... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ketua KAMMI Anggap Kasus Ahok Bukan Penistaan Agama Biasa

Foto: Ahok, tersangka penista agama yang dianggap banyak orang diistimewakan

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Kartika Nur Rohman menilai ada keganjilan dalam kasus penistaan agama dengan terdakwa Ahok. Karena telah menimbulkan keresahan masyarakat, seharusnya Ahok sejak dulu ditahan.

“Jadi pada kasus sebelumnya itu yang melanggar pasal penistana agama selalu saja sang pelaku langsung dibui. Tapi sampai sekarang Ahok tidak. Bahkan sampai bisa menjabat lagi sebagai gubernur,” kata Kartika saat dihubungi Kiblat.net pada Kamis (06/04).

Kartika juga mengatakan tindakan yang dilakukn calon gubernur DKI Jakarta itu bukanlah penistaan agama biasa. Sebab, efeknya sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Efeknya sudah meresahkan masyarakat, bukan penistaan biasa. Tapi kok seolah-olah dianggap satu kasus yang biasa,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, seharusnya penegak hukum sudah memenjarakan Ahok sejak awal. Hal ini perlu supaya tidak terjadi kejolak di tengah masyarakat.

“Harus ditahan, karena itu sudah meresahkan masyarakat sedemikian besarnya. Sampai ada aksi besar,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Info Event

Seruan Aksi Damai Kemanusiaan Stop Pembantaian Serangan Kimia di Idlib Suriah

Seruan Aksi Damai Kemanusiaan Stop Pembantaian Serangan Kimia di Idlib Suriah

Kamis, 06/04/2017 22:29 0

Suriah

Solidaritas Pembantaian Idlib, HTS Imbau Mujahidin Syam Tingkatkan Serangan

Salah satu faksi jihadis Suriah, Haiah Tahrir Syam (HTS) mengimbau kepada seluruh mujahidin Syam untuk membalas pembantaian oleh rezim Bashar Assad di Khan Shaikhoun, Idlib. Yakni dengan membuka front-front pertempuran di wilayah-wilayah yang dikuasai Rezim.

Kamis, 06/04/2017 20:37 0

Palestina

Hamas Eksekusi Tiga Warga Palestina di Jalur Gaza, Ini Sebabnya

Harokah al-Muqowamah al-Islamiyah (Hamas) yang berbasis di Gaza mengumumkan telah mengeksekusi orang Palestina yang bekerja sama dengan Israel. Demikian dikutip dari Middle East Monitor, Kamis (06/04).

Kamis, 06/04/2017 20:03 0

Suriah

IUMS: Sampai Kapan Masyarakat Diam Atas Pembantaian di Suriah?

Serangan senjata gas beracun yang memakan ratusan korban di Khan Shaikhoun memicu kecaman dunia internasional, tak terkecuali dari Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS). Dr. Qara Daghi selaku Sekjen IUMS mengungkapkan hal itu dalam sebuah postingan di website resminya.

Kamis, 06/04/2017 19:34 0

Irak

Menyamar Jadi Polisi, Anggota ISIS Serang Pos Pemeriksaan di Tikrit

Sumber keamanan Iraq melaporkan sekitar 31 orang tewas, termasuk 14 polisi, dan lebih dari 40 orang terluka akibat serangan yang dilakukan oleh kelompok ISIS pada Selasa (04/04) malam di kota Tikrit, Iraq.

Kamis, 06/04/2017 18:03 0

Manhaj

Politik dan Agama, Haruskah Dipisah?

“Memisahkan agama dari panggung politik merupakan penghancuran terhadap sebagian besar ajaran agama dan hal yang demikian tidak mungkin dilakukan oleh kaum muslimin kecuali setelah mereka tidak beragama Islam lagi (murtad).”

Kamis, 06/04/2017 16:00 1

Eropa

Negara Ini Yakin Rusia dan Iran Terlibat Serangan Gas Beracun di Idlib

"Mereka yang terlibat atas kejahatan yang tidak manusiawi ini harus bertanggung jawab. Termasuk rezim Assad dan pemerintahannya," ungkapnya.

Kamis, 06/04/2017 15:15 0

Artikel

Pencabutan Status Kewarganegaraan bagi Teroris, Adilkah?

Sejumlah ahli hukum mengatakan bahwa pencabutan status kewarganegaraan bagi teroris warga AS justru akan semakin mempertegas tren pasca 11/9 terkait perlakuan yang berbeda (baca: tidak adil) terhadap para terduga dan terdakwa teroris dengan para pelanggar hukum lainnya.

Kamis, 06/04/2017 14:47 0

Artikel

Ekstremisme, Masalah yang Muncul dan Tumbuh di Eropa Sendiri

Selang beberapa jam menyusul insiden serangan 22 Maret di pusat kota London, para politisi di sejumlah negara Barat langsung berkomentar dan menyerukan diterapkannya kebijakan untuk melarang imigran dari Timur Tengah. Reaksi semacam ini jelas provokatif, oportunis, dan sangat menggelikan.

Kamis, 06/04/2017 14:14 0

Analisis

Siyono Dihabisi, Perang atau Hukum?

Di negeri ini pun sudah mulai nampak gejalanya, dalam kasus Siyono misalnya. Sudah satu tahun sejak jasadnya terbujur kaku karena perbuatan aparat yang “mempertahankan diri”,

Kamis, 06/04/2017 12:35 0

Close