... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Imparsial: Pengadaan Alutsista Rawan Korupsi

Foto: Direktur Eksekutif Imparsial, Al Araf

KIBLAT.NET, Jakarta – Imparsial menilai sektor pertahanan khususnya dalam bidang pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) masih menjadi salah satu sektor yang rawan penyimpangan praktik korupsi.

“Pertahanan sudah lama menjadi sektor yang sangat rawan korupsi. Korupsi sektor ini, dimulai dari pengadaan alutsista hingga perawatannya,” kata Direktur Eksekutif Imparsial, Al Araf di Kantor Imparsial, Jakarta Selatan Selasa (4/4).

Menurutnya, dugaan korupsi penjualan kapal PT PAL kepada Filipina beberapa waktu lalu membuktikan betapa rentannya sektor pertahanan, khususnya tentang pengadaan alutsista.

“Penangkapan Direktur Utama PT PAL lndonesia oleh KPK atas dugaan korupsi penjualan kapal Strategic Sealiti Vessel (SSV) kepada Filipina menjadi bukti kerawanan tersebut.” ungkapnya.

“Pada tahun 2016 lalu, satu pejabat di Kementerian Pertahanan divonis penjara seumur hidup atas dugaan korupsi pengadaan alutsista senilai 12 juta Dollar Amerika yang dilakukannya dalam rentang waktu tahun 2010 sampai dengan 2014” lanjutnya.

Korupsi alutsista, menurut Al Araf, merupakan kejahatan luar biasa karena akan mengurangi kapasitas alutsista nasional. Padahal, dalam rangka modernisasi alutsista untuk mencapai kekuatan pokok minimum atau Minimum Essential Force (MEF), pemerintah sudah berjuang mati-matian menganggarkan dana melalui APBN.

“Korupsi alutsista akan mengurangi kapasitas alutsista itu sendiri dalam rangka modernisasi. Imbasnya, tidak heran banyak kecelakaan yang terjadi,” ungkapnya.

Al Araf pun menjelaskan, potensi dugaan korupsi di sektor alutsista terjadi mulai dari proses pembelian hingga perawatan (maintenance). Pola korupsi di sektor alutsista diduga terjadi dalam beberapa bentuk, antara lain penggelembungan harga pembelian (mark-up), pembelian alutsista yang “under-spek”, hingga pemangkasan biaya perawatan

BACA JUGA  Penyebaran Virus Semakin Meluas, DPR Minta Pemerintah Pertimbangkan Opsi Lockdown

Reporter: Muhammadi Jundii
Editor: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Sri Bintang Gugat Kapolri di Pengadilan Internasional, Komnas HAM: Jadi Perhatian PBB

Sri Bintang Pamungkas menggugat Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian terkait tuduhan tindakan makar

Selasa, 04/04/2017 22:40 0

Asia

Pejuang Pattani Serang Pos Polisi Thailand, 12 Petugas Terluka

Sekelompok pejuang Pattani menembaki sebuah pos polisi di wilayah Thailand Selatan, pada Senin (03/04) waktu setempat. Serangan itu melukai sedikitnya 12 petugas kepolisian. Aksi ini disebut-sebut sebagai serangan terbesar selama beberapa tahun belakangan ini.

Selasa, 04/04/2017 19:40 0

Artikel

Snouck dan Jokowi

Lalu bidang Islam yang ketiga menurut Snouck adalah bidang politik. Bidang ketiga inilah yang menurut Snouck harus benar-benar ditumpas Karena bidang inilah yang akan membahayakan hegemoni pemerintahan kolonial di Indonesia.

Selasa, 04/04/2017 18:41 0

Suriah

Ternyata, Koalisi AS Jadi Pembunuh Warga Sipil Terbanyak di Raqqah

Koalisi internasional di bawah pimpinan Amerika Serikat menduduki urutan pertama pelaku ppembunuhan terhadap warga sipil di provinsi Raqqa pada bulan Maret.

Selasa, 04/04/2017 18:30 0

Artikel

Anomali Kaum ‘Salafi’

Contoh-contoh di atas hanyalah sebagian kecil, dari berbagai anomali yang terus dipertontonkan kaum 'Salafi'. Tentu saja masih banyak yang tidak terekam, karena memang kita tidak ingin terjebak dalam 'perangkap' mereka. Karena ibarat sebuah peperangan, 'Salafi' ini cukup konsisten dalam membuat gaduh di belakang, di saat kita semua fokus dengan musuh di garis depan.

Selasa, 04/04/2017 17:43 1

Afrika

Tunisia Tutup Klub Malam Pasca DJ Mainkan Music Remix dengan Adzan

Pihak berwenang Tunisia telah menutup klub malam dan memulai penyelidikan setelah seorang DJ memainkan rekaman musik remix yang dipadukan dengan suara adzan.

Selasa, 04/04/2017 17:21 0

Editorial

Editorial: Menakar Makar 313

Akhirnya, publik pun mempertanyakan sikap pemerintah Jokowi yang seolah membela Gubernur Basuki semahal apapun harganya. Pasal makar pada masa kepemimpinan Jokowi, dijadikan sebagai salah suatu keistimewaan guna memberikan perlindungan yang sangat berlebihan terhadap kepentingan kekuasaan.

Selasa, 04/04/2017 16:42 0

News

BertemuĀ Kuasa Hukum Tertuduh Makar, Ketua Komnas HAM: Saya Siap DitahanĀ sebagai Jaminan

Ketua Tim Pengacara Muslim, Ahmad Michdan yang juga menjadi kuasa hukum dari Sekretaris Jenderal Forum Ummat Islam (FUI), Muhammad Al-Khaththath, mendatangi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia untuk melaporkan dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan aparat kepolisian saat menangkap pimpinan Aksi 313 ini.

Selasa, 04/04/2017 15:23 0

Amerika

Perubahan Kebijakan AS di Suriah Dinilai Hanya Sebatas Wacana

Pekan lalu, sejumlah pejabat pemerintah AS mengisyaratkan akan adanya suatu perubahan besar terkait kebijakan Amerika, dan menegaskan bahwa masa depan Presiden Bashar Assad tergantung pada keinginan rakyat Suriah.

Selasa, 04/04/2017 14:49 0

Turki

Turki Siapkan Operasi Militer Baru di Suriah

Setelah berakhirnya Operasi Efrat Shield akhir Maret lalu, Turki berencana mengadakan operasi militer baru di dalam Suriah terhadap kelompok yang dianggap organisasi teroris oleh Ankara.

Selasa, 04/04/2017 14:20 0

Close