... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Staf Kepresidenan: Aksi 411 dan 212 Salah Satu Bentuk Gerakan Radikal

Foto: Chrisma Aryani Albandjar (tengah), Staf Kepresidenan Republik Indonesia,

KIBLAT.NET, Jakarta – Dalam pembukaan materi diskusi publik bertema “Radikalisme dan Sistem Peradilan di Indonesia” di The Habibi Center, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/03), Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Chrisma Aryani Albandjar mengatakan bahwa radikalisme merupakan salah satu bibit terorisme.

Chrisme pun menjelaskan bahwa salah satu bentuk eksistensi gerakan radikalisme dengan memperluas populasi.

“Kita lihat dalam aksi 411, 212 dan angka-angka selanjutnya adalah gerakan orang mayoritas, yaitu orang Islam. Namun mengapa yang mayoritas melakukan demonstrasi, bukankah itu adalah kebiasaan orang minoritas, dan aksi itu merupakan gerakan mencari panggung, saya lihat aksi itu adalah untuk mempertahankan followernya, dan itu salah satu bentuk yang dilakukan gerakan radikal,” ungkapnya di depan audiens.

Dia menyebut bahwa sebetulnya, gerakan aksi 411 dan 212 adalah gerakan minoritas yang mengajak partisipan lainnya, sehingga aksi-aksi seperti ini akan selalu eksis.

“Dengan banyaknya peserta aksi dan kemudian aksi itu ditengok orang, karenanya aksi ini akan selalu eksis,” ungkapnya.

Ia bahkan menyebut, gerakan-gerakan radikal seperti ini bukan hanya di Indonesia. Mereka berusaha mengubah dasar negara dan kebudayaan yang sudah melekat, yang kadang juga turut diboikot.

“Bukan hanya di Indonesia, gerakan-gerakan radikal itu akan melakukan aksi aksi serupa untuk memperbanyak populasinya, dan gerakan ini akan mengubah dasar negara serta melakukan perubahan fundamental, misal dengan pelarangan cium tangan,” katanya.

BACA JUGA  Pria Kulit Putih Bersenjata Meneror Masjid di Norwegia, Seorang Muslim Terluka

Staff Kepresidenan ini juga menyebut bahwa gerakan radikal ini akan mengupayakan bagaimana memperbanyak populasi dan salah satunya adalah dengan menyetir ketidakpuasan masyarakat.

Reporter: Muhammad Junddi
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

15 comments on “Staf Kepresidenan: Aksi 411 dan 212 Salah Satu Bentuk Gerakan Radikal”

  1. Vita

    Aksi yang damai dgn dihadiri jutaan umat dgn tertib dan diisi dgn tausiyah dan sholat berjamaah dianggap radikal? Laahaula wa laa quwwata illa billaah…, beginilah kalau penguasa dan lingkungannya sdh diisi oleh manusia yg gak paham agama tp bicara ttg agama itu sendiri, ngaji dulu ya bu, atau anda bukan muslim kali ya…, semoga diberi hidayah

  2. Mike JM

    Orang bodoh bicara, orang bodoh jadi staff kepresidenan.
    Mendefinisikan radikal saja tdk benar.
    “Mengubah dasar negara…” Dasar negara yg mana?
    Asli, kelihatan minim pengetahuan. Semoga diberi hidayah dan waktu utk belajar.

  3. Aspirasiku

    Boleh jadi ummat islam tulus berbuat dan prihatin terhadap NKRO, tetapi karena penguasa terus cenderung menyulitkan dan menyalahkan islam, maka jgn salahkan ummat islam yg tulus berbuat untuk NKRI menjadi Radikal terhadap orang-orang yg selalu menyalahkan ummat islam.
    Sabar dan berserah diri adalah ciri khas muslim, namun boleh jadi muncul Radikalisme, itu sebab dari Anda yg menyalahkan & mendeskripsikan negatif ttg aksi 411&212.

  4. edito

    sudah termakan istilah radikal, jadi apa-apa yang tidak sesuai dengan maunya pemerintah dibilang radikal, kasihan deh

  5. Syamsul Rijang

    Ngawur pernyataan ini….pertanda takut kebangkitan dan kesadaran umat Islam.

  6. Nie

    Walaupun orang staff kepresidenan memang sepertinya pinter tapi sayang hati dan pikirannya tertutup akal sehat dan bahkan nurani tidak bisa melihat kebenaran yg ada didepan matanya..padahal bossnya sendiri alias presiden dan petinggi2 lain ikut aksi itu,

  7. Mat Tsani

    Cantik2,, tp gaya bicaranya radikal.
    Jgn2 jd staff jg hasil radikal..

  8. Mahyudi

    Ternyata orang2 macam begini yg berada di lingkaran presiden, pantas saja kalau sering terjadi statement presiden yg “blunder”

  9. Eren

    Presidennya juga radikal dong,
    Kan 212 ikutan dia

  10. Anti-pe'a

    Gimana mau nyuruh dia ngaji, wong cina kristen kok. Dulu ni encik2 kerja di stasiun tv swasta.

  11. abu muhandis

    Gagal paham juga ni orang. Ko orang bodoh begini jd staff presiden.

  12. Idris

    Aksi 411 dan 212 dipicu oleh ketidak adilan hukum, aksi ini adalah bentuk reaksi thd seseorang yg menistakan surat AL Maidah 51, tanpa aksi 411 dan 212, mungkin sampai saat ini, si arogan ini belum jadi tersangka penista Agama.

  13. muslim

    Peringatan keras dari Allah Azza wa Jalla yang bisa dijadikan renungan buat saudaraku muslim di Indonesia:

    1. Perintah Allah agar umat Islam menggunakan hukum Allah (SYARIAT ISLAM) untuk selamat dunia dan akhirat (Al Ma’idah 5: 50).

    2. Perintah Allah agar umat Islam TIDAK menjadikan orang yahudi dan nasrani sebagai pemimpin (Al Ma’idah 5: 51).

    # Apakah umat Islam sudah mentaati perintah Allah tersebut diatas?

    # Ketika umat Islam melanggar perintah Allah tersebut diatas maka
    – Allah golongkan umat Islam seperti golongan yahudi dan nasrani
    – Petunjuk Allah tidak akan sampai kepada orang-orang dzalim.
    – Allah menganggap kita sudah murtad dari Islam.
    – Amalan kita di dunia akan sia-sia (tidak bermanfaat).

    # Janji Allah
    “Kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela.” (Al Ma’idah 5: 54)

    # Janji Allah terbukti dengan adanya aksi bela Islam 212 yang dihadiri oleh umat Islam sebanyak 7.3 juta (baik dari Indonesia maupun dari Malaysia, Brunei Darussalam).

    # Kekuasaan di Indonesia saat ini dipegang oleh partai PDI ( https://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Demokrasi_Indonesia
    ) gabungan dari beberapa partai:
    – PNI,
    – Partai Murba,
    – IPKI.
    – Partai keagamaan Partai Kristen Indonesia.
    – Partai Katolik.

    # Bukankah hal yang wajar jika mereka tidak suka terhadap umat Islam bahkan dengan lantang mengatakan aksi bela Islam 212 sebagai aksi makar dan radikal.

    Al Ma’idah 5: 50-54

    أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ ۚ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِّقَوْمٍ يُوقِنُونَ
    Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَىٰ أَوْلِيَاءَ ۘ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ وَمَن يَتَوَلَّهُم مِّنكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
    Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

    فَتَرَى الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٌ يُسَارِعُونَ فِيهِمْ يَقُولُونَ نَخْشَىٰ أَن تُصِيبَنَا دَائِرَةٌ ۚ فَعَسَى اللَّهُ أَن يَأْتِيَ بِالْفَتْحِ أَوْ أَمْرٍ مِّنْ عِندِهِ فَيُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا أَسَرُّوا فِي أَنفُسِهِمْ نَادِمِينَ
    Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana”. Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.

    وَيَقُولُ الَّذِينَ آمَنُوا أَهَٰؤُلَاءِ الَّذِينَ أَقْسَمُوا بِاللَّهِ جَهْدَ أَيْمَانِهِمْ ۙ إِنَّهُمْ لَمَعَكُمْ ۚ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فَأَصْبَحُوا خَاسِرِينَ
    Dan orang-orang yang beriman akan mengatakan: “Inikah orang-orang yang bersumpah sungguh-sungguh dengan nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu?” Rusak binasalah segala amal mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang merugi.

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَن يَرْتَدَّ مِنكُمْ عَن دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا يَخَافُونَ لَوْمَةَ لَائِمٍ ۚ ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
    Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.

  14. Hilman

    Orang tolol bicara ngawur

  15. Ibnu Samad

    Perbuatan baik untuk mengingatkan masyarakat dan pemerintah akan kebenaran dikatakan radikal, lalu harus bagamana lagi caranya? Kalau begini bagaimana negara mau maju kalau ada orang yg punya pemikiran picik seperti ini, apalagi punya posisi penting selaku staf Presiden…? Sebenarnya orang seperti ini tidak layak dalam posisi itu, harus diganti saja..

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

Gara-gara Pemberontakan Syiah Hutsi 2,5 Juta Wanita Yaman Melajang

Situasi konflik telah memperburuk tatanan sosial masyarakat di Yaman. Pasalnya, sekitar 2,5 juta wanita Yaman belum menikah.

Kamis, 23/03/2017 15:22 0

Palestina

Tuntut Pembebasan 7 Jenazah, Warga Bethlehem Diserang Pasukan Zionis

Ratusan warga di Bethlehem turun ke jalanan menuntut pemulangan tujuh jasad warga Palestina yang tewas ditembak mati pasukan Zionis.

Kamis, 23/03/2017 14:02 0

Opini

Siaran Langsung Bunuh Diri di Media Sosial, Tanda Masyarakat Sakit

Menanggapi peristiwa tersebut, Psikolog Reza Indragiri bertanya, apakah benar pelaku ingin bunuh diri atau kebutuhannya untuk mendapatkan pertolongan.

Kamis, 23/03/2017 12:27 0

Suriah

Pejuang Suriah Merangsek ke Bandara Militer Assad di Hama

Pejuang Suriah merangsek ke bandara bandara militer strategis milik Rezim Assad di Hama setelah serangan kejutan yang diluncurkan pada Selasa (21/03) lalu.

Kamis, 23/03/2017 12:08 0

Artikel

10 Hal tentang Ka’bah yang Mungkin Jarang Diketahui

Salah satu hal yang paling luar biasa tentang Ka'bah adalah bahwa tawaf di sekitar Ka'bah tidak pernah berhenti kecuali ketika waktu-waktu shalat. Bahkan selama insiden banjir, orang melakukan Tawaf dengan berenang.

Kamis, 23/03/2017 11:08 0

Inggris

Serangan di Jantung Ibukota Inggris, 5 Orang Tewas, Termasuk Polisi

KIBLAT.NET – Teror melanda jantung ibukota Inggris hari ini (Rabu, 22 Maret 2017) menewaskan lima...

Kamis, 23/03/2017 07:10 0

Suriah

Pertempuran Hama Kian Sengit, Militer Suriah Tambah Pasukan

Tentara Suriah mengirimkan bala bantuan untuk mengatasi serangan besar di provinsi Hama, kata sumber militer rezim kepada Reuters pada Rabu (22/03). Pejuang Suriah meningkatkan serangan di hari kedua pertempuran "Wa Qul 'Imalu" untuk merebut Hama.

Kamis, 23/03/2017 00:07 0

Suriah

Ini Enam Faksi Oposisi Suriah yang Aktifkan Kembali Front Hama

Keenam faksi itu terdiri dari Islamis dan faksi di bawah naungan Free Syrian Army (FSA). Mereka adalah Hai'ah Tahrir Al-Syam (HTS), Al-Hizb Al-Islami At-Turkistani (keduanya faksi Islamis), Jisyun Nasr, Jaisy Idlib Al-Hurr, Jaiysul Izzah dan Faksi Abna' Al-Syam (empat sisanya di bawah FSA). Namun HTS dilaporkan menjadi pemain inti.

Rabu, 22/03/2017 21:05 0

Tazkiyah

Bahkan Burung Pun Menyertainya Saat Berzikir

Namanya Muhammad bin Ali bin Abi Manshur Abu Ja’far Al-Ashbahani. Ia bergelar Jamaluddin, wakil gubernur kota Mosul. Ia senang bersedekah dan berbuat baik. Sungguh besar jasanya yang ia tinggalkan bagi kota Mekah dan Madinah.

Rabu, 22/03/2017 17:33 0

Asia

Pendeta Hindu Ekstremis Anti-Islam Jadi Pemimpin di India

Adityanath adalah tokoh ekstremis Hindu yang kontroversial. Ia dikenal tokoh anti-Islam, di mana Islam sendiri menempati hampir 20 persen dari populasi negara. Adityanath diketahui memiliki senjata api dan pernah menyerukan pemerkosaan terhadap Muslimah yang meninggal dunia.

Rabu, 22/03/2017 15:34 0

Close