Tokoh Al-Qaidah Qari Yasin Gugur, Taliban: Kami Kehilangan Seorang Guru

KIBLAT.NET, Islamabad – Taliban Pakistan membenarkan bahwa salah satu tokoh senior Al-Qaidah, Qari Muhammad Yasin gugur akibat serangan drone AS. Kepergiannya menjadi duka mendalam bagi Taliban.

Qari Muhammad Yasin terbunuh akibat serangan drone milik Amerika Serikat di daerah Laman, Paktika pada Ahad, 19 Maret 2017 lalu. Pernyataan ini dikeluarkan oleh juru bicara Taliban Pakistan, Mohammad Khurasani.

“Kami Taliban Pakistan, turut berduka yang mendalam atas syahidnya para korban dan seorang sahabat sekaligus guru terhormat,” ungkap Khurasani seperti dilansir The Long Journal, pada Rabu (22/03).

Menurut penuturan Khurasani, Yasin merupakan orang kepercayaan dan pelatih yang amat dihormati pejuang-pejuang Taliban. Bagi Taliban, Yasin merupakan seorang sahabat.

“Yasin adalah salah satu sahabat terdekat Shaheed Amjad Farooqi, tokoh terkenal dalam dunia jihad Pakistan,” ungkap Khurasani.

Muhammad Yasin memiliki hubungan dengan Farooqi. Ia disebut-sebut sebagai otak dibalik dua upaya pembunuhan terhadap Presiden Pakistan Pervez Musharraf pada Desember 2003. Farooqi juga dikenal sebagai anggota Sipah-e-Sahab Pakistan, Harakat-ul-Ansar yang kemudian berganti menjadi Harakat-ul-Mujahideen dan Jaish-e-Mohammed.

Yasin memiliki kedekatan dengan Farooqi yang merupakan tokoh kunci kelompok yang dikenal sebagai Punjabi Taliban. Kelompok yang membawahi berbagai faksi jihad Pakistan yang selaras dengan Al-Qaidah. Khurasani menjelaskan bahwa Yasin menjabat sebagai Komandan Punjabi Taliban.

Punjabi Taliban dipimpin oleh Asmatullah Muawiya. Usamah bin Laden mengatakan bahwa kelompok ini merupakan perserikatan sejumlah sayap militer Al-Qaidah.

BACA JUGA  Kiblatorial: Menakar Revolusi Akhlak HRS

Khurasani menceritakan bahwa Muhammad Yasin merupakan seorang pelatih Jihad di bidang elektronik. Murid-muridnya hingga saat ini masih berperan dalam bidang itu.

Khurasani menambahkan bahwa Yasin cukup antusias berpartisipasi dalam berbagai operasi jihad di Pakistan. Termasuk serangan di markas tentara Pakistan (GHQ). Yasin dianggap sebagai otak strategi dan serangan.

Reporter: Syafi’i Iskandar
Sumber: The Long War Journal

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat