... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bareskrim Polri: Ustadz Adnin Armas Belum Tersangka

Foto: Kabareskrim Komjen (Pol) Ari Dono.

KIBLAT.NET, Jakarta – Kabareskrim Mabes Polri, Komjen. Pol. Ari Dono Sukmanto, mengatakan bahwa Ustadz Adnin Armas, Ketua Yayasan Keadilan Untuk Semua (KUS), statusnya belum dinaikkan menjadi tersangka. Pernyataan ini berseberangan dengan penjelasan Kapolri Jendera Tito Karnavian sebelumnya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRI.

“Saya nggak tau kalau Kapolri sudah menetapkan dia (Ustad Adnin, red) sebagai tersangka, tapi jika memang belum mendapatkan surat keterangan sebagai tersangka, ya berarti belum jadi tersangka,” ungkap Ari Dono singkat kepada Kiblat.net di Jakarta, Rabu (23/3).

Perlu diketahui, Adnin mengaku masih belum menerima surat keterangan resmi dari kepolisian yang menyatakan bahwa dirinya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Pernyataan perwira tinggi Polri ini bertentangan dengan penjelasan Tito dalam RDP pada 22 Februari 2017. Tito mengatakan di hadapan anggota Komisi III bahwa Adnin Armas menjadi tersangka dalam kasus dugaan pidana penyalahgunaan yayasan KUS. [Baca: Di DPR, Kapolri Bilang Ustadz Adnin Armas Ditetapkan Jadi Tersangka]

“Untuk itu, saudara Adnin dan Bachtiar Nasir kami (telah) dengar keterangannya sebagai saksi, dan Adnin sebagai tersangka kasus undang-undang yayasan ini,” kata Tito di hadapan Komisi III.

Saat itu, Kapolri menekankan bahwa Adnin Armas dikenakan Pasal 5 Undang-undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan sebagaimana perubahan atas UU Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan.

BACA JUGA  Pesan UBN di Muslim United: Jangan Lelah Untuk Bersatu

“Dia terancam pidana 5 tahun penjara sebagaimana diatur dalam Pasal 70 undang-undang tersebut” ungkapnya.

Tito mengaku alasan dari ditetapkannya Ust Adnin sebagai tersangka adalah karena selaku ketua atau pengurus yayasan telah mengalihkan atau menguasakan pencairan dana Yayasan KUS kepada pihak lain yang bukan pengurus yayasan, Ketua GNPF-MUI KH Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) dan pegawai Bank BNI Syariah Islahudin Akbar.

“Penguasaan itu tanpa persetujuan pengurus Yayasan KUS lainnya, dan sesuai undang-undang Yayasan, Undang-undang Nomor 28 Tahun 2004 sebagaimana perubahan atas Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang yayasan disampaikan bahwa, dana yayasan tidak dapat digunakan oleh pihak ketiga,” kata Tito.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Ini Enam Faksi Oposisi Suriah yang Aktifkan Kembali Front Hama

Keenam faksi itu terdiri dari Islamis dan faksi di bawah naungan Free Syrian Army (FSA). Mereka adalah Hai'ah Tahrir Al-Syam (HTS), Al-Hizb Al-Islami At-Turkistani (keduanya faksi Islamis), Jisyun Nasr, Jaisy Idlib Al-Hurr, Jaiysul Izzah dan Faksi Abna' Al-Syam (empat sisanya di bawah FSA). Namun HTS dilaporkan menjadi pemain inti.

Rabu, 22/03/2017 21:05 0

Tazkiyah

Bahkan Burung Pun Menyertainya Saat Berzikir

Namanya Muhammad bin Ali bin Abi Manshur Abu Ja’far Al-Ashbahani. Ia bergelar Jamaluddin, wakil gubernur kota Mosul. Ia senang bersedekah dan berbuat baik. Sungguh besar jasanya yang ia tinggalkan bagi kota Mekah dan Madinah.

Rabu, 22/03/2017 17:33 0

Asia

Pendeta Hindu Ekstremis Anti-Islam Jadi Pemimpin di India

Adityanath adalah tokoh ekstremis Hindu yang kontroversial. Ia dikenal tokoh anti-Islam, di mana Islam sendiri menempati hampir 20 persen dari populasi negara. Adityanath diketahui memiliki senjata api dan pernah menyerukan pemerkosaan terhadap Muslimah yang meninggal dunia.

Rabu, 22/03/2017 15:34 0

Rusia

Frustrasi dan Minim Dukungan, Rusia Mungkin Segera Keluar dari Suriah

KIBLAT.NET – Meskipun Rusia mampu mempertahankan dukungan militer untuk Presiden Basyar Assad, frustrasi telah tumbuh...

Rabu, 22/03/2017 14:52 0

Suriah

Pejuang Suriah Rebut 2 Kota dan Hancurkan 2 Jet Tempur di Hama

Dalam operasi serangan pada Selasa (21/03) tersebut, pejuang berhasil mengambil alih dua kota dan menghancurkan dua jet tempur rezim Assad di pangkalan udara Hama.

Rabu, 22/03/2017 13:47 0

Suriah

Halau Pandangan Jet Tempur Assad, Warga Ghauta Timur Gunakan Strategi Bakar Ban

Warga di Ghauta Timur memiliki strategi khusus untuk menghalau pandangan jet tempur Assad dan Rusia yang menargetkan daerah pemukiman di sana. Diketahui, serangan di wilayah tersebut kian intens seiring kemajuan pejuang Suriah di Damaskus timur.

Rabu, 22/03/2017 13:13 0

Inggris

Selain AS, Inggris dan Kanada Juga Terapkan ‘Electronic Ban’ dari Negara Timteng

Inggris dilaporkan juga mengadopsi larangan perangkat elektronik -seperti laptop atau kamera- dalam penerbangan dari beberapa negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara.

Rabu, 22/03/2017 12:38 0

Afghanistan

Serangan Taliban Tewaskan 6 Anggota Intelijen Afghanistan

Setidaknya enam anggota unit intelijen Afghanistan tewas ketika bom mobil Taliban menargetkan pos militer di provinsi Helmand selatan. Serangan ini diakui oleh juru bicara Taliban, Qari Yusouf Ahmadi.

Rabu, 22/03/2017 12:01 0

Tazkiyah

Ngaku Muslim Tapi Masih Mencari Tuntunan Selain Islam?

Al-Qur’an adalah kalamullah yang diturunkan sebagai penyempurna bagi kitab-kitab samawi sebelumnya. Ia merupakan sumber ajaran umat islam. Petunjuknya menyeluruh mencakup seluruh aspek hidup manusia. Karena itu, tak pantas bagi seorang mukmin merasa ada yang kurang dengan al-Qur’an lalu mencari petunjuk lain dari kitab-kitab sebelumnya.

Rabu, 22/03/2017 11:26 0

Suriah

Biadab! Kekerasan Seksual Telah Digunakan sebagai Taktik Penindasan di Suriah

KIBLAT.NET – Perkosaan sistematis, kekerasan seksual dan pelecehan telah dilakukan oleh pasukan propemerintah di Suriah,...

Rabu, 22/03/2017 10:19 0

Close