... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sri Bintang Gugat Kapolri di Pengadilan Internasional, Komnas HAM: Jadi Perhatian PBB

Foto: Sri Bintang Pamungkas

KIBLAT.NET, Jakarta – Sri Bambang Pamungkas (SBP) tengah menggugat Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian ke pengadilan internasional terkait tuduhan makar. Komnas HAM mengungkapkan gugatan tersebut tengah menjadi perhatian Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

“Di dalam PBB ada perhatian khusus terhadap apa yang dilaporkan oleh Sri Bintang Pamungkas, karena di PBB sekarang ada pergeseran paradigma, bukan lagi semata-mata pada nations security tapi juga pada human kind security,” ungkap komisioner Komnas HAM Hafid Abbas di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/4).

Hafid menambahkn, atas dasar itulah lah mengapa kasus Munir juga menjadi perhatian dunia. “Ada solidaritas kemanusiaan yang memastikan bahwa jangan sampai kelewat batas terhadap perlakuan kepada seseorang,” imbuhnya.

Beberapa waktu lalu tim pengacara Sri Bintang Pamungkas mengungkapkan upaya gugatan terhadap Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian melalui pengadilan internasional. Mereka saat ini tengah mengumpulkan bukti-bukti terkait gugatan tersebut.

“Saat ini kami selaku tim kuasa hukum Sri Buntang Pamungkas sedang mengajukan gugatan pengadilan internasional terhadap Kapolri atas tuduhan makar kepada 10 tokoh,” kata salah satu anggota tim pengacara, Dahlia Zein saat konferensi pers di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Sabtu (1/4)

“Dengan bukti-bukti penahanan, surat penahanan, surat penolakan Sri Bintang atas BAP (berita acara pemeriksaan), dan penahanannya. Kami sedang pemberkasan, mengumpulkan berkas itu,” ucap Dahlia.

BACA JUGA  Ancaman Berkelanjutan Pandemi Covid-19: Konflik, Kelaparan, dan Kemiskinan

Dahlia mengatakan gugatan ke peradilan internasional ini bukan lewat jalur independen, karena sudah putus asa terhadap hukum di Indonesia. Menurutnya hanya dunia luar yang mau berpihak pada aktifis yang kritis terhadap pemerintah itu.

Pengacara Sri Bintang Pamungkas telah mendaftarkan gugatan ke peradilan internasional di Jenewa, Swiss, pada Februari 2017. Gugatan ini rencananya diajukan pada April 2017.

“Sudah didaftarkan ke Jenewa, Swiss, untuk tanggalnya nanti April nanti kita akan ajukan gugatannya. Tapi daftarnya waktu Mas Bintang masih di Polda, sudah dari bulan Februari,” tuturnya.

Seperti diketahui, Sri Bintang bersama 9 tokoh lainnya ditangkap atas dugaan makar pada Februari lalu. Sri Bintang, Firza Husein, dan Hatta Taliwang sempat ditahan beberapa waktu sebelum akhirnya permohonan penangguhan penahanan ketiganya dikabulkan.

Reporter: Muhammadi Jundii
Editor: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pernah Fitnah Dr. Zakir Naik, FUI Sulteng Desak Ernest Batalkan Tur Komedi

Kedatangan komedian yang sempat memfitnah dai internasional Dr. Zakir Naik itu dianggap dapat membuka luka lama bagi ummat Islam

Selasa, 04/04/2017 21:48 0

Indonesia

Berdasar Empat Hal Ini, Majelis Hakim Diminta Segera Vonis Ahok

Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Nurhayati, menyebutkan bahwa jika melihat fakta persidangan, majelis hakim sudah cukup untuk memvonis bersalah Ahok. Pihaknya mencatat setidaknya ada empat hal yang mampu memberatkan Ahok dalam persidangan.

Selasa, 04/04/2017 19:10 0

Artikel

Snouck dan Jokowi

Lalu bidang Islam yang ketiga menurut Snouck adalah bidang politik. Bidang ketiga inilah yang menurut Snouck harus benar-benar ditumpas Karena bidang inilah yang akan membahayakan hegemoni pemerintahan kolonial di Indonesia.

Selasa, 04/04/2017 18:41 0

Artikel

Anomali Kaum ‘Salafi’

Contoh-contoh di atas hanyalah sebagian kecil, dari berbagai anomali yang terus dipertontonkan kaum 'Salafi'. Tentu saja masih banyak yang tidak terekam, karena memang kita tidak ingin terjebak dalam 'perangkap' mereka. Karena ibarat sebuah peperangan, 'Salafi' ini cukup konsisten dalam membuat gaduh di belakang, di saat kita semua fokus dengan musuh di garis depan.

Selasa, 04/04/2017 17:43 2

Kiblatorial

Editorial: Menakar Makar 313

Akhirnya, publik pun mempertanyakan sikap pemerintah Jokowi yang seolah membela Gubernur Basuki semahal apapun harganya. Pasal makar pada masa kepemimpinan Jokowi, dijadikan sebagai salah suatu keistimewaan guna memberikan perlindungan yang sangat berlebihan terhadap kepentingan kekuasaan.

Selasa, 04/04/2017 16:42 0

Indonesia

Ahok Akui Singgung Al-Maidah 51, Advokat GNPF: Pembuktian yang Sempurna

Terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Thahaja Purnama alias Ahok membenarkan perkataannya yang menyinggung Al-Maidah 51 di Kepulauan Seribu.

Selasa, 04/04/2017 16:10 0

Indonesia

Jelang Dipulangkan, Perwira Brimob Anggota Satgas Tinombala Tembak Kepalanya Sendiri

Jenazah Ipda Zasmi Diaz anggota Satgas Tinombala saat ditemukan rekan-rekanya di SPN Pabuan Panimba, Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (3/4) kemarin.

Selasa, 04/04/2017 13:56 0

Indonesia

Video Singgung Al-Maidah Diputar di Persidangan, Ahok Tak Bantah

Sidang penistaan agama Islam dengan terdakwa Ahok kembali digelar. Dalam sidang ketujuhbelas ini, hakim memeriksa bukti-bukti Ahok menyinggung Al-Maidah ayat 51.

Selasa, 04/04/2017 13:45 0

Indonesia

Tolak Tuduhan Makar, Parmusi: Aksi 313 Sudah Diketahui Presiden

Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), Usamah Hisyam, menolak keras tuduhan Aksi 313 terkait dengan tudingan rencana makar. Menurutnya, hal itu tidak mungkin terjadi karena aksi ini sudah diberitahukan kepada presiden pada tanggal 7 dan 22 maret 2017 lalu.

Selasa, 04/04/2017 12:10 0

Tazkiyah

Awas!!! Daging Ulama itu Beracun

Imam An-Nawawi menukil dari Ibnu Asakir, yang mengatakan, “Ketahuilah bahwa daging ulama itu beracun. Kebiasaan Allah dalam membuka aurat orang yang memakannya sudahlah maklum. Barang siapa yang lisannya berani menggunjing atau mencela ulama’, Allah pasti akan menimpakan padanya (bala’) berupa kematian hati.”

Selasa, 04/04/2017 11:30 0

Close