... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Perubahan Kebijakan AS di Suriah Dinilai Hanya Sebatas Wacana

Foto: Pasukan darat Amerika Serikat (AS).

KIBLAT.NET, Washington – Pekan lalu, sejumlah pejabat pemerintah AS mengisyaratkan akan adanya suatu perubahan besar terkait kebijakan Amerika, dan menegaskan bahwa masa depan Presiden Bashar Assad tergantung pada keinginan rakyat Suriah. Padahal sebelumnya, AS sendiri menyatakan sudah mau menerima “kenyataan” dengan tidak lagi bersikukuh menuntut pelengseran Assad.

Pada hari Senin (03/04) kemarin, duta besar AS untuk PBB Nikki Haley membuat pernyataan baru yang agak sedikit berbeda. Ia menegaskan bahwa “Assad selalu menjadi prioritas”, dan bahwa AS ingin Assad diganti dan dianggap sebagai penjahat perang. Haley juga menegasikan ide tentang kemungkinan Assad ikut dalam pemilu mendatang. Menurutnya, rakyat Suriah sudah tidak menginginkan Assad lagi.

Hal ini dinilai akan mengubah garis kebijakan AS, namun di lapangan perubahan itu tidak akan nampak alias sama saja. Oleh karenanya, seruan Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson untuk menghormati keinginan rakyat Suriah tidak akan banyak berarti jika pemerintahan Trump sendiri mendikte apa yang seharusnya menjadi keinginan rakyat Suriah.

Di masa pemilu hingga menjelang hari pelantikannya sebagai Presiden AS, Trump terlihat begitu bersemangat untuk mengubah kebijakan AS di Suriah. Ia berjanji secara eksklusif akan fokus pada ISIS dan berencana akan mengakhiri program suplai senjata kepada oposisi.

Namun menurut berbagai laporan terbaru, program suplai senjata terhadap pasukan oposisi akan tetap berlanjut. Sementara kebijakan perang melawan ISIS tidak banyak mengalami perubahan secara permanen, tetapi justru keterlibatan AS di Suriah akan diperpanjang dan fleksibel hingga masa yang tidak ditentukan.

Reporter: Yasin Muslim
Sumber: Antiwar

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Jelang Dipulangkan, Perwira Brimob Anggota Satgas Tinombala Tembak Kepalanya Sendiri

Jenazah Ipda Zasmi Diaz anggota Satgas Tinombala saat ditemukan rekan-rekanya di SPN Pabuan Panimba, Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (3/4) kemarin.

Selasa, 04/04/2017 13:56 0

Indonesia

Video Singgung Al-Maidah Diputar di Persidangan, Ahok Tak Bantah

Sidang penistaan agama Islam dengan terdakwa Ahok kembali digelar. Dalam sidang ketujuhbelas ini, hakim memeriksa bukti-bukti Ahok menyinggung Al-Maidah ayat 51.

Selasa, 04/04/2017 13:45 0

Indonesia

Tolak Tuduhan Makar, Parmusi: Aksi 313 Sudah Diketahui Presiden

Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), Usamah Hisyam, menolak keras tuduhan Aksi 313 terkait dengan tudingan rencana makar. Menurutnya, hal itu tidak mungkin terjadi karena aksi ini sudah diberitahukan kepada presiden pada tanggal 7 dan 22 maret 2017 lalu.

Selasa, 04/04/2017 12:10 0

Tazkiyah

Awas!!! Daging Ulama itu Beracun

Imam An-Nawawi menukil dari Ibnu Asakir, yang mengatakan, “Ketahuilah bahwa daging ulama itu beracun. Kebiasaan Allah dalam membuka aurat orang yang memakannya sudahlah maklum. Barang siapa yang lisannya berani menggunjing atau mencela ulama’, Allah pasti akan menimpakan padanya (bala’) berupa kematian hati.”

Selasa, 04/04/2017 11:30 0

Indonesia

HNW: Pasal Makar Bisa Lahirkan Hukum Rimba

"Bahayanya, orang bisa ditangkap dan dihukum seumur hidup, tanpa ada pembuktian yang jelas, jika berhubungan dengan pasal karet, nggak ada tolak ukurnya, penangkapan itu berdasarkan kepada kepentingan politik, dan pesanan politik, ataupun like dislike, dekat dengan pemerintah atau tidak, jadi sesuai dengan maunya pemerintah. Ini bukan hukum, tapi hukum rimba," ungkapnya di DPR RI, Senin (3/4).

Selasa, 04/04/2017 11:00 0

Indonesia

Tak Dipenuhi, Janji Kapolda dan Menkopolhukam Bebaskan Al Khaththath Ditagih

Kapolda dan Menkopolhukam bebaskan Al Khaththath jika massa aksi 313 bisa bubar pada pukul 17.00

Selasa, 04/04/2017 07:55 0

Indonesia

IMM: Tuduhan Makar Membunuh Daya Kritis Mahasiswa

Tuduhan makar yang disangkakan terhadap mahasiswa sangat disesalkan.

Selasa, 04/04/2017 07:03 0

Indonesia

Hindari Provokator, Pendukung Al-Khaththath Diminta Bertindak Sesuai Hukum

Kuasa Hukum Al Khaththath, Ahmad Michdan miminta simpatisan kliennya agar menghindari segala tindakan yang mungkin bisa disusupi provokator.

Selasa, 04/04/2017 06:13 0

Indonesia

Masyarakat Minangkabau Kecewa Tito Karnavian Diberi Gelar Kehormatan Adat

Postingan Gubernur Irwan Prayitno tentang pemberian gelar adat kepada Kapolri Tito Karnavian dipenuhi komentar kecewa masyarakat Minangkabau

Selasa, 04/04/2017 05:33 1

Indonesia

Aktifis Kritis Ditangkap, HNW Ingatkan Polisi Tak Jadi Alat Kekuasaan

"Baiknya polisi kembali berbasis pada hukum dan keadilan, jangan malah menjadi alat kekuasaan apalagi sekadar pemilihan daerah,"

Selasa, 04/04/2017 01:03 0