harus ditunjukkan,” tambahnya.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia, mengumumkan bahwa pesawat-pesawat tempur tidak melakukan serangan udara pada hari Selasa di Khan Sheikhun, provinsi Idlib di Suriah. Di sisi lain, pihak Moskow justru mengumumkan bahwa yang terbang pada hari itu adalah pesawat-pesawat milik Rezim Suriah.

 

Reporter: Dio Alifullah
Sumber: Anadolu

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Pencabutan Status Kewarganegaraan bagi Teroris, Adilkah?

Sejumlah ahli hukum mengatakan bahwa pencabutan status kewarganegaraan bagi teroris warga AS justru akan semakin mempertegas tren pasca 11/9 terkait perlakuan yang berbeda (baca: tidak adil) terhadap para terduga dan terdakwa teroris dengan para pelanggar hukum lainnya.

Kamis, 06/04/2017 14:47 0

Artikel

Ekstremisme, Masalah yang Muncul dan Tumbuh di Eropa Sendiri

Selang beberapa jam menyusul insiden serangan 22 Maret di pusat kota London, para politisi di sejumlah negara Barat langsung berkomentar dan menyerukan diterapkannya kebijakan untuk melarang imigran dari Timur Tengah. Reaksi semacam ini jelas provokatif, oportunis, dan sangat menggelikan.

Kamis, 06/04/2017 14:14 0

Indonesia

Komnas HAM: Tuduhan Makar Ancam Kebebasan Berpendapat

Tuduhan makar terhadap sejumlah orang jelang Aksi 313 lalu dikhawatirkan akan terkesan memberi ancaman kepada masyarakat yang ingin menyampaikan pendapatnya. Terlebih jika dalam penangkapan terduga makar, tanpa disertai surat penangkapan.

Kamis, 06/04/2017 13:44 0

Indonesia

Sudah Sepekan Ditahan, Keluarga Belum Bisa Temui Al-Khaththath

"Sampai saat ini belum bertemu dengan Al Khaththath, karena memang untuk kunjungan dipersulit, dan hanya bisa kuasa hukum dan pengacaranya saja yang menemuinya" ungkap Aziz pada saat dihubungi Kiblat.net, Kamis (6/4).

Kamis, 06/04/2017 12:45 0

Analisis

Siyono Dihabisi, Perang atau Hukum?

Di negeri ini pun sudah mulai nampak gejalanya, dalam kasus Siyono misalnya. Sudah satu tahun sejak jasadnya terbujur kaku karena perbuatan aparat yang “mempertahankan diri”,

Kamis, 06/04/2017 12:35 0

Indonesia

Polri Masih Selidiki Sebab Perwira Pemburu Santoso Bunuh Diri

Informasi yang berhasil dihimpun Kiblat.net menyebutkan, Perwira Brimob tersebut diketahui bernama Ipda Zasmi Diaz, alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2015. Korban diduga tewas akibat bunuh diri dengan senjata api

Kamis, 06/04/2017 12:15 0

Indonesia

Pemuda Muhammdiyah: Ahok Jadikan Al-Maidah 51 Bahan Ledekan

Barang bukti video Ahok ingin membuat wifi bernama “Surat Al Maidah 51” dengan password “kafir” memperkuat bukti penodaan agama yang dilakukannya. Pedri juga mengatakan, Ahok mengatakan hal itu untuk lelucon.

Kamis, 06/04/2017 11:12 0

Indonesia

Hacker Lulusan SMP Ini Bobol Situs Tiket Online Hingga Polri

Hacker SH meretas sedikitnya 4.600 setelah belajar secara otodidak

Kamis, 06/04/2017 10:14 0

Indonesia

Muhammadiyah Sudah Tentukan Awal Ramadhan 2017, Ini Tanggalnya

Awal Ramadhan 1438 H, organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia itu menetapkan jatuh pada Sabtu 27 Mei 2017. Nasir menjelaskan bahwa hilal ketika Matahari terbenam hari itu sudah terlihat.

Kamis, 06/04/2017 09:37 0

Indonesia

Pengacara Ahok Tuduh Semua Pelapor Bertujuan Politik

"Saksi pelapor itu sebagian dari FPI, atau orang yang punya afiliasi dari FPI. Semua itu bagi kita satu jaringan. Walaupun dia ada di Palu, dia ada di Padangsidempuan tapi berkaitan satu sama lain, ini politik semua. Karena kepentingan pilkada di DKI. Jadi bagai kita ini semua jelas. Ini akan kita ajukan di pledoi," kata Humphrey di Gedung Kementrian Pertanian, Jakarta pada Selasa (04/04).

Kamis, 06/04/2017 09:26 0

Close