... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Polisi: Salafi Jihadis Ideologi Berbahaya

Foto: Kombes Pol Sulistyo Pudjo(tengah), Analis Kebijakan Madya Divisi Humas Polri

KIBLAT.NET, Jakarta – Dalam diskusi bertema ‘Radikalisme dan Sistem Peradilan di Indonesia’, Kombes Pol Sulistyo Pudjo, Analis Kebijakan Madya Divisi Humas Polri, memaparkan bahwa Radikalisme salah satu bahan untuk menjadi terorisme, namun tidak semua radikal berani menjadi teroris.

Ia menyebut bahwa salah satu ideologi di dunia yang berbahaya adalah salafi jihadis, karena ia melihat bahwa ajaran ini sangat mengajarkan bahwa perbedaan itu adalah suatu yang mutlak.

“Mereka lupa bahwa, di samping perbedaan yang betul-betul ada ini, mereka lupa terhadap doktrin Islam yang rahmatan lil alamin. Mereka lupa akan hal itu, tapi mereka lebih mengedepankan lakum dinukum waliyadin,” ungkapnya dihadapan audiens, Kamis (23/3). Sulistyo menggantikan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar, yang rencananya menjadi pembicara.

Lakum dinukum waliyadin itu harusnya hanyalah masalah ubudiyah, tapi kalau masalah muamalah, mereka lupa akan perbedaan, dan berpegang kuat pada lakum dinukum waliyadin,” lanjut Sulistyo.

Karenanya, mantan Kabid Humas Polda Jabar dan Polda Papua ini mengatakan bahwa ideologi salafi jihadi ini dipandang berbahaya, karena memandang agama dan pendapat lain selalu berkonotasi negatif.

“Ideologi ini menjadi acuan dari beberapa ulama yang kemudian diacu kembali oleh para pelaku teror. Karena ideologi Ini penyebarannya mudah membuat orang lain yakin dan percaya,” ungkapnya.

Namun, ia mengakui selama hal itu masih menjadi pemikiran, tidak bisa ditindak. Para pelaku teror saat ini adalah penganut ideologi salafi jihadis.

BACA JUGA  PKS: Film G30S/PKI Cara Bangsa Menolak Lupa Kekejaman PKI

“Salafi jihadis itu bukan teroris, tapi radikalis, dan Itu menjadi acuan para pelaku teror kebanyakan. Hanya menjadi acuan, dan memang banyak yang jadi teroris, Hasan Al-Banna misalnya,” pungkas Komisaris Jenderal Poisi ini.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Inggris

ISIS Tanggung Jawab Atas Serangan di London

Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) mengumumkan bertanggung jawab atas serangan di depan Gedung Parlemen Inggris (Istana Westminster) di ibukota London, Rabu lalu (22/03). Seorang polisi dan dua pejalan kaki tewas akibat serangan menggunakan mobil dan pisau itu.

Jum'at, 24/03/2017 09:00 0

Irak

Meski ISIS Dikalahkan, Pasukan AS Akan Tetap di Iraq

Rex Tillerson, yang mewakili Departemen Luar Negeri AS menegaskan AS bahwa negaranya berniat untuk mempertahankan ribuan pasukan darat di Iraq untuk jangka panjang, bahkan setelah ISIS dapat dikalahkan.

Kamis, 23/03/2017 20:45 0

Afrika

Abu Qatadah Al-Filistini: Mutilasi Mayat Islamis Menyingkap Kejahatan Khalifa Haftar

Beberapa waktu lalu Libya dihebohkan dengan perlakuan milisi pimpinan Khalifa Haftar yang menggali kuburan pejuang Islamis kemudian memutilasinya. Tindakan pada Sabtu (18/03) lalu itu dilakukan saat pasukan Haftar merebut kota Ganfudah.

Kamis, 23/03/2017 20:12 0

Amerika

AS Kumpulkan Negara-negara Koalisi Anti-ISIS, Apa yang Dibahas?

Para menteri luar negeri dari 68 negara berkumpul di Washington, Amerika Serikat. Pertemuan yang diadakan selama dua hari ini membahas langkah-langkah menghadapi ISIS.

Kamis, 23/03/2017 18:56 0

Yaman

Gara-gara Pemberontakan Syiah Hutsi 2,5 Juta Wanita Yaman Melajang

Situasi konflik telah memperburuk tatanan sosial masyarakat di Yaman. Pasalnya, sekitar 2,5 juta wanita Yaman belum menikah.

Kamis, 23/03/2017 15:22 0

Palestina

Tuntut Pembebasan 7 Jenazah, Warga Bethlehem Diserang Pasukan Zionis

Ratusan warga di Bethlehem turun ke jalanan menuntut pemulangan tujuh jasad warga Palestina yang tewas ditembak mati pasukan Zionis.

Kamis, 23/03/2017 14:02 0

Opini

Siaran Langsung Bunuh Diri di Media Sosial, Tanda Masyarakat Sakit

Menanggapi peristiwa tersebut, Psikolog Reza Indragiri bertanya, apakah benar pelaku ingin bunuh diri atau kebutuhannya untuk mendapatkan pertolongan.

Kamis, 23/03/2017 12:27 0

Suriah

Pejuang Suriah Merangsek ke Bandara Militer Assad di Hama

Pejuang Suriah merangsek ke bandara bandara militer strategis milik Rezim Assad di Hama setelah serangan kejutan yang diluncurkan pada Selasa (21/03) lalu.

Kamis, 23/03/2017 12:08 0

Artikel

10 Hal tentang Ka’bah yang Mungkin Jarang Diketahui

Salah satu hal yang paling luar biasa tentang Ka'bah adalah bahwa tawaf di sekitar Ka'bah tidak pernah berhenti kecuali ketika waktu-waktu shalat. Bahkan selama insiden banjir, orang melakukan Tawaf dengan berenang.

Kamis, 23/03/2017 11:08 0

Inggris

Serangan di Jantung Ibukota Inggris, 5 Orang Tewas, Termasuk Polisi

KIBLAT.NET – Teror melanda jantung ibukota Inggris hari ini (Rabu, 22 Maret 2017) menewaskan lima...

Kamis, 23/03/2017 07:10 0

Close
CLOSE
CLOSE