... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tunisia Tutup Klub Malam Pasca DJ Mainkan Music Remix dengan Adzan

Foto: DJ Remix.

KIBLAT.NET, Nabeul – Pihak berwenang Tunisia telah menutup klub malam dan memulai penyelidikan setelah seorang DJ memainkan rekaman musik remix yang dipadukan dengan suara adzan.

“Setelah mengkonfirmasi fakta-fakta, kami memutuskan untuk menutup klub malam ini, sampai pemberitahuan lebih lanjut,” kata Gubernur Nabeul, Mnaouar Ouertani kepada AFP, Senin (03/04).

Sehari sebelumnya, sebuah video secara luas dibagikan secara online. Video menunjukkan orang-orang yang berada di sebuah klub di kota timur laut Nabeul menari-nari dengan iringan musik yang mengandung suara adzan. Rekaman itu memicu kecaman di media sosial.

Rekaman itu diambil hari Jum’at, di sebuah Festival Orbit pada hari Jum’at yang diiringi oleh dua DJ Eropa dekat resor tepi laut yang populer dekat Hammamet.

Ouertani mengatakan penyelidikan telah dimulai dan manajer klub ditahan. Mereka didakwa atas pelanggaran moral dan memicu kemarahan publik. “Kami tidak akan membiarkan serangan terhadap perasaan religius dan sakral,” katanya.

Penyelenggara Festival Orbit kemudian meminta maaf atas postingan yang disebar di Facebook. Mereka mengatakan tidak bertanggung jawab atas setiap musik yang dimainkan.

“DJ tidak menyadari hal itu mungkin menyinggung penonton dari sebuah negara Muslim seperti kita,” dalih mereka dalam posting di situs media sosial (dalam bahasa Perancis).

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: World Bulletin


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Kiblatorial

Editorial: Menakar Makar 313

Akhirnya, publik pun mempertanyakan sikap pemerintah Jokowi yang seolah membela Gubernur Basuki semahal apapun harganya. Pasal makar pada masa kepemimpinan Jokowi, dijadikan sebagai salah suatu keistimewaan guna memberikan perlindungan yang sangat berlebihan terhadap kepentingan kekuasaan.

Selasa, 04/04/2017 16:42 0

Indonesia

Ahok Akui Singgung Al-Maidah 51, Advokat GNPF: Pembuktian yang Sempurna

Terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Thahaja Purnama alias Ahok membenarkan perkataannya yang menyinggung Al-Maidah 51 di Kepulauan Seribu.

Selasa, 04/04/2017 16:10 0

Indonesia

Jelang Dipulangkan, Perwira Brimob Anggota Satgas Tinombala Tembak Kepalanya Sendiri

Jenazah Ipda Zasmi Diaz anggota Satgas Tinombala saat ditemukan rekan-rekanya di SPN Pabuan Panimba, Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (3/4) kemarin.

Selasa, 04/04/2017 13:56 0

Indonesia

Video Singgung Al-Maidah Diputar di Persidangan, Ahok Tak Bantah

Sidang penistaan agama Islam dengan terdakwa Ahok kembali digelar. Dalam sidang ketujuhbelas ini, hakim memeriksa bukti-bukti Ahok menyinggung Al-Maidah ayat 51.

Selasa, 04/04/2017 13:45 0

Indonesia

Tolak Tuduhan Makar, Parmusi: Aksi 313 Sudah Diketahui Presiden

Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), Usamah Hisyam, menolak keras tuduhan Aksi 313 terkait dengan tudingan rencana makar. Menurutnya, hal itu tidak mungkin terjadi karena aksi ini sudah diberitahukan kepada presiden pada tanggal 7 dan 22 maret 2017 lalu.

Selasa, 04/04/2017 12:10 0

Tazkiyah

Awas!!! Daging Ulama itu Beracun

Imam An-Nawawi menukil dari Ibnu Asakir, yang mengatakan, “Ketahuilah bahwa daging ulama itu beracun. Kebiasaan Allah dalam membuka aurat orang yang memakannya sudahlah maklum. Barang siapa yang lisannya berani menggunjing atau mencela ulama’, Allah pasti akan menimpakan padanya (bala’) berupa kematian hati.”

Selasa, 04/04/2017 11:30 0

Indonesia

HNW: Pasal Makar Bisa Lahirkan Hukum Rimba

"Bahayanya, orang bisa ditangkap dan dihukum seumur hidup, tanpa ada pembuktian yang jelas, jika berhubungan dengan pasal karet, nggak ada tolak ukurnya, penangkapan itu berdasarkan kepada kepentingan politik, dan pesanan politik, ataupun like dislike, dekat dengan pemerintah atau tidak, jadi sesuai dengan maunya pemerintah. Ini bukan hukum, tapi hukum rimba," ungkapnya di DPR RI, Senin (3/4).

Selasa, 04/04/2017 11:00 0

Indonesia

Tak Dipenuhi, Janji Kapolda dan Menkopolhukam Bebaskan Al Khaththath Ditagih

Kapolda dan Menkopolhukam bebaskan Al Khaththath jika massa aksi 313 bisa bubar pada pukul 17.00

Selasa, 04/04/2017 07:55 0

Indonesia

IMM: Tuduhan Makar Membunuh Daya Kritis Mahasiswa

Tuduhan makar yang disangkakan terhadap mahasiswa sangat disesalkan.

Selasa, 04/04/2017 07:03 0

Indonesia

Hindari Provokator, Pendukung Al-Khaththath Diminta Bertindak Sesuai Hukum

Kuasa Hukum Al Khaththath, Ahmad Michdan miminta simpatisan kliennya agar menghindari segala tindakan yang mungkin bisa disusupi provokator.

Selasa, 04/04/2017 06:13 0

Close