... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tragis, Diserang Helikopter Puluhan Pengungsi Somalia Tewas di Atas Perahu

Foto: Serangan helikopter di lepas pantai Yaman menewaskan 42 pengungsi

KIBLAT.NET, Mogadishu – Puluhan pengungsi Somalia tewas di atas perahu setelah diberondong tembakan oleh helikopter dan kapal militer. Insiden tragis itu terjadi di lepas pantai Yaman.

Sebuah kapal militer dan helikopter tempur tak dikenal menyerang perahu kayu yang ditumpangi oleh 140 pengungsi Somalia, pada Kamis malam (16/03) pukul 21.00 waktu Yaman. Dilansir Reuters, serangan terjadi di lepas pantai Hodaedah, Yaman.

Insiden berawal, ketika perahu kayu yang ditumpangi pengungsi bertolak dari Somalia menuju Sudan. Ketika melintasi perairan Yaman, perahu dihadang oleh sebuah kapal militer. Tidak lama setelah itu, helikopter Apache pun datang mendekat. Kapal kayu yang mengangkut 140 pengungsi itu, tiba-tiba diberondong tembakan dari udara.

Menurut laporan UNHCR, insiden tragis tersebut telah menewaskan 42 orang. Sedangkan 39 lainnya terluka dan telah dilarikan ke rumah sakit. Sementara data Komite Internasional Palang Merah (ICRC) menyebutkan, 33 orang tewas, 29 penumpang terluka dan yang lainnya hilang.

Mohamed Al Alay, seorang polisi laut yang mengontrol wilayah Hodaedah, mengatakan para pengungsi tersebut membawa dokumen resmi UNHCR. Sedangkan juru bicara ICRC Iolanda Jaquemet mengatakan, sampai saat ini belum diketahui siapa yang berada dibalik penyerangan tersebut.

“Kami tidak tahu siapa yang melakukan serangan. Namun mereka yang selamat mengatakan bahwa mereka diserang oleh kapal lain sekitar pukul 21.00. Lalu kru menggunakan senter dan berteriak bahwa itu adalah kapal sipil,” kata juru bicara ICRC Iolanda Jaquemet.

BACA JUGA  ACT Kirimkan 1000 Ton Beras untuk Korban Kepalaran Somalia

Seorang pelaut bernama Ibrahim Ali Zeyad, mengatakan 80 pengungsi selamat telah berhasil dievakuasi. Insiden inipun membuat Menteri Luar Negeri Somalia Abdusalam Headliye Omar sedih. Ia mendesak agar koalisi Saudi yang beroperasi di Yaman mengusut pembantaian ini.

“Insiden ini sangat menyedihkan. Kapal pengangkut pengungsi diserang di lepas pantai Hodeidah di Yaman. Kami menyeru kepada mitra kami dalam koalisi Saudi untuk menyelidiki kasus ini,” tegas Menlu Somalia.

Sampai saat ini belum diketahui kelompok yang bertanggung jawab atas inseden maut tersebut. Koalisi pimpinan Arab Saudi yang memerangi pemberontak Syiah Hutsi di Yaman mengatakan mereka tidak beroperasi di Hodaedah pada hari Kamis.

Juru bicara koalisi, Jenderal Ahmed al-Asseri mengatakan Hodaedah berada di bawah kendali Hutsi. Pelabuhan tersebut terus digunakan untuk perdagangan orang, menyelundupkan senjata dan menyerang jalur komunikasi di Laut Merah.

Reporter: Syafi’i Iskandar
Sumber: Reuters

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pelaku Perobekan Al-Quran Dihukum 1,5 Tahun Penjara

Andrew Handoko dianggaP melakukan penistaan agama dengan melanggar pasal 156 KUHP

Senin, 20/03/2017 20:52 0

Indonesia

Targetkan Damaskus, Gabungan Oposisi Suriah Lakukan Serangan Kejutan

Oposisi Suriah pada Ahad (19/03) melakukan serangan dadakan terhadap posisi Rezim Assad di distrik timur Damaskus. Serangan itu dilakukan oleh gabungan kelompok perlawanan Suriah, dari faksi Haiah Tahrir Syam dibantu kelompok Ahrar Syam dan Failaq Rahman.

Senin, 20/03/2017 18:00 0

Indonesia

Senyum Merekah Saat Ranu Muda Dikunjungi JITU di Lapas Semarang

Sebuah senyuman tersungging di bibir Ranu Muda (36 tahun) tatkala keluar dari gerbang berterali besi. Ia menyambut hangat sejumlah wartawan media Islam yang sebagian besar datang dari Jakarta ke Lapas Kedungpane, Semarang, Jawa Tengah.

Senin, 20/03/2017 17:12 0

Indonesia

Esok, Sidang Perdana Ranu Muda Digelar di PN Semarang

Kasus kriminalisasi anggota Jurnalis Islam Bersatu (JITU), Ranu Muda Adi Nugroho akan mulai disidangkan secara perdana pada esok hari, Selasa, (21/03) di Pengadilan Negeri Semarang, Jl. Siliwangi No.512, Kembangarum, Semarang Barat, Jawa Tengah.

Senin, 20/03/2017 15:52 0

Info Event

Hadirilah! Tabligh Akbar: Mewaspadai Kebangkitan Ideologi Anti Islam

KIBLAT.NET – Komunisme sempat “mati suri” pasca runtuhnya Uni Sovyet dan komunis Eropa Timur. Namun...

Senin, 20/03/2017 14:21 1

Indonesia

Ahok Digelari ‘Santri Kehormatan’, Tengku Zulkarnain: Baru Ada di Zaman Ini

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Tengku Zulkarnain turut memberikan tanggapan soal pemberian gelar 'Santri Kehormatan' untuk Ahok. Ia menilai hal tersebut baru terjadi di zaman ini.

Senin, 20/03/2017 14:05 1

Indonesia

KH Ahmad Ishomuddin Besok Jadi Saksi Meringankan Ahok

Pihak terdakwa penistaan Agama, Basuki Thahaja Purnama akan menghadirkan tiga saksi ahli. Hal itu dikatakan oleh koordinator sidang Ahok dari Tim Advokasi GNPF-MUI, Nasrullah Nasution

Senin, 20/03/2017 13:16 1

Video Kajian

Tadzkirah : Jangan Remehkan Kebaikan Kecil

KIBLAT.NET – Bisa dicerna oleh akal, sesuatu hal yang kecil memang tak ada harganya. Padahal,...

Senin, 20/03/2017 11:46 0

Tazkiyah

Akibat Melanggar Sumpah

“Tidak, demi Allah wahai Amirul Mukminin, bait-bait syair itu seolah terpatri di dalam hatiku,” jawabnya. Jariah itu terus menerus gemetaran terguncang, hingga sebelum Subuh tiba, ia pun meninggal dunia.

Senin, 20/03/2017 11:28 0

Indonesia

Kyai Cholil Nafis: Pemilih Pemimpin Non-Muslim Dosa, Tapi Jenazahnya Disalati

Ketua Bidang Dakwah MUI, Ustadz Cholil Nafis, turut memberikan tanggapan soal jenazah umat Islam yang memilih Ahok tidak akan disalatkan.

Senin, 20/03/2017 07:57 0