... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Masyarakat Minangkabau Kecewa Tito Karnavian Diberi Gelar Kehormatan Adat

Foto: Gelar adat "Sutan Rajo Paga Alam" disematkan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan "Siti Linduang Alam" kepada istrinya Tri Suswati Tito Karnavian.

KIBLAT.NET, Padang – Postingan foto di laman Fb Gubernur  Sumatra Barat Irwan Prayitno mendadak ramai dengan komentar kekecewaan netizen. Hal itu dipicu oleh “Gala Sangsako” yang disematkan kepada  kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan istrinya Tri Suswati Tito Karnavian.

Kaum suku Sikumbang dari Nagari Kamang Mudiak, Kabupaten Agam, Sumatra Barat memberikan gelar adat (Gala Sangsako) kepada Kapolri Tito Karnavian saat kunjungannya di Kota Padang pada Ahad (02/04). Gelar berupa “Sutan Rajo Paga Alam” kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan  “Siti Linduang Alam” kepada istrinya Tri Suswati Tito Karnavian.

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), Sayuti Datuak Rajo Panghulu dan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno hadir dalam prosesi pemberian gelar tersebut. Irwan lalu memosting foto momen tersebut di laman Facebook miliknya. Namun siapa sangka, tanggapan berisikan kekecewaan dari masyarakat Minang pun memenuhi kolom komentar.

Ndak do masyarakaik minang nan respect dalam maagiah galo ko pak. baa bisa tajadi?? ado mukasuik tasalubuang kah? (tak ada masyarakat Minang yang paham (maksud) pemberian gelar itu pak (Irwan.red). Kenapa ini bisa terjadi?? Ada maksud terselubungkah?),” tanya Rasti Bustami kepada Irwan Prayitno.

Selain itu, juga ada yang mengaku terkejut atas pemberian gelar tersebut. Bahkan ada yang mempertanyakan kredibilitas Tito Karnavian sehingga begitu mudah diberi gelar kehormatan adat.

BACA JUGA  Jokowi Ingin Setiap Kebijakan Mengandung Rasa Ideologi Pancasila

“Aduh ..saya ni orang Sikumbang..kok gampang be ngasih gelar sama orang yg bukan org Padang,” ujar pemilik akun Asni Bhe.

Ado manfaat, sumbangsih atau hub si tito jo urang/ ka minang pak IP? Shinggo si tito dapek gala? (Apa manfaat, sumbangsih, atau hubungan Tito dengan orang Minang Pak Irwan Prayitno? Sehingga si Tito mendapatkan gelar?),” kata pemilik akun Ariel Anshar.

Pemilik Akun Eni Afriati turut menukil pepatah Minang yang berbunyi, “Adat berpedoman pada syariat dan syariat berpedoman pada Kitabullah alias Al-Quran”. Menurutnya, Tito bertolak belakang dengan prinsip bangsa Minang tersebut. Eni menilai Tito telah melakukan kriminalisasi ulama serta membela penista Al Quran.

Inyo menyakiti hati rang minang nan bapedoman jo Al Qur’an. (Dia telah melukai hati bangsa Minang yang berpedoman pada Al-Quran),” papar Eni.

Komentar kekecewaan terus bertambah. Bahkan salah-satu Netizen berpendapat agar postingan itu sebaiknya dihapus. Supaya tidak menimbulkan polemik baik di Sumatra Barat maupun di daerah rantauan masyarakat Minang.

“Pak Gubernur menurut saya yg menimbulkan polemik yang tajam di ranah maupun di Rantau….ngak usah di posting dulu,” tulis pemilik akun Khairul Mustar.

 

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Jon Muhammad

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Masyarakat Minangkabau Kecewa Tito Karnavian Diberi Gelar Kehormatan Adat”

  1. Rang mudo

    Sediah wak mabaco nyo nyo…ndk tau ko lah arti gala nan di tonggokkan…sumbarang agiah c.. lamulai manang kabau ko…ndk kabau nan wak manang an lai…

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Jadi Target Pembunuhan, Dua Wartawan Muslim Seret Donald Trump ke Pengadilan

Jurnalis Bilal Abdul Kareem dan Ahmad Muaffaq Zaidan menyakini, AS telah menyimpan nama mereka ke dalam daftar target yang dibunuh.

Selasa, 04/04/2017 04:34 0

Suriah

Derita Kerugian Berat, Rezim Assad Datangkan Ratusan Milisi Syiah ke Hama

Rezim Suriah kehilangan kendaraan dan puluhan personel militernya dalam pertempuran melawan pejuang Suriah pada hari Ahad (02/04) di sejumlah tempat di pedesaan utara Hama. Pejuang Suriah dilaporkan mengalami kemajuan dengan mengontrol daerah-daerah baru di wilayah ini.

Senin, 03/04/2017 19:46 0

Inggris

Meski Disakiti, Muslimah Bercadar Ini Rela Maafkan Penyerangnya

Seorang muslimah di Sunderland (39 tahun) mendapat perlakuan kasar dari Peter Scotter (55 tahun) saat menunggu suaminya bersama putrinya yang berusia 9 tahun. Peter mendekatinya dan melepas cadarnya dengan paksa.

Senin, 03/04/2017 18:41 0

Afrika

Cegah Keinginan Rakyat Gabung Al-Shabab, Somalia Dorong Investasi Asing

Pemerintah Somalia membuka seluas-luasnya bagi pihak asing untuk berinvestasi di negaranya. Walikota Mogadishu, Yussuf Jimale menawarkan insentif baru untuk perusahaan-perusahaan asing, di antaranya meringankan pajak dan mempermudah pendaftaran perusahaan.

Senin, 03/04/2017 14:21 0

Suriah

Tahrir Al-Syam Rilis Pencapaian Militer dalam Dua Bulan Terakhir

Operasi pertama diluncurkan di Daraa, tepatnya pada 12 Februari 2017. HTS dan faksi-faksi lainnya melakukan serangan besar dengan sandi “Al-Maut la Al-Mudzillah”.

Senin, 03/04/2017 10:51 0

Video Kajian

Sudah Sholat & Puasa, Tapi Tetap Fasiq ? [Ust. Abu Rusydan]

KIBLAT.NET – Allah SWT berfirman : قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ...

Senin, 03/04/2017 10:43 0

Afghanistan

Serangan Tak Akurat Jet Afghanistan Tewaskan Satu Keluarga

Serangan tak akurat militer Afghanistan kembali memakan korban sipil. Tak tanggung-tanggung, korban sembilan orang yang merupakan satu keluarga.

Senin, 03/04/2017 10:08 0

Amerika

Dipecat, Penasehat Keamanan AS Michael Flynn Cari Kekebalan Hukum

Mantan penasehat keamanan nasional Presiden Donald Trump, Michael Flynn pada hari Kamis, (30/03) ditawarkan untuk memberikan kesaksian

Senin, 03/04/2017 09:52 0

Suriah

Ulama Suriah: Yang Dilakukan Koalisi AS di Mosul Perang Salib Gaya Baru

Ulama Ahli Hadits Suriah, Syaikh Abdul Razzaq al-Mahdi, menggambarkan bahwa tewasnya ratusan warga Mosul oleh serangan AS adalah perang Salib terhadap Ahlussunnah, akan tetapi dengan tampilan baru. Ia memperingatkan hal itu jangan sampai terjadi di Suriah.

Senin, 03/04/2017 09:25 0

Myanmar

Kelompok Pejuang Rohingya Tantang Aung San Suu Kyi

"Jika kami tidak mendapat hak kami dan apabila 1 juta, 1,5 juta bahkan seluruh bangsa Rohingya harus mati, kami siap mati," tegas Ata Ullah

Senin, 03/04/2017 06:00 0

Close