... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Komnas HAM: Isu Makar Baru Mencuat di Era Jokowi

Foto: Maneger Nasution saat berbicara dalam acara Dialog Intoleransi di Tolikara.

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisioner Komnas HAM, Manager Nasution, mengungkapkan bahwa isu tuduhan makar di Indonesia baru mencuat dua tahun terakhir, tepatnya di pemerintahan Jokowi. Era presiden sebelumnya tidak pernah muncul tuduhan makar.

“Saya nggak tau, tapi pada zaman Presiden SBY dulu belum ada seperti ini, baru tiba-tiba dua tahun belakangan ini kita melihat istilah-istilah makar, padahal secara generik saja sudah banyak problemnya, dan juga penerapannya,” ujar Manager Nasution, saat menerima Kuasa Hukum sejumlah tersangka Makar, di Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/4).

Karenanya, ia melihat reformasi Indonesia saat ini sedang mengalami problem, terutama pada kebebasan berkumpul dan berpendapat yang saat ini sedang terancam dengan adanya tuduhan makar seperti ini.

Manager menegaskan bahwa penahanan Al Khattath dan empat mahasiswa lainnya mendapat perhatian dari Komnas HAM. Bahkan, ia mengaku sudah menemui mahasiswa-mahasiswa itu.

“Saya sudah bertemu dengan mahasiswa itu, dan saya tau bahwa mereka menulis skripsi saja belum selesai, dan kemudian dituduh makar kan, ini kan aneh dan terasa tidak pas,” ungkapnya.

“Bahkan, mereka minta penangguhan penahanan kan untuk menyelesaikan Skripsi, lembaga ini akan menyikapinya,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Sejumlah Negara Eropa Kecam Serangan Kimia di Khan Sheikhoun, Idlib

Dalam hal ini, pemerintah Inggris, Perancis, Turki dan Amerika Serikat menuntut adanya hukuman yang setimpal kepada rezim Assad atas serangannya di Suriah.

Rabu, 05/04/2017 10:29 0

Suriah

Korban Serangan Gas Beracun di Khan Sheikhoun Idlib 58 Sipil

Dikutip dari Al-Jazeera pada Selasa (04/04) bahwa serangan di Khan Sheikhoun ini telah menewaskan 58 warga sipil, termasuk 11 anak-anak.

Rabu, 05/04/2017 08:06 0

Asia

Ingin Dikriminalisasikan, Otoritas India Panggil Zakir Naik 17 April

Badan Investigasi Nasional (NIA) India kembali memanggil Dr Zakir Naik untuk diperiksa pada 17 April mendatang

Rabu, 05/04/2017 04:49 0

Suriah

Serangan Gas Beracun Tewaskan Puluhan Sipil di Idlib

Sebuah serangan mematikan menyasar warga sipil di Idlib, Suriah. Gas beracun yang dijatuhkan pesawat tempur, menyebabkan banyak orang sesak nafas hingga tewas di tempat

Rabu, 05/04/2017 04:07 0

News

Sri Bintang Gugat Kapolri di Pengadilan Internasional, Komnas HAM: Jadi Perhatian PBB

Sri Bintang Pamungkas menggugat Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian terkait tuduhan tindakan makar

Selasa, 04/04/2017 22:40 0

Asia

Pejuang Pattani Serang Pos Polisi Thailand, 12 Petugas Terluka

Sekelompok pejuang Pattani menembaki sebuah pos polisi di wilayah Thailand Selatan, pada Senin (03/04) waktu setempat. Serangan itu melukai sedikitnya 12 petugas kepolisian. Aksi ini disebut-sebut sebagai serangan terbesar selama beberapa tahun belakangan ini.

Selasa, 04/04/2017 19:40 0

Artikel

Snouck dan Jokowi

Lalu bidang Islam yang ketiga menurut Snouck adalah bidang politik. Bidang ketiga inilah yang menurut Snouck harus benar-benar ditumpas Karena bidang inilah yang akan membahayakan hegemoni pemerintahan kolonial di Indonesia.

Selasa, 04/04/2017 18:41 0

Suriah

Ternyata, Koalisi AS Jadi Pembunuh Warga Sipil Terbanyak di Raqqah

Koalisi internasional di bawah pimpinan Amerika Serikat menduduki urutan pertama pelaku ppembunuhan terhadap warga sipil di provinsi Raqqa pada bulan Maret.

Selasa, 04/04/2017 18:30 0

Artikel

Anomali Kaum ‘Salafi’

Contoh-contoh di atas hanyalah sebagian kecil, dari berbagai anomali yang terus dipertontonkan kaum 'Salafi'. Tentu saja masih banyak yang tidak terekam, karena memang kita tidak ingin terjebak dalam 'perangkap' mereka. Karena ibarat sebuah peperangan, 'Salafi' ini cukup konsisten dalam membuat gaduh di belakang, di saat kita semua fokus dengan musuh di garis depan.

Selasa, 04/04/2017 17:43 1

Afrika

Tunisia Tutup Klub Malam Pasca DJ Mainkan Music Remix dengan Adzan

Pihak berwenang Tunisia telah menutup klub malam dan memulai penyelidikan setelah seorang DJ memainkan rekaman musik remix yang dipadukan dengan suara adzan.

Selasa, 04/04/2017 17:21 0

Close