... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tolak Wawancara Kerja Muslimah Berjilbab, Perusahaan di Swedia Dituntut

Foto: Kaum Muslimah Eropa (Ilustrasi)

KIBLAT.NET, Uppsala – Lembaga pemerintah Swedia The Equality Ombudsman (DO), Senin (03/04), memutuskan telah terjadi diskriminasi atas dasar agama terhadap Muslimah di timur kota Uppsala. Oleh sebab itu, pelaku divonis harus membayar ganti rugi kepada korban.

The Equality Ombudsman (DO) merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengawasi hukum yang berkaitan dengan diskriminasi jenis kelamin, identitas transgender atau ekspresi, etnis, agama atau kepercayaan lainnya , cacat, orientasi seksual atau usia.

Menurut siaran pers pada Senin (03/04), DO mengajukan kasus ganti rugi sebesar 8.000 euro terhadap perusahaan penerjemahan, yang membatalkan wawancara kerja seorang Muslimah hanya karena ia mengenakan jilbab.

“Perusahaan telah mengambil keputusan jilbab yang sesuai dengan Pengadilan Eropa yang mana setiap simbol politik dan agama dilarang di bawah aturan internal,” kata pernyataan lembaga yang dibentuk 2009 silam itu.

Terkait kasus ini, petugas DO menilai jilbab bukanlah sebuah masalah dalam wawancara kerja karena bisa dilakukan melalui telepon atau video call.

“Tapi kami tidak berpikir bahwa jilbab akan menjadi masalah karena wanita Muslim bisa melakukan wawancara kerja dengan menggunakan telepon atau video call,” ungkapnya.

Pada Maret sebelumnya, Kehakiman Pengadilan Eropa memutuskan bahwa pengusaha dapat melarang para pekerja di sebuah perusahaan untuk memakai simbol agama, termasuk jilbab.

Akan tetapi, putusan itu digugat oleh berbagai pihak. Namun berbagai negara Eropa telah melaksanakannya.

Reporter: Dio Alifullah
Sumber: Anadolu Agency

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tolak Tuduhan Makar, Parmusi: Aksi 313 Sudah Diketahui Presiden

Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), Usamah Hisyam, menolak keras tuduhan Aksi 313 terkait dengan tudingan rencana makar. Menurutnya, hal itu tidak mungkin terjadi karena aksi ini sudah diberitahukan kepada presiden pada tanggal 7 dan 22 maret 2017 lalu.

Selasa, 04/04/2017 12:10 0

Tazkiyah

Awas!!! Daging Ulama itu Beracun

Imam An-Nawawi menukil dari Ibnu Asakir, yang mengatakan, “Ketahuilah bahwa daging ulama itu beracun. Kebiasaan Allah dalam membuka aurat orang yang memakannya sudahlah maklum. Barang siapa yang lisannya berani menggunjing atau mencela ulama’, Allah pasti akan menimpakan padanya (bala’) berupa kematian hati.”

Selasa, 04/04/2017 11:30 0

Indonesia

HNW: Pasal Makar Bisa Lahirkan Hukum Rimba

"Bahayanya, orang bisa ditangkap dan dihukum seumur hidup, tanpa ada pembuktian yang jelas, jika berhubungan dengan pasal karet, nggak ada tolak ukurnya, penangkapan itu berdasarkan kepada kepentingan politik, dan pesanan politik, ataupun like dislike, dekat dengan pemerintah atau tidak, jadi sesuai dengan maunya pemerintah. Ini bukan hukum, tapi hukum rimba," ungkapnya di DPR RI, Senin (3/4).

Selasa, 04/04/2017 11:00 0

Indonesia

Tak Dipenuhi, Janji Kapolda dan Menkopolhukam Bebaskan Al Khaththath Ditagih

Kapolda dan Menkopolhukam bebaskan Al Khaththath jika massa aksi 313 bisa bubar pada pukul 17.00

Selasa, 04/04/2017 07:55 0

Indonesia

IMM: Tuduhan Makar Membunuh Daya Kritis Mahasiswa

Tuduhan makar yang disangkakan terhadap mahasiswa sangat disesalkan.

Selasa, 04/04/2017 07:03 0

Indonesia

Hindari Provokator, Pendukung Al-Khaththath Diminta Bertindak Sesuai Hukum

Kuasa Hukum Al Khaththath, Ahmad Michdan miminta simpatisan kliennya agar menghindari segala tindakan yang mungkin bisa disusupi provokator.

Selasa, 04/04/2017 06:13 0

Indonesia

Masyarakat Minangkabau Kecewa Tito Karnavian Diberi Gelar Kehormatan Adat

Postingan Gubernur Irwan Prayitno tentang pemberian gelar adat kepada Kapolri Tito Karnavian dipenuhi komentar kecewa masyarakat Minangkabau

Selasa, 04/04/2017 05:33 1

Indonesia

Aktifis Kritis Ditangkap, HNW Ingatkan Polisi Tak Jadi Alat Kekuasaan

"Baiknya polisi kembali berbasis pada hukum dan keadilan, jangan malah menjadi alat kekuasaan apalagi sekadar pemilihan daerah,"

Selasa, 04/04/2017 01:03 0

Indonesia

Tak Merasa Makar, Pimpinan FSI Tolak Tanda Tangani Surat Penahanan

Kuasa hukum pemimpin Forum Syuhda Indonesia (FSI) mengungkapkan kronologis penangkapan kliennya

Senin, 03/04/2017 23:58 0

Indonesia

Wakil Ketua MPR: Aksi 313 FUI Tak Ada Hubungannya dengan Makar

"Apa yang dilakukan oleh FUI kan tidak ada hubungannya dengan makar, tapi adalah ingin penegakan hukum terhadap Ahok"

Senin, 03/04/2017 23:00 0