... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Alasan Kerahasiaan Dinilai Jadi Penyebab Dugaan Korupsi Alutsista Sulit Diungkap

Foto: Alutsista TNI

KIBLAT.NET, Jakarta – Korupsi sektor pertahanan menjadi pertatian sejumlah LSM. Tidak terbukanya informasi dinilai menjadi faktor sulitnya pengusutan kasus korupsi pada pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama S Langkun menilai pembelian alutsista kerap dikaitkan dengan alasan kerahasiaan negara. Sehingga, dengan alasan itu, publik tidak bisa mengakses informasi terkait anggaran pembelian alutsista.

“Ada bayang-bayang bahwa alutsista adalah rahasia negara maka orang enggak bisa akses dan dapat informasi sembarangan. Kemudian itu jadi tertutup,” ujar Tama di kantor Imparsial, Tebet, Jakarta Selatan Selasa (4/4).

Tama menyarankan, anggaran dalam pembelian alutsista dapat diakses publik. Jika pun ada beberapa hal yang sifatnya rahasia tentu tidak semua pembelian alutsista sifatnya rahasia. “Kalau pencegahan, tetap perlu keterbukaan informasinya. Mana saja yang rahasia dan bukan,” ujarnya.

Selain itu, dalam pembelian alutsista juga melibatkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Masukan dan saran yang diberikan LKPP dalam proses pembelian alutsista perlu diperhatikan.

Sementara, Direktur Imparsial, Al Araf mengatakan potensi korupsi sektor pertahanan melalui pembelian alutsista sangat banyak, mulai dari pembelian hingga perawatan. Pola korupsinya pun terjadi dalam berbagai bentuk.

“Antara lain, penggelembungan harga pembelian alutsista atau mark up, pembelian alutsista yang under-spec (spesifikasi alutsista tidak seperti semestinya), hingga pemangkasan biaya perawatan,” kata Al Araf.

BACA JUGA  Paskas Bekasi Beri Bantuan Alat Tulis dan Al-Quran ke Korban Banjir

Reporter: Muhammadi Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Sri Bintang Gugat Kapolri di Pengadilan Internasional, Komnas HAM: Jadi Perhatian PBB

Sri Bintang Pamungkas menggugat Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian terkait tuduhan tindakan makar

Selasa, 04/04/2017 22:40 0

Asia

Pejuang Pattani Serang Pos Polisi Thailand, 12 Petugas Terluka

Sekelompok pejuang Pattani menembaki sebuah pos polisi di wilayah Thailand Selatan, pada Senin (03/04) waktu setempat. Serangan itu melukai sedikitnya 12 petugas kepolisian. Aksi ini disebut-sebut sebagai serangan terbesar selama beberapa tahun belakangan ini.

Selasa, 04/04/2017 19:40 0

Artikel

Snouck dan Jokowi

Lalu bidang Islam yang ketiga menurut Snouck adalah bidang politik. Bidang ketiga inilah yang menurut Snouck harus benar-benar ditumpas Karena bidang inilah yang akan membahayakan hegemoni pemerintahan kolonial di Indonesia.

Selasa, 04/04/2017 18:41 0

Suriah

Ternyata, Koalisi AS Jadi Pembunuh Warga Sipil Terbanyak di Raqqah

Koalisi internasional di bawah pimpinan Amerika Serikat menduduki urutan pertama pelaku ppembunuhan terhadap warga sipil di provinsi Raqqa pada bulan Maret.

Selasa, 04/04/2017 18:30 0

Artikel

Anomali Kaum ‘Salafi’

Contoh-contoh di atas hanyalah sebagian kecil, dari berbagai anomali yang terus dipertontonkan kaum 'Salafi'. Tentu saja masih banyak yang tidak terekam, karena memang kita tidak ingin terjebak dalam 'perangkap' mereka. Karena ibarat sebuah peperangan, 'Salafi' ini cukup konsisten dalam membuat gaduh di belakang, di saat kita semua fokus dengan musuh di garis depan.

Selasa, 04/04/2017 17:43 1

Afrika

Tunisia Tutup Klub Malam Pasca DJ Mainkan Music Remix dengan Adzan

Pihak berwenang Tunisia telah menutup klub malam dan memulai penyelidikan setelah seorang DJ memainkan rekaman musik remix yang dipadukan dengan suara adzan.

Selasa, 04/04/2017 17:21 0

Editorial

Editorial: Menakar Makar 313

Akhirnya, publik pun mempertanyakan sikap pemerintah Jokowi yang seolah membela Gubernur Basuki semahal apapun harganya. Pasal makar pada masa kepemimpinan Jokowi, dijadikan sebagai salah suatu keistimewaan guna memberikan perlindungan yang sangat berlebihan terhadap kepentingan kekuasaan.

Selasa, 04/04/2017 16:42 0

News

Bertemu Kuasa Hukum Tertuduh Makar, Ketua Komnas HAM: Saya Siap Ditahan sebagai Jaminan

Ketua Tim Pengacara Muslim, Ahmad Michdan yang juga menjadi kuasa hukum dari Sekretaris Jenderal Forum Ummat Islam (FUI), Muhammad Al-Khaththath, mendatangi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia untuk melaporkan dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan aparat kepolisian saat menangkap pimpinan Aksi 313 ini.

Selasa, 04/04/2017 15:23 0

Amerika

Perubahan Kebijakan AS di Suriah Dinilai Hanya Sebatas Wacana

Pekan lalu, sejumlah pejabat pemerintah AS mengisyaratkan akan adanya suatu perubahan besar terkait kebijakan Amerika, dan menegaskan bahwa masa depan Presiden Bashar Assad tergantung pada keinginan rakyat Suriah.

Selasa, 04/04/2017 14:49 0

Turki

Turki Siapkan Operasi Militer Baru di Suriah

Setelah berakhirnya Operasi Efrat Shield akhir Maret lalu, Turki berencana mengadakan operasi militer baru di dalam Suriah terhadap kelompok yang dianggap organisasi teroris oleh Ankara.

Selasa, 04/04/2017 14:20 0

Close